Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2006

lagu CINTIA

PUBERLANSIA


Aku jatuh hati, ya Tuhan!
atau hanya karena napsu?

Engkau yang mahatahu, sepertiNya tak mau tau

tadi, pagi.
Jatuh hati

Ya.

**

lalu ingatan tentang dia kembali membara
mereka serupa, hampir persis sama

aku jatuh cinta, kerna dia
dan sebab kenangan akannya pula,
rasa ini, ingin segera kulupa, kulupa, kulupa.

seperti tentang Dia,
yang membuat kita benci, dan merindu
di saat yang sama

ya Tuhan, persingkatlah jalan,
menuju kubur hamba.



FOR THE OTHERS


Ada jejak sejarah yang hilang
sebab itu, kita tak akan mungkin bersatu.

Kita masing-masing meng-Aku
terhadap sesuatu Tuhan nan satu.
Namun kenapa, tak bisa kita bertemu?

Sebab ada sejarah, yang terhapus sudah
Dibawa para nabi ke kubur-kubur suci
disembunyikan-nya, dari mata Kita.

atau kita yang tak lagi punya: mata hati?

Yang berlalu tak mungkin diulang
Nmaun dengan hati yang jernih,
mari kita kenang.

Dan dengan otak sehat
sejumput, mari kita bersepakat




YAKIN?


Tuhan, jauhkanlah aku dari engkau
Dan orang-orang yang menjilati
kesucian tapak kaki…

lagu barat

TUHAN, METAFOR BASI

"God is a dead metaphor."

benarkah? Tak tahulah.
"But, all we are just dust in the wind."

Menerjang. Merayap kemana-mana. Tapi tetap,
bukan apa dan bukan siapa-siapa.

dimanah gerangan-Nya?

Entah. Mungkinkah?
"But, nothing last forever: he just the only One."

dan seperti,
pengarang yang telah mati.
Kaulah kini,
yang menentukan nilai-nilai Kami.

Namun suratanmu, bermain atas nasibku...




SAJAK 3 SEUNTAI MP3
:buat melodi

"I can't stop lovin you"

Aku tak sanggup, untuk berhenti mencintaimu
hingga engkau sendiri yang memintanya
dan rerumputan memberi ijin,
bagi perpisahan kita.

"Oh baby..baby.. this is a wild world."

Dunia makin liar, aku terbakar
namun masih tak bisa lupa
dari senyummu yang sejukkan rasa.
-Atau gelisahkan jiwa,
Jaga baik-baik di sana hatimu
sebab satu, telah tersisa untukku.

"Surti-Tejo"

Aku tentu tak akan seperti Tejo,
yang sangat gatal buat segera menggerayangimu.
Rasa sayang ini, masih seperti apa adanya dulu.
Un…