JK FOR PRESIDENT?

Hingga detik ini saya masih sangsi dan penuh syak wasangka perihal tersebut. Seperti kutulis sebelumnya, gw rada curiga isu perpecahan golkar-demokrat itu sandiwara belaka (atau dalam intensitas sandiwara tingkat tinggi alias direncanakan dengan cukup mateng); meski mungkin awalnya insidental. Namun melihat perkembangan selanjutnya--pandangan2 petinggi2 parpol, pengamat2, hingga sikap sang capres alternatif keturunan ranah minang ekonom Rizal Ramli--saya mulai agak memberi kemungkinan:betul bahwa JK siap untuk bersaing dengan konconya yg dari Pacitan untuk kursi RI-1. But, once again, this not closed door for probability that was political acting shit! Jika benar (bukan rekayasa/manajemen konflik+iklan)? Ini cukup luar biasa! Dengan latar belakang watak pedagang, JK lumrahnya lebih nyaman di posisi wapres seperti saat ini. Mungkin derasnya tekanan dari internal golkar, yang kabarnya sudah sangat terfaksi2, membikin naik tensi dan kepancing harga diri saudagar bugis kita!


Jika JK malu sebagai capres eh maju, peluang untuk memeroleh kemenangan tidaklah kecil dengan mesin politik partai golkarnya serta koneksi relasi bisnis politik yang sudah matang. Termasuk posisi incumbennya bersama SBY; pada satu sisi juga bisa menguntungkan. Dan sudah pasti, kerajaan bisnisnya sendiri. Ini akan menjadi sejarah; pertama kalinya yang berasal dari suku non-Jawa (pengecualian Habibie yg menjabat dalam waktu singkat serta Safroedin Prawiranegara yang tak diakui) bisa memimpin bangsa besar yang berpusat di Java Island ini. Sebagian pengamat menilai akan ada resistensi dari suku Jawa karena secara karakter sifat orang non-Java yang rada blak2an dan terlalu terus terang kurang disukai. Sementara pemilih terbesar ada di pulau Jawa. Kemudian di sisi seberang kita melihat keinginan Sultan Yogya untuk juga maju sebagai capres. Dan tentu sederet etnis Jawa lain yang sejak lama sudah terdengar gaungnya: SBY-Megawati-Prabowo-Wiranto-dan mungkin juga Hidayat Nurwahid serta Amien Rais/Soetrisno Bakhil. Wah bisa berabe Bung Jus!

Gw sendiri tak senang sama golkar. Karena buat saya partai ini masih cukup toleran pada "orang2 dan ide2 lama". Mungkin gara2 masuknya intelektual2 muda seperti Indra J Piliang pun pengusaha Jefrie Geofanie (keduanya berasal dari Sumbar lo! Kebetulan) saya jadi sedikit respek pada partai ini dan mudah2an bisa agak sadis dikitlah membuang orang2 lama tuw. Tapi lebih menjijikkan lagi partai baru dengan orang lama dan ide2 lama. Buat orang2 ini proses politik hanyalah bertujuan utama demi melebarkan (minimal mempertahankan) sayap bisnis keluarganya. Lalu kemudian saya--subjektif--kurang sreg sama pedagang. Imej di otak saya mereka2 ini jago nipu dan (minimal) doyan kongkalingkong. Tapi sebaliknya 180 derajat guwe justru sangat menaruh hormat kepada para pedagang jujur. Sebagian mereka bersusah payah mengais nafkah dengan fair di jalanan; hasil sedikit, penuh keringat, namun sangat berkah. Terus terang guwa sampai sekarang masih meragukan ke-barokah-an pendapatan pasif (dambaan kebebasan finansial setiap manusia); sebagaimana pula Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Jual belinya ya bukan ngicuahnya. Dan apa yang diteladankan Rasul dalam hidup (sesudah kenabian)-nya?

Makanya, meski bukan anggota kiri yang pengen menjagal orang2 borjuis (karena sirik, iri hati, dan dengki walahh), tetap aja imej di otak guwa tentang para pebisnis di jaman edan sekarang ini agak negatif. Maksudku sangat negatif. Sekali lagi, minimal budaya kongkalingkong; kalo standarnya sih nipu2 dikit, kalo standar tinggi ya tipuan tingkat tinggi pula. Demi harta benda; bukan ideologi, keyakinan, ataupun cinta. Pokoknya pengikut poros harta-wanita-kuasa dah. Haha semua kita juga kepengen ya. Intensitasnya yang beda. Makanya pedagang kesannya buat guwa adalah realistis (no-idealis) lalu pragmatis hingga oportunis. Nah agak janggal melihat JK sekarang bisa kelihatan agak idealis. Mengingat "kursi" tersebut sepertinya bukanlah hasrat pribadi tapi keinginan kolektif kader2nya (demi medan bisnis mereka2 yg sekarang sinyalnya bisa terganggu frekuensi dari kader2 demokrat), ini memang bisa berarti sikap pragmatik juga. Tapi lumayanlah bisa mengenyampingkan kemauan pribadi untuk hal yang bukan berjudul uang..

Kenapa? Karena kalo untuk duit JK atau siapapun akan lebih nyaman sebagai RI-2. Keuntungan ekonomi adalah lebih maksimal jika kita jadi orang penting dalam lingkar kekuasaan, bukan sosok sentral yang berkuasa itu sendiri. Yang penting adalah bisa memengaruhi si penguasa untuk mengeksekusi kekuasaannya sesuai kehendak kita. Kenapa lagi? Kedua, posisi individu penguasa adalah penanggung resiko terbesar dalam lingkaran kolektif kekuasaan tersebut. Para pembisik bisa mengalihkan tanggung jawab idenya kepada orang yang dibisiki alias si pengambil keputusan. Banyak tentu contoh sosok2 pimpinan yang modar bersimbah darah mempertanggungjawabkan kebijakan "pemerintah"-nya. Mulai dari dipenggal seperti Louise Borjunya Perancis hingga the assasination of JFK in Dallas, Texas, negeri para cowboy. Melihat JK yang bukan suku jawa, yang bukan jenderal militer, yang suka menampung semua kepentingan, dan yang bukan dewa meski kaya raya, kita layak cukup khawatir; minimal tidak puguhnya kekuasaannya dan dilengser ka prabon cuma gara2 perihal yang tak substansial oleh masyarakat negeri klenik relijius ini. Sebagai pedagang setingkat toko showroom dia bolehlah bisa menampung beragam komplain aneka kolega bisnis. Tapi untuk kekuasaan negara, kita akan berbicara mensinkronkan perbedaan2 yang tak sekedar. Perbedaan keyakinan dan ideologi (termasuk isu primodialisme) bisa membuat orang dengan gampangnya saling "membunuh". Tanpa topangan "kekuatan" yg memadai, dengan "akses" yang longgar, seorang kepala negara sangatlah rentan. Apalagi ini bangsa yang cukup ragam.

Namun sekali lagi apresiasi yang sebesar2nya buat JK. Rang sumando minang ini kelihatannya sudah mulai maju selangkah lagi dalam tahap kedewasaannya sebagai pria sejati. Uang hilang bisa diganti, tapi nyawa melayang kemana akan dicari. Dalam investasi bisnis JK berhadapan dengan resiko ekonomi yang relatif masih bisa cukup terukur dan pula terencanakan secara terukur. Dengan topangan kekuatan lobi politik dan akses ke pusat kekuasaan, usaha dagang akan memiliki backup apalagi sistem ekonomi sekarang memungkin pula orang memainkan instrumen asuransi. Pokoknya, banyak teman banyak rejeki. Positifnya menjalin silaturahmi. Negativanya budaya kongkalingkong. Intinya, perkoncoan. Dalam kisruh2 bidang ekonomi, selama mulut pihak lawan bisa disumbal dengan duit, selama orang lain bisa Anda bikin kenyang, maka tak akan ada yang melawan. Ini kita rasakan dalam penindasaan politik-ekonomi menyenangkan selama 32 tahun di bawah kaki Pak Harto. Siapa yang tak senang dengan duit? Bukankah, aku cinta rupiah? Soeharto berkuasa begitu lama bukan sekedar dengan uang, tetapi dengan kekuatan "tangannya" (plus klenik isunya sih). So, succes for Mr. Jusuf Kalla. Selamat memasuki periode tantangan baru sebagai pria. Be a man!

SITUS MITRA BISNIS UNTUK UKM

Berikut ini adalah link ke sejumlah website yang berkaitan dengan Usaha Kecil Menengah (UKM). Juga disertai dengan review lengkapnya. Disini terdapat situs2 resmi dari departemen terkait UKM; juga lembaga-lembaga pemerintah non-departemen; maupun komunitas/lembaga swasta. Dari sini bisa didapat informasi cukup lengkap mengenai bisnis UKM; mulai dari berita, ruang promosi, jenis-jenis usaha, hingga sarana kerjasama pengajuan dana dan proposal dengan lembaga-lembaga pendonor. Tulisan ini saya dapatkan berupa file ms word dari situs saudari Salma Fauzia Rahma asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang mengoleksi link terhadap file ini dari sumber yang entah darimana karena pada file ini sendiri tidak jelas penulis aslinya. Selamat menelusuri bagi yang memerlukan informasi tentang UKM dan pengembangan bisnisnya. Punten pisan lamun basilemak peak yah.


http://www.sme-center.com

sme-center.com merupakan infrastruktur virtual yang menghubungkan pusat-pusat unggulan komoditi membentuk jaringan pusat unggulan yang ber-value chain. Sebagai titik transit yang akan mengakomodasi dan mengadaptasi berbagai perbedaan sistem perdagangan dan liberalisasi investasi serta teknologi menjadi sistem yang terintegrasi dan terbuka terhadap provider lain.
Sebagai "end to end solution", sme-center.com merupakan suatu pusat bisnis bagi UKM dan Koperasi yang memberikan layanan berupa:
• Situs Bisnis yang terdiri dari web presence, web template, company profile dan promosi dagang.
• Pusat Peragaan yang terdiri dari virtual trade show dan product catalogue.
• Temu Dagang yang terdiri dari info kebutuhan dan penawaran produk, serta link and match.
• Pusat Informasi yang terdiri dari berita dan peristiwa nasional, daerah, komoditi, industri, perusahaan bank, keuangan, peraturan, pelatihan.
• Layanan Bisnis yang terdiri dari advokasi bisnis dan teknologi, e-commerce, template dokumen bisnis, bisnis plan, dan ekspor impor.

http://www.bds-indonesia.org

Situs ini dibuat berdasarkan pada fakta bahwa dukungan pemerintah terhadap UKM selama ini tidak berjalan optimal, yang disebabkan oleh: relevansi terhadap pembinaan terbatas (lebih bersifat supply driven); jangkauan sasaran terbatas, dan tidak berkesinambungan masih menjadi kendala. Untuk menjawab permasalahan itu dibentuklah Asosiasi Business Development Services (BDS) Indonesia dibentuk konferensi nasional BDS yang diadakan pada tanggal 27-30 Mei 2002.
BDS Indonesia ini dibentuk sebagai wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi antar BDS dan UKM Indonesia untuk mewujudkan UKM yang maju sehingga tercapai kesejahteraan pelaku UKM dan perbaikan perekonomian nasional.
Situs ini memberikan pelayanan advisory, konsultasi Teknologi Informasi, training dan juga akses jaringan bisnis secara nasional. BDS Indonesia juga sedang dan akan terus mengembangkan kemitraan strategis antara lain dengan:
• Kementerian Negara Koperasi & UKM, Deperindag, Bappenas, Bank Indonesia, Menko Ekuin, BPPT, Departemen Kelautan dan Perikanan, dan Departemen Pertanian.
• The Asia Foundation, JICA, Usaid, Ausaid, Swiss Contact, dan Pupuk Indonesia.
• Center Development of SMEs’, Fornas UKM, Forda UKM, APEC-Cooperation Sahid University, dan KADIN Indonesia.
• Bank BRI, Bank Bukopin, dan PNM.
• AP Development Network Camberra, Business Enterprises Center Sydney, METI Tokyo-Japan, serta Ernst & Young Australia.

http://www.sentra-kukm.com

Situs ini diharapkan dapat menjadi pendorong proses pemberdayaan koperasi dan UKM di Indonesia. Situs ini secara khusus memuat tentang berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pihak terkait, baik swasta maupun pemerintah dalam melakukan pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UKM.
Di situs ini tersedia informasi mengenai:
• Data Profile sentra berdasarkan nama Usaha Kecil Menengah dan Koperasi, Kab/Kota, Sentra, komoditi dan jumlah MAP (Modal Awal Padanan).
• Daftar propinsi penerima MAP pada tiap propinsi.
• Informasi beberapa data sentra unggulan dilengkapi cara pemesanan produk tersebut.
• Informasi data sentra, Jenis badan usaha dan Nama badan usaha, serta
• Fasilitas yang digunakan untuk ajang diskusi bagi sentra dengan anggota sentra lainnya.

http://www.info-ukm.com

Kantor Departemen Perindustrian, Lantai 14
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta 12950, Telp/Fax : (021) 527 22 35/36/37
PT. IndoExchange,Tbk : Plaza Chase lantai 19
Jl. Jendral Sudirman Kav 21 Jakarta 12920, Telp/Fax : (021) 521 42 42/43

Bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia dan ADB TA, IndoExchange telah membangun situs Info-UKM dengan tujuan untuk memperbesar sekaligus mempermudah akses UKM ke berbagai sumberdaya tersebut, melalui penyediaan informasi berbasis internet.
Penyediaan situs Info-UKM ini merupakan salah satu cara, untuk membantu menumbuh kembangkan sektor UKM, dengan percepatan dan ketepatan penyebaran informasi yang relevan mengenai UKM. Sasaran pelayanan situs ini pada tahap awal adalah: Para pengembang UKM, Perguruan tinggi, Pusat teknologi, BDS Providers, Pers, Lembaga Keuangan, Asosiasi Bisnis, Instansi Pemerintah, LSM, Lembaga Penelitian, ISP dan lain sebagainya.
PT. IndoExchange Tbk melalui salah satu unit bisnisnya yakni IndoExchange, dengan dukungan Asian Development Bank-Technical Assistance 3829 INO, telah membangun situs, yaitu Info-UKM.
Ditengah-tengah sesak dan derasnya arus informasi melalui dunia internet dan sulitnya mencari informasi yang tepat dan dengan mudah, kami hadirkan situs Info-UKM. Tidak seperti berbagai portal atau situs UKM lainnya, situs Info-UKM hanya berfungsi sebagai pintu gerbang atau gateway serta filter yang menyaring informasi informasi spesifik yang terkait dengan sektor UKM. Selain itu, semua informasi yang tersedia pada situs Info-UKM dapat diakses secara gratis tanpa dikenakan biaya apapun.
Pada situs Info-UKM yang dapat diakses melalui url http://www.info-ukm.com, akan tersedia informasi tentang situs-situs lain yang bermanfaat bagi kegiatan sektor UKM, seperti antara lain : cara mengelola usaha dengan baik, tata buku atau akuntansi, pelatihan sumber daya manusia, peraturan pemerintah, pemasaran dan promosi, forum UKM, info tenaga ahli, organisasi pendukung, serta informasi terkait lainnya. Disajikan oleh situs Info-UKM dengan ulasan ringkas sehingga dapat memberikan gambaran awal mengenai situs atau halaman yang akan ia kunjungi.
Bagi IndoExchange, selain bekerjasama dengan Asian Development Bank-Technical Assisstance, untuk pengembangan situs Info-UKM, juga akan mengembangkan kerjasama dengan berbagai organisasi yang berkepentingan dengan pengembangan UKM. Antara lain kerjasama yang akan dibentuk dengan BPPT melalui IPTEK-NETnya, BPS, BI, Deptan, Jasakami, dll.

http://www.fordaukm.com

Keberadaan situs ini menyadari bahwa teknologi informasi yang semakin canggih akan menunjang kemajuan UKM. UKM dapat mempunyai akses kedalam jaringan perdagangan internasional yang tidak mengenal tempat dan waktu. Teknologi informasi dalam hal ini internet memudahkan mereka untuk berkomunikasi baik dengan sesama UKM maupun dengan pihak pembeli dan pemasok di dalam juga di luar negeri. Komunikasi yang efektif dengan sesama UKM memungkinkan para pelaku UKM untuk saling tukar menukar informasi mengenai berbagai macam hal, seperti kebutuhan bahan baku produksi, misalnya, yang tidak tersedia di satu daerah dapat ditemui di daerah lain. Juga dengan adanya otonomi daerah akan banyak hukum dan peraturan baru yang harus diketahui para pelaku UKM agar mereka dapat melangsungkan usahanya dengan tidak melanggar peraturan yang ada. Semuanya ini diupayakan untuk dimuat di dalam Fordaukm.com.
Fordaukm.com ini menempatkan diri sebagai sarana para pelaku UKM untuk berkomunikasi, mendapat dan memberikan informasi secara jelas, cepat, tepat dan akurat. Setiap halaman/ikon dalam fordaukm.com dirancang sesuai dengan kebutuhan para pelaku UKM. Anda akan mendapati halaman mengenai detil tiap-tiap Forda, layanannya, alamat-alamat mitra bisnis utama seperti Kadinda, Kanwil Perindag dll., nama dan alamat para pelaku UKM, serta informasi-informasi penting lain. Tidak boleh dilewatkan pula halaman mengenai acara yang diselenggarakan oleh Forda atau acara-acara dimana para pelaku UKM dapat berpartisipasi dan berita-berita aktual yang patut disimak.
Fordaukm.com juga akan memudahkan para pembeli baik lokal maupun internasional untuk mencari produk-produk yang diinginkan secara efektif dan efisien. Yang diperlukan hanyalah memasuki situs yang dirancang secara canggih ini untuk mendapatkan keterangan mengenai produk-produk atau komoditi yang mereka butuhkan tanpa mengenal waktu dan tempat. Keterangan mengenai produk dapat ditemui dalam halaman Jual / Beli yang dilengkapi dengan foto produk yang bersangkutan.
Masalah dan hambatan yang kerap ditemui UKM dalam dunia bisnis akan dibahas pula dalam forum diskusi yang tersedia di website ini untuk digali akar penyebabnya serta mencari solusinya.
Fordaukm.com ini berharap untuk dapat membantu dunia UKM dalam berusaha sehingga semakin maju dan berkembang sesuai harapan para pelaku UKM.

http://www.ydba.astra.co.id

Jl. Majapahit 16 Jakarta, Indonesia 10160
Telp : 62-21-3865831, Fax : 62-21-3865833

Situs ini milik Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), yang didirikan PT Astra International Tbk pada tahun 1980. Pendirian YDBA dimaksudkan sebagai perwujudan dari komitmen dan kesertaan Astra dalam program perkuatan Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) serta dilandasi oleh:
- Program nasional kemitraan yang dicanangkan Pemerintah
- Cita-cita Astra "Sejahtera Bersama Bangsa"
- Salah satu butir dari falsafah Astra "Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara"
Berdasarkan itu Astra menyusun suatu program terpadu yang disebut "Program Kemitraan Astra".
Melalui program tersebut diharapkan:
- Tumbuhnya Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi yang mandiri, modern, dan tangguh.
- Terjalinnya kemitraan bisnis antara unit-unit industri Astra dengan unit-unit Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi.
Dalam melaksanakan "Program Kemitraan Astra", YDBA bersama perusahaan-perusahaan di jajaran Grup Astra menyelenggarakan bimbingan, pendidikan dan pelatihan di bidang proses/teknik produksi, pemasaran, manajemen, dan keuangan.
Sejak didirikan, YDBA bersama perusahaan-perusahaan di jajaran Grup Astra antara lain PT Federal Motor, PT United Tractors, PT Astra Daihatsu Motor, PT Toyota Astra Motor, Component Group PT, Bank Universal PT Astra Mitra Ventura, PT Astra Agro Lestari, PT Sumalindo Lestari Jaya serta lembaga terkait seperti Departemen Perindustrian & Perdagangan, Departemen Koperasi & PPK, Departemen Tenaga Kerja, dan Perguruan Tinggi, telah menyelenggarakan serangkaian pembinaan dan pengembangan kepada Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi berbagai daerah.
Pada akhir 1980-an, dengan maksud mempertajam sasaran dan meningkatkan efektifitas kegiatan, YDBA mengembangkan program tersebut melalui bimbingan teknik, magang, best practices, plant visit, temu usaha UKMK dengan Usaha Skala Besar, kunjungan langsung ke UKMK dan mengikutsertakan UKMK dalam berbagai pameran.
Dan seiring dengan berbagai perkembangan yang terjadi di dunia usaha, khususnya usaha kecil, serta untuk lebih memantapkan peran YDBA di masa kini dan masa mandatang, pengurus YDBA telah melakukan konsolidasi, penyempurnaan organisasi dan pemantapan program, seperti antara lain pembinaan yang difokuskan kepada:
- Bidang yang belum terkait terbagi atas industri dan non-industri.
- Bidang yang telah terkait terbagi atas hulu, hilir, dan woodbase agribisnis.
- Bidang khusus pendidikan dan pelatihan.
Arah pembinaan dan pengembangan UKMK adalah tumbuhnya industri kecil dan menengah modern, yang memiliki nilai tambah produk dan daya saing yang tangguh. Untuk kepentingan itu YDBA menyusun identifikasi masalah serta kebutuhan pengembangan UKMK yang meliputi:
- Bidang industri hulu : pembuatan komponen, perakitan dan produk jadi.
- Bidang industri hilir : penjualan produk sepeda motor, mobil dll.
- Bidang Non Industri : dengan menitik beratkan pada kelembagaan koperasi.

http://www.progressio.or.id

Yayasan Progressio Indonesia :
Jl. Mampang Prapatan XVI No. 34A, Jakarta 12760,
Tlp. (021) 7901475, 7983683.
Fax. (021) 7983683, 7986353
e-mail: kontes@progressio.or.id,

Situs ini milik Yayasan Progressio Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta penerapan iptek dalam setiap sektor produksi untuk meningkatkan nilai tambah. Salah satu fokus utama dalam hal ini adalah menciptakan suatu suasana yang kondusif bagi terbentuk dan berkembangnya usaha-usaha baru oleh wirausahawan inovatif dengan mengandalkan aplikasi iptek sebagai tumpuan pengembangan bisnisnya.
Pada pelaksanaan tujuannya, Progressio Indonesia selalu berusaha menggandeng seluruh pihak – pemerintah, swasta, dan komponen masyarakat lainnya – untuk bersinergi guna mengusahakan peningkatan kemampuan masyarakat di bidang kewirausahaan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangan Iptek dan Entrepreneurship merupakan ‘warna’ dari setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Progressio.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Progressio telah melakukan berbagai kegiatan yaitu:
Memotivasi dan memfasilitasi munculnya wirausahawan muda yang inovatif melalui kegiatan Kontes Inovasi Bisnis (I+B). Kontes ini merupakan business plan competition yang diperuntukkan bagi mahasiswa Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2000. Diharapkan dari kontes tersebut muncul calon-calon wirausahawan muda yang siap dengan proposal bisnis. Sebagai tindak lanjut dari kontes ini diadakan Young Entrepreneurs Start-Up (YES) Programme yang akan memberikan investasi serta bimbingan yang dibutuhkan para calon wirausahawan muda tersebut untuk mewujudkan usahanya.
Mengkaji dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta penerapannya dalam bentuk studi. Studi yang pernah dilakukan adalah : Baseline Indikator IPTEK, Pengembangan Inovasi Mahasiswa pada Program Kemitraan, Kajian Format Modal Ventura Berbasis Technopreneur, Penyusunan Panduan Program Technopreneur, dan Kajian Penerapan Teknologi Informasi untuk Memberdayakan UKMK;
Menyebarluaskan informasi dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi secara nasional, regional dan internasional. Bentuk kegiatan yang pernah dilakukan adalah dengan pengadaan Warung Informasi dan Teknologi (Warintek) bekerjasama dengan Kementerian Ristek, Portal Ikatan Alumni (IA) ITB bekerjasama dengan IA ITB, pembuatan beberapa software, yaitu: Simduk (Sistem Informasi Kependudukan), Listener Programme, dan Alert System. Kegiatan serupa yang saat ini sedang dilakukan adalah pembuatan Indonesian Sugar Portal, dalam hal ini bekerjasama dengan Max Havelaar Foundation.
Mengembangkan kegiatan usaha dengan adanya Program Pengembangan Agroindustri di Cibodas, Jawa Barat dan Pengembangan Industri Palet di Karawaci, Tangerang, Banten.
Melaksanakan dan mengkoordinir berbagai macam event melalui keberadaan Event Organizer Trust Production.
Kontes Inovasi Bisnis (I+B), 2000 – sekarang
Kontes I+B merupakan tahapan awal dalam menciptakan wirausahawan. Pada dasarnya Kontes I+B bertujuan mendorong terciptanya wirausahawan muda dari kalangan mahasiswa dalam berkreasi mencari gagasan baru atau mengembangkan penemuan menjadi bisnis baru.
YES Program, 2003
Progressio berkerjasama dengan McKinsey&Co., IBL, Shell, dan Standart Chartered Bank, menyelenggarakan YES Program. Program yang merupakan kelanjutan dari Kontes I+B ini, adalah suatu program yang memberikan bantuan berupa konsultasi/mentoring, dan pemodalan kepada inovasi-inovasi unggulan. Melalui program ini diharapkan dapat terwujud wirausahawan masa depan yang handal.
Studi Baseline Indikator IPTEK, 2002
Fokus studi ini mengkaji peran fundamental IPTEK dalam pembangunan nasional. Struktur kajian meliputi: peran IPTEK dan kinerja ekonomi, daya saing nasional, produktivitas dan kualitas kegiatan IPTEK, iklim riset nasional Sumberdaya Manusia, dan kebijakan IPTEK nasional dengan beberapa negara Asia.
Studi Pengembangan Inovasi Mahasiswa pada Program Kemitraan, 2002
Fokus studi ini adalah membuat program yang dapat memperkaya insentif dan memperbesar masukan bagi pengembangan daya inovasi dan kapasitas absorbsi kemajuan teknologi, dan meningkatkan kemandirian serta keunggulan sumberdaya manusia maupun sumberdaya IPTEK lainnya.
Studi Kajian Format Modal Ventura Berbasis Technopreneur, 2003
Kajian ditujukan untuk mencari alternatif format modal ventura yang perlu dikembangkan di Indonesia guna mendorong perkembangan technopreneur di Indonesia. Lingkup kajiannya antara lain meliputi struktur organisasi, kerangka regulasi, pola investasi, mekanisme pembiayaan, strategi perintisan modal ventura berbasis techno-preneur, dan fokus bisnisnya.
Studi Penyusunan Panduan Program Technopreneur, 2003
Studi ini difokuskan untuk mengembangkan dan menyusun panduan pelaksanaan program technopreneur, dalam hal ini termasuk membangun mekanisme dan proses pelaksanaan program yang komprehensif. Dengan adanya panduan tersebut diharapkan pelaksanaan program technopreneur dapat terlaksana secara berdaya dan berhasilguna.
Studi Kajian Penerapan Teknologi Informasi untuk Memberdayakan UKMK, 2003
Secara umum, kajian ini dilakukan untuk mengetahui format kebijakan teknologi yang diperlukan dalam menggalakan penerapan TI sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan UKMK. Secara khusus, kajian ini ditujukan untuk mengetahui masalah dan peluang yang dihadapi oleh UKMK dalam memanfaatkan TI untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, dilakukan studi perbandingan kebijakan teknologi di beberapa negara yang sukses dalam memanfaatkan TI dalam memberdayakan UKM.
Portal Development
Portal Kontes Inovasi Bisnis (http://www.progressio.or.id) – 2000
Portal ini merupakan media penyebaran informasi Kontes I+B melalui internet. Melalui portal ini peserta dapat mendaftar dan mengirimkan proposalnya secara online. Portal juga memberikan informasi perkembangan pelaksananaan Kontes I+B, berita-berita mengenai inovasi dan pengembangan bisnis, serta panduan pembuatan proposal yang baik.
Portal Warintek (http://warintek.progressio.or.id) – 2001
Portal ini menyediakan informasi-informasi yang dapat digunakan untuk membentuk dan mengembangkan UKM. Informasi yang disediakan oleh portal ini antara lain adalah : basis data pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, tanaman obat, tanaman hias, Teknologi Tepat Guna (TTG), dan data perundang-undangan. Portal ini bertujuan untuk mendorong program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat yang berwawasan informasi. Program nasional ini merupakan salah satu kegiatan KRT yang dikoordinasi oleh Kantor Deputi Menristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek.

Portal IA ITB (http://www.ia-itb.com) – 2003

Progressio bekerjasama dengan Ikatan Alumni ITB membuat suatu portal data yang memuat berbagai macam informasi mengenai profil dan kegiatan IA ITB. Isi dari portal ini adalah: Direktori Alumni yang berisi data diri dan foto alumni, Newsletter yang berisi perkembangan portal bulanan dalam bentuk newsletter, berita-berita mengenai perkembangan iptek, start up companies, kegiatan IA-ITB, kegiatan kampus dll, dan forum diskusi yang setiap bulan menyajikan 2 topik yang tengah hangat untuk dikaji dalam forum ini kemudian akan diajukan untuk menjadi rujukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan. Di masa depan, portal akan dikembangkan menjadi B2C dan B2B, antara lain penjualan “on-line” hasil karya alumni ITB, dan pelaksanaan program e-Procurement.
Indonesian Sugar Portal (under construction), 2003
Saat ini Progressio bekerjasama dengan Yayasan Max Havelaar sedang mengembangkan portal khusus gula. Portal ini bertujuan untuk memberdayakan para petani gula di Indonesia serta mempromosikan asosisasi kepada pasar, baik dalam maupun luar negeri sehingga produk dapat dikenal di seluruh dunia. Sedangkan manfaatnya bagi keluarga petani adalah: mengerti penggunaan internet, memperoleh pengetahuan cara hidup yang sehat dan dapat berkonsultasi dengan pakar di bidangnya.
Software
Beberapa software yang telah dibuat oleh Progressio adalah :
1. Aplikasi database untuk radio, yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan stasiun radio terhadap pendengarnya. Aplikasi ini telah dimanfaatkan oleh salah satu stasiun radio terkemuka di Jakarta yaitu Hard Rock FM. Software yang digunakan dalam Listener Program adalah ASP, MsSQL 2000, dan MsAccess 2002
2. Aplikasi data base Sistem Informasi Kependudukan yang memungkinkan untuk melakukan pencatatan kependudukan secara on-line. Melalui aplikasi ini pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dalam satu atap sehingga lebik efisien.
3. Alert System digunakan untuk memonitoring kerja suatu network/server. Melalui program ini kerja network termonitor selama 24 jam, dilengkapi dengan berbagai sensor termasuk sensor panas dan jendela, akan menjaga kinerja network tetap berjalan dengan baik.
Progressio juga memiliki kegiatan yang berbasis agrobisnis, berlokasi di Cibodas seluas 50m x 15m. Kegiatan ini telah berlangsung selama 3 tahun, dan perkembangannya diarahkan untuk skala lebih besar. Kegiatan yang dilakukan meliputi penanaman sayuran eksklusif serta distributor tanaman sayuran.
Progressio menyediakan jasa EO dengan nama Trust Production. Kegiatan pertama Progressio di bidang ini adalah mengadakan Lomba Menggambar dan Pemilihan Model cilik di Depok pada tanggal 20 Juli 2003.Usaha pembuatan pallet dilakukan di Karawaci, Tangerang. Usaha ini menyewa lahan seluas 30m x 25m dan mempekerjakan penduduk setempat.

http://www.binaswadaya.org

Situs ini milik Yayasan Bina Swadaya dibawah Direktorat Pengembangan LPUM, yang merupakan salah satu unit pengembangan Bina Swadaya yang berorientasi pada pemberdayaan dan penguatan ekonomi rakyat miskin yang bertumpu pada pendekatan pengembangan kelompok-kelompok swadaya masyarakat (KSM). Sejumlah LPUM ditumbuhkan di berbagai wilayah di Indonesia untuk menjangkau lebih banyak rakyat miskin yang dilayani dan terorganisasi dalam wadah KSM. LPUM memberikan pendampingan kepada KSM dengan prinsip pemberdayaan, kemandirian dan keberlanjutan KSM. Ketiga prinsip tersebut diterapkan dengan mengembangkan pendekatan usaha dan keuangan mikro.
Saat ini Bina Swadaya memiliki 21 LPUM yang tersebar di 10 propinsi dan melayani rakyat miskin yang berada di 46 Kabupaten/Kodya, 232 Kecamatan dan 820 desa. Direktorat ini juga terbuka untuk memberikan pelayanan atau pendampingan pada lembaga-lembaga lokal dan bekerjasama dengan lembaga lain yang berorientasi untuk pengembangan ekonomi rakyat dengan mengembangkan usaha dan keuangan mikro
Dalam menjalankan kegiatannya, Bina Swadaya melalui Direktoat Konsultasi memberikan jasa konsultasi yang mempunyai visi memandirikan KSM melalui penyediaan jasa konsultansi kepada instansi pemerintah di pusat maupun daerah, lembaga dana internasional, serta perusahaan swasta. Pelayanan direktorat konsultansi bersifat taylor made dalam bentuk pendampingan teknis (technical assistance), pelatihan dan penelitian terapan di berbagai sektor.
Direktorat Konsultansi menyediakan layanan jasa antara lain : Studi Penjajagan Kebutuhan Masyarakat, Pengorganisasian/Persiapan Masyarakat, Pengembangan Kelompok Swadaya, Pengembangan Permodalan, Penerapan Teknologi Tepat Guna, Pengembangan Peranan Wanita, Pelatihan bagi Petugas Lapang dan Manajer (in house / company training), Penyusunan Panduan, Modul, Kurikulum, Pengembangan Media Komunikasi, Penyelenggaraan Loka Karya, Pemantauan dan Evaluasi, dan Pengembangan Model Pembinaan.

http://www.smesco.com

Situs SME’sCO ini merupakan Forum Tahunan bagi Usaha Kecil dan Menengah dan Koperasi untuk memamerkan hasil produksi, usaha dan jasa sekaligus melakukan upaya penetrasi pasar baru untuk mengembangkan jaringan pemasaran yang bekesinambungan.
SME’sCO merupakan Forum untuk mempertemukan potensi-potensi Usaha Kecil dan Menengah dan Koperasi dengan seluruh komponen yang berkepentingan untuk pengembangannya.
SME’sCO merupakan karya nyata anak bangsa yang menunjukkan keperdulian pemerintah untuk bersama-sama masyarakat dan swasta mengembangkan potensi Usaha kecil dan Menengah dan Koperasi.
SME'sCO Menampilkan: Pameran Produk UKM dan Koperasi, Garmen, Kerajinan dan Furnitur, Makanan dan Minuman , Pertanian, Jamu dan Rempah-Rempah, Pakaian dan Asesoris, Logam dan Pengolahan, Jasa Perbengkelan, Industri Peternakan dan Perikanan, Plastik dan Pengolahan, Permesinan, Sumber Daya Manusia dan Pendidikan, Pariwisata dan Transportasi.
Usaha Pendukung dan Koperasi : Konsultan Bisnis dan Pemasaran, Konsultan Hukum, Lembaga Kredit dan Perbankan, Badan Pengembangan Ekspor Nasional, Jasa Pengiriman Barang, Lembaga Pelatihan SDM, Lembaga Pembina UKM Dan Koperasi (PUKK), Asosiasi Ritel Indonesia, dan Lembaga Donor Internasional.
SME'sCO akan dihadiri oleh: Pembeli Eceran dan Partai Besar, Unsur-Unsur Pemerintahan Pengambil Keputusan Pembinaan UKM dan Koperasi, Perwakilan Daerah dari Seluruh Pusat Industri Kecil dan Menengah Indonesia, Perwakilan Negara Sahabat Mitra Kerja Kementrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Indonesia, Profesional Industri Pengolahan dan Pengendalian Mutu, Wartawan Dalam dan Luar Negeri, dan Konsultasi Pemasaran Dalam dan Luar Negeri.

http://www.techno-incubator.com

Balai Inkubator Teknologi Kawasan PUSPIPTEK Gedung 410 Serpong
Telp./Fax : (021)7560101, (021)7560562 ext. 4643 (Hub. Dwi Andari)
BPP Teknologi Gedung II Lantai 13 Jl. MH. Thamrin 08 Jakarta Pusat 10340
Telp. : (021)3169473 Fax. : (021)3169472 (Hub. Suheti Lusiana)
E-mail : bit@techno-incubator.com

Situs ini milik Balai Inkubator Teknologi (BIT) Badan Pengkajian dan Pennerapan Teknologi (BPPT) dibawah Kementrian Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Situs ini dibuat dalam usaha mendukung pengembangan dan pemberdayaan Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) berupa penumbuhan wirausaha berbasis teknologi, Balai Inkubator Teknologi memberikan Fasilitasi Akses Pendanaan.
Program tersebut bertujuan untuk membantu memecahkan masalah permodalan yang seringkali dialami UKMK. Lembaga permodalan juga perlu menyalurkan dana yang dimilikinya kepada UKMK yang memerlukan. Hanya saja diperlukan lembaga pendamping yang berperan dalam membantu menyiapkan kelengkapan persyaratan yang diperlukan dan memberikan akses kepada sumber pendanaan tersebut. Balai Inkubator Teknologi telah menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga pendanaan yang meliputi; Modal Ventura, Perbankan, BUMN dll.
Tujuan dari fasilitas akses pendanaan adalah memfasilitasi UKMK atau wirausaha maupun calon wirausaha (tenant) untuk memperoleh permodalan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kegiatan yang khusus dibuat untuk bertemunya wirausaha maupun calon wirausaha (tenant) dengan investor atau sebaliknya. Dengan lingkup penyusunan proposal usaha dan merekomendasi kepada sumber pendanaan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh UKMK, pengusaha pemula, dan inventor.
Peminat program ini dapat mengajukan permohonan untuk dipertemukan dengan investor. Setelah memenuhi kriteria serta syarat yang telah ditentukan, maka peminat diikutsertakan dan difasilitasi untuk mendapat akses permodalan melalui program yang telah disediakan.
Contact Person : Qiqi Asmara, ST, Ir. Moh. Hamdani, M. Eng.

http://www.depkop.go.id

Situs ini milik Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Situs ini merupakan pusat informasi dan layanan bagi Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) di seluruh Indonesia. Selain itu juga tersedia menu tentang data sekaligus up-dating mengenai KUKM, lembaga pengembangan bisnis, pengembangan grosir, dan pengembangan ritel.
Situs ini juga memberikan informasi mengenai bagaimana memulai usaha, permodalan dan pembiayaan, regulasi, manajemen produksi, serta pemasaran dan distribusi.

http://www.smecda.com

Situs ini dikelola oleh Deputi Bidang Pengkajian dan Sumber Daya Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Situs ini berisi informasi dan data mengenai Koperasi, UKM, Modal Awal Padanan (MAP) serta Business Development Service (BDS) di seluruh Indonesia. Selain itu juga tersedia menu majalah perkoperasian, makalah perkoperasian, sentra KUKM, dan dana bantuan kompensasi BBM.
Selain itu situs ini juga memberikan informasi mengenai petunjuk-petunjuk teknis program Kementrian KUKM dan Undang-Undang tentang Perkoperasian. Petunjuk teknis yang diberikan antara lain :
• Petunjuk Teknis Program BDS
• Petunjuk Teknis Program MAP
• Petunjuk Teknis Program Ventura
• Petunjuk Teknis Program Inkubator
• Petunjuk Pelaksanaan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi

http://www.bappenas.go.id

Bappenas - Jl.Taman Suropati No.2 Jakarta 10310 Telp.021-3905650
e-mail: admin@bappenas.go.id

Situs ini milik Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Situs ini berisi informasi mengenai proses perencanaan tentang UKM, BDS dan kegiatan-kegiatan proyek di Direktorat PUKMK Bappenas. Dalam pendanaan proyek tersebut Bappenas bekerjasama dengan lembaga-lembaga donor asing seperti Asia Development Bank (ADB) dalam bentuk Project Loan. Bappenas berperan sebagai Technical Assistance dalam proyek-proyek tersebut.

http://www.dprin.go.id

Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53, Jakarta 12950, Indonesia
Telpon (62-21)525-5509

Situs ini merupakan situs resmi milik Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI. Dalam situs ini berisi informasi mengenai berita, informasi dan data terkait dengan perindustrian dan perdagangan di Indonesia.
Situs ini juga memberikan layanan berupa pusat solusi bisnis, akses kedalam jaringan bisnis dibawah Deperindag dan juga layanan pengaduan dan informasi mengenai perkembangan otonomi daerah di seluruh Indonesia.
Selain itu situs ini juga dilengkapi dengan publikasi mengenai regulasi-regulasi yang terakhir dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. Publikasi mengenai kerja perdagangan internasional dan rencana induk pengembangan industri kecil dan menengah juga melengkapi situs ini.

http://www.nafed.go.id

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN)
Departemen Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia
Jalan Abdul Muis No. 6-8 Jakarta 10160
Telp. 6221-3800672 Fax. 3863151

Situs ini memberikan pelayanan asistensi kepada orang yang bergerak dalam industri manufaktur untuk seluruh dunia walaupun asistensi yang diberikan hanya sebatas identifikasi dan pengembangan pasar untuk produk-produk yang dihasilkan. Untuk membantu industri manufaktur di Indonesia, Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) didirikan tahun 1971 dalam memberikan jasa khusus sebagai agen dari menteri industri dan perdagangan.
BPEN mempunyai misi untuk :
• Memformulasikan kebijakan dan keberadaan pedoman bagi pengembangan dan dukungan bagi ekspansi ekspor non-migas.
• Menyediakan jasa informasi dan koordinasi pasar.
• Mengimplementasikan dan mengkoordinasikan promosi ekspor.
• Melakukan ekspansi dari jangkauan produk dan pasar ekspor.
Jasa BPEN yang diberikan antara lain dalam bentuk informasi seperti :
• Analisis Market Intelligence
Memberikan asistensi kepada eksportir dalam hal penetrasi dan ekspansi pasar, BPEN secara regular menyediakan hasil riset pasar yang strategis. Selain itu publikasi, jasa komputerisasi, seminar, workshop dan forum ekspor juga dibuat untuk meningkatkan hasil.
Hasil lengkap menegenai studi pasar oleh BPEN terhadap beberapa Negara seperti Bulgaria, Republik Ceko, Norwegia, Kolombia, Uruguay, Kuwait, Yaman, Bangladesh, Sri Lanka, Sudan, Ghana, Tanzania, dll. Studi penetrasi produk juga tersedia seperti negara Argentina, Chile, dll.
• Forum konsultasi ekspor tahunan
• Workshop dan Seminar
• Konsultasi bisnis untuk Usaha Kecil dan Menengah

http://www.titianbisnis.com

Email: info@titianbisnis.com Ph. 62-21-78839746 Fax. 62-21-78839746

Sesuai dengan namanya, TITIAN memiliki misi sebagai jembatan bagi para pengusaha untuk menjadikan bisnis mereka menjadi lebih baik dan profesional, menjadi jembatan bagi individu-individu untuk memiliki jiwa wirausaha dan menjadi wirausahawan yang andal melalui pelayanan jasa konsultasi manajemen, pendidikan dan pelatihan, workshop, pembuatan perencanaan usaha dan pembelajaran jarak jauh. Visi TITIAN adalah menjadi sebuah perusahaan jasa konsultasi manajemen dan kewirausahaan yang maju dan dapat diandalkan di Indonesia.
Saat ini, TITIAN memiliki tiga jenis layanan utama (line of business) yaitu:
• Konsultasi Manajemen, untuk melayani klien dari kalangan perusahaan atau perseorangan. Bentuk jasa ini berupa konsultasi, feasibilitiy study, market research, pendidikan dan pelatihan ataupun workshop/seminar dan dapat dilakukan secara inhouse. Pembuatan Perencanan Strategis Bisnis (Business Strategic Planning) atau juga Perencanaan Bisnis (Business Plan) adalah salah satu concern TITIAN dalam membantu perusahaan atau perorangan dalam menyusunnya. Beberapa bagian yang juga dapat dikerjakan secara terpisah dari perencanaan adalah:
- Rencana Pemasaran (Marketing Planning)
- Rencana Keuangan (Financial Planning)
- Rencana Operasional (Operational Planning)
• Pengembangan Entre-Intrapreneruship, yaitu menyediakan jasa pelatihan dan bimbingan untuk membantu mengembangkan jiwa entrepreneurship baik bagi perorangan atau perusahaan. Bentuk jasa ini berupa:
- Konsultasi, disediakan konsultan untuk bidang strategi, pemasaran dan keuangan.
- Pembelajaran Jarak Jauh (distance learning), keuntungan dari pembelajaran jarak jauh ini adalah peserta program ini dapat melakukan belajar dimana saja, kapan saja dan selama program berlangsung dapat berkonsultasi dengan para staf ahli melalui e-mail. Pendaftaran juga dapat dilakukan secara on-line.
- Fast-Track Class: Start Your Own Business, kelas khusus bagi perorangan yang ingin memulai bisnis sendiri. Diadakan setiap bulan.
- Entrepreneurship untuk Perusahaan (Intrapreneuring), dilakukan secara inhouse.
TITIAN juga sangat concern dengan pengembangan kewirausahaan baik bagi perorangan -biasa disebut entrepreneurship-, juga pengembangan kewirausahaan yang ada di perusahaan -intrapreneurship-. Sudah terbukti jiwa inilah yang diperlukan bagi kita semua untuk tetap survive menghadapi tantangan ke depan.

http://www.inkubator.itb.ac.id

Pusat Inkubator Bisnis ITB
Jl. Ganesha No. 15 Bandung 40132
Telp: +62-22-2501006, Fax: +62-22-2534163
e-mail : pib@inkubator.itb.ac.id

Situs ini milik Pusat Inkubator Bisnis Insitut Teknologi Bandung. Situs ini berisi program-program untuk para tenant yang akan memulai usahanya. Selain itu juga kita bisa mendapatkan informasi tentang berbagai Usaha Kecil Menengah dan inkubator di seluruh dunia.
PIB ITB juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti seminar kewirausahaan dan pelatihan-pelatihan manajemen yang dikelola oleh Institut Teknologi Bandung sebagai induk dari organisasi ini.
Situs ini juga menyediakan forum diskusi dan technopreneur bagi anggota dan pengunjung web site. Beberapa artikel tentang bisnis dan profil entrepreneur dari alumni ITB juga ditampilkan untuk melengkapi situs ini : http://www.techno-incubator.com


http://www.bmtlink.web.id

Situs BMTLink merupakan situs bisnis dan berita masyarakat BMT, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia. Situs ini dilengkapi dengan menu data dan informasi mengenai Baitul Mal wa Tamwil (BMT). Informasi dan data yang diberikan yaitu peta perkembangan BMT, profil BMT, bisnis dan budaya kerja dari BMT di Indonesia.
Artikel dan berita mengenai BMT, Koperasi dan UKM juga memenuhi halaman web situs ini. Forum diskusi dan mailing list juga menjadi salah satu fasilitas yang disediakan bagi pengunjung situs. Selain itu situs ini juga memberikan pelayanan konsultasi untuk Pengusaha Kecil Menengah (PKM) dan juga konsultasi terkait dengan keberadaan BMT di Indonesia.

http://www.pengusaha.com

Situs ini adalah situs mengenai majalah yang berisi informasi tentang solusi dan peluang usaha bagi Usaha Kecil dan Menengah. Informasi yang disajikan dapat berupa opini, hasil wawancara, ataupun profil mengenai UKM.
Selain itu juga terdapat beberapa menu tentang konsultasi seperti konsultasi bisnis, perdagangan, waralaba dan hal-hal lainnya yang terkait dengan UKM.
Situs ini juga memberikan layanan untuk pengunjung internet yang ingin mendapatkan mitra atau ingin mencari peluang usaha di seluruh pelosok tanah air dan dunia. Layanan ini memfasilitasi kontak bisnis melalui media iklan baik dalam terbitan majalah maupun website.

http://www.entrepreneur-indonesia.com

Media Entrepreneur Indonesia - Pusat Inkubator Bisnis ITB
Jl.Ganesha no.15 Bandung 40132
Telepon : (022) 2501006 Fax:(022) 2534163
e-mail: entrepreneur@telkom.net, entrepreneur@inkubator.itb.ac.id

Majalah Entrepreneur Indonesia merupakan media yang secara khusus membahas dunia entrepreneurship dan aktivitas kemandirian generasi muda dengan kemasan yang ringan dan menarik.
Majalah Entrepreneur Indonesia adalah majalah bulalan yang terbit perdana pada Mei 2003. Majalah ini hingga saat ini dibaca oleh tidak kurang dari 50 ribu orang pembaca. Khalayak Majalah Entrepreneur Indonesia sebagian besar adalah kalangan generasi muda, akademisi, pengusaha kecil dan menengah, serta profesional.
Majalah Entrepreneur Indonesia memiliki misi untuk menyebarkan semangat entrepreneurship bagi generasi muda, menginformasikan peluang-peluang usaha potensial, serta mengupas profil usaha kecil dan menengah.
Menjelang Tahun 2004, Majalah EI tampil dengan format baru, halaman baru, dan program-program baru.

http://www.bdskliknet.com

http://www.parul-led.or.id

http://www.rpi.edu

Simon Balint, Rensselaer Incubator Program
1223 Peoples Ave. Troy, NY 12180 USA
Phone: (518) 276-6658, Fax: (518) 276-6380
e-mail: balins@rpi.edu

Situs ini milik Rensselaer Incubator Program (RPI) yang memberikan proses pendidikan melalui laboraturium lingkungan dengan dukungan perusahaan yang berteknologi tinggi. Tipe laboraturium ini tidak dapat diduplikasi dalam format akademik. Namun hal ini bergantung pada inovasi ide, saran dari ilmuwan, para ahli di bidang teknik dan manajemen juga aspek Sumber Daya Manusianya. Ide dan SDM berasal dari universitas. Akhirnya RPI menstimulus program pertumbuhan ekonomi daerah dan negara dengan menjaga kelanjutan teknologi tinggi dari perusahaan.
Sejak itulah misi dari RPI adalah memberikan dukungan pada ide-ide baru. Misi besar itu tercermin dalam tiga tujuan utama, yaitu :
• Memperkaya lingkungan akademik
• Transfer dan komersialisasi teknologi
• Pengembangan ekonomi daerah
Motivasi utama program inkubasi ini adalah pengayaan lingkungan akademik dengan memberikan pengalaman bagi mahasiswa dan fakultas. Bagi mereka incubator berperan sebagai Laboraturium hidup dimana ide dibangun di dalam kelas dan pusat riset yang dapat diuji coba di lingkungan dalam kehidupan nyata. Disisi lain sebagai konsultan, karyawan paruh waktu atau pemimpin usaha bagi perusahaan mereka sendiri, mahasiswa dan fakultas dihadapkan pada tantangan komersialisasi dan industri sehingga dapat mendukung program akademik. Pada saat yang sama akan membantu dunia usaha dalam mengembangkan aspek-aspek bisnis berdasarkan riset dan eksperimen yang baik.

http://www.nbia.org

National Business Incubation Association (NBIA) adalah pemimpin organisasi inkubasi bisnis dan kewirausahaan. Organisasi ini didirikan oleh ribuan professional dengan keahlian di bidang informasi, pendidikan, advokasi dan sumber-sumber jaringan untuk mendapatkan proses yang baik bagi proses asistensi untuk usaha yang baru mulai pada tahap awal di seluruh dunia.
Assosiasi ini merupakan komposisi dari developer dan manajer incubator, spesialis dalam teknologi yang komersil, pendidik dan professional asisten bisnis juga termasuk didalamnya. Misi organisasi ini untuk membuat training dan semacam clearinghouse untuk informasi bagi manajemen incubator dan membangun isu dan perlengkapan untuk asistensi memulai dan membangun perusahaan. Selama setahun, NBIA melakukan aktivitas pengembangan dan spesialisasi training untuk membantu professional asisten bisnis membuat dan mengadminstrasi program inkubasi yang efektif. NBIA juga melakukan riset, membuat statistic dan mempublikasikan bagaimana menangani program yang efektif. Assosiasi ini juga mengundang anggota legislative yang relevan dan memanfaatkannya sebagai pembicara dalam masalah legal formal. Organisasi ini juga membangun mitra dengan sector swasta dan sector public untuk mengembangkan industri terutama anggota NBIA.
NBIA merupakan lembaga swasta, nonprofit keanggotaan organisasi di Athens, Ohio. 15 anggotanya dipilih melalui voting dewan direksi merepresentasikan pemeimpin di masing-masing asosiasi inkubasi pemerintah.
Tujuan NBIA antara lain :
• Menyediakan informasi, riset and sumber-sumber jaringan untuk membantu anggota membangun dan mengatur bisnis yang sukses melalui program inkubasi bisnis.
• Memonitor dan menyediakan informasi tentang pengembangan industri, tren dan best practices.
• Menginformasikan dan memberikan pendidikan bagi pemimpin, pendukung potensial dan berbagai pihak yang mempunyai pengaruh yang besar pada inkubasi bisnis.
• Membangun kepedulian public dari inkubasi bisnis sebagai sarana pengembangan bisnis yang bernilai.
• Melakukan ekspansi kapasitas untuk membuat sumber-sumber yang bernilai untuk anggota dan mitra.
• Menggalang dan merepresentasikan semua segmen dari industri inkubasi bisnis.
• Menberikan value kepada anggota.

http://www.incubator.com

incubator.com adalah situs komunitas inkubator, pencari dana dan investor. Situs ini merupakan proyek dari Rensselaer Incubator – salah satu incubator terdepan di dunia selama lebih kurang 22 tahun.
incubator.com mempunyai misi untuk mempromosikan inkubator dan pencari dana dari seluruh dunia. Lembaga ini telah menjalin kerjasama dengan para investor, inkubator dan pencari dana dari seluruh berbagai macam kriteria.
Dengan cara ini dijaring lembaga-lembaga yang mempunyai kapabilitas serta potensial untuk menghubungkan kepada investor dan mengembangkan bisnis tambah meningkat secara dramatis. Sebagai lembaga non profit, incubator.com menerima sponsorsip dari berbagai macam institusi seperti Deutsche Bank dan Rensselaer Polytechnic Institute.

http://www.jica.or.id

Situs ini milik Japan International Cooperation Agency (JICA) sebuah organisasi pemerintah Jepang yang menyediakan bantuan teknis dan hibah ke Indonesia. JICA mempunyai program untuk mempromosikan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.
Selain promosi, JICA juga memberikan bantuan dalam pengembangan UKM untuk merevitalisasi industri kecil di Indonesia. Dalam hal ini JICA mengimplementasikan program memberikan hasil dan efek yang besar pada sector swasta.
Salah satu program yang sudah berjalan adalah 9 program training yang telah diimplementasikan untuk mendukung UKM Indonesia (6 untuk manajer operasi UKM dan 3 untuk konsultan manajemen yang bekerja untuk UKM) pada tahun 1998. Kelompok kursus dan training juga diselenggarakan di Jepang pada awal tahun 1999 yang difokuskan juga untuk UKM.
Beberapa ahli dari JICA juga membantu program kementrian di Indonesia seperti Kementrian Industri dan Perdagangan, Kementrian Koperasi dan UKM untuk memberikan saran bagi kebijakan mengenai promosi UKM di Indonesia. Beberapa proyek program kerjasama teknis juga telah diimplementasikan yang secara langsung memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan UKM di Indonesia.

http://www.sme.ne.jp

Situs ini milik Small and Medium Enterprise Information of Japan, yang memberikan panduan untuk pengunjung situs untuk mendapatkan informasi mengenai Usaha Kecil dan Menengah di Jepang. Informasi yang tersedia dapat berupa informasi dalam bentuk Pusat Informasi Regional atau Regional Information Centers (RIC).
Dalam situs ini juga terdapat informasi mengenai kebijakan mengenai UKM di Jepang berupa aplikasi di lapangan mengenai praktek-praktek bisnis dari UKM. Informasi mengenai jaringan UKM yang menyediakan informasi tentang profil produk-produk teknologi UKM berdasarkan Pusat Informasi Regional.
Selain itu juga tersedia informasi mengenai teknologi untuk UKM yang sedang berkembang melalui lembaga Pusat Pengembangan Teknik Nasional Jepang. Serta informasi mengenai kebijakan-kebijakan terbaru pemerintah dan perencanaan mengenai UKM dan jaringan organisasi-organisasi UKM terkait baik di Jepang maupun di seluruh dunia.

http://www.jasmec.go.jp

Situs ini milik Japan Small and Medium Enterprise Corporation (JASMEC). JASMEC mempunyai 9 program utama, yaitu :
1. Mempromosikan bisnis-bisnis modal ventura baru.
2. Memberikan panduan dan bantuan dana untuk peningkatan proyek-proyek bisnis.
3. Membuat system asuransi kredit untuk usaha kecil
4. Membuat system asuransi kredit untuk alat-alat permesinan.
5. Memberikan training kepada anggota yang tergabung dalam Institut untuk manajemen dan teknologi bagi usaha kecil
6. Memberikan jasa informasi, peningkatan kemapuan teknis dan dukungan jaringan internasional
7. Membuat sistem yang saling menguntungkan sesama usaha kecil
8. Membuat sistem yang saling menguntungkan untuk menghindari kebangkrutan bagi usaha kecil
9. Mendukung restrukturisasi industri tekstil.

Dalam situs ini juga terdapat informasi mengenai profil organisasi JASMEC, kantor pusat dan kontak informasi, InstitutManajemen dan Teknologi untuk Usaha Kecil dan Menengah juga Pusat pengembangan untuk UKM berserta kantor-kantor cabangnya.

http://www.swisscontact.or.id

Swiss Foundation for Technical Cooperation (Swisscontact) adalah organisasi yang secara politis dan denominasi netral didirikan tahun 1959 oleh personal yang berasal dari sektor swasta dan universitas. Yayasan ini merupakan organisasi non-profit.
Tujuannya dari Swisscontact iadalah untuk memberikan kontribusi secara langsung dan terlibat secara langsung dalam perbaikan social dan kondisi ekonomi di Asia, Afrika, Amerika Latin dan Negara-negara Eroea Timur. Penguatan sector swasta dan fasilitasi kepada generasi pekerja yang berkelanjutan untuk pria dan wanita menjadi tujuan utama.
Swisscontact memulai programnya di Indonesia pada tahun 1974 dengan berdirinya Politeknik Mekanik Swiss - ITB (sekarang menjadi Politeknik Manufaktur - POLMAN) di Bandung. Sejak dimulainya program kerjasama teknis Swisscontact di Indonesia telah dilakukan proyek-proyek seperti proyek Indonesian-Swiss Ploytechnic (ISPP, Bandung), Pusat pengembangan pendidikan Vokasional (VEDC-Malang), Proyek Pendidikan dan Lingkungan (E&E-Malang), Proyek udara bersih (CAP-Jakarta), Proyek Jasa produksi pembersih (CPS-Jakarta) dan program promosi Usaha Kcil dan Menengah yang terdiri dari Program promosi Usaha Kecil dan Menengah (SMEP-Jakarta), Swiss Program untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia (SPESI-Sumatra) dan Pengembangan bisnis Baden-Württemberg di Indonesia (BUDBIN-Bandung).
Situs ini memberikan informasi tentang Swisscontact, sebuah kerjasama kemitraan jangka panjang di Indonesia. Selama lebih kurang dari 25 tahun, Swisscontact telah mendukung pengembangan Indonesia, yang pada awalnya dalam bidang training vokasional melalui beberapa proyek seperti POLMAN (Politeknik Manufaktur Bandung), VEDC Malang (Vocational Education and Development Center), yang telah memberikan manfaat dan reputasi di Indonesia dan maupun secara international. Selama lebih dari 10 tahun terakhir, Swisscontact telah mengembangkan keahlian dan kompetensi baru dalam bidang promosi untuk Usaha kecil dan Menengah dan komunitas Urban. Proyek yang berjalan dan inovasi yang dilakukan ditampilkan dalam situs ini.
Melalui perusahaan konsultasi, Swisscontact Services Ltd, Zurich, Swisscontact memberikan kompetensinya dalam format konsultasi dan implementasi jasa kepada organisasi donor, seperti World Bank atau International Finance Cooperation, Asian Development Bank sama baiknya seperti pada industri swata.
Melalui situs ini, Swisscontact memberikan kesempatan kepada pengunjung situs untuk dapat berinteraksi secara langsung baik melalui internet, telepon atau surat. Semua masukan akan menjadi pertimbangan yang akan didiskusikan secara institusi sebagai pertimbangan program bagi organisasi Swisscontact.

http://www.technopreneurs.net.my

Situs ini adalah situs milik Lembaga Technopreneur Malaysia. Dalam situs ini terdapat menu mengenai knowledge centre yang berisi informasi mengenai perkembangan pengetahuan mengenai bisnis dan Usaha kecil Menengah. Dalam situs ini juga terdapat informasi mengenai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh anggita dan pengunjung situs.
Program inkubasi bisnis juga menjadi program yang ditawarkan sebagai kelanjutan dari program pencarian dana bagi mereka yang membutuhkan dana untuk memulai usahanya. Informasi mengenai mitra kerja dan pasar bagi produk-pruduk yang dihasilkan juga tersedia dalam situs ini.
Untuk menambah pengetahuan dan wawasan anggota dan pengunjung tersedia beberapa informasi berita dan tulisan dalam bentuk artikel mengenai bisnis dan Usaha Kecil Menengah. Sebagai pelengkap juga tersedia jaringan antar lembaga technopreneur di seluruh dunia.

http://www.bsmenet.org.bn

Resource and Standard Centre
Km 33 Jalan Tutong, Tutong TB1741
Brunei Darussalam
Tel: 673-4-240132 and 240133, Fax: 673-4-240461

Situs ini milik Brunei Darussalam Small and Medium Enterprise (BSME) yang berfungsi sebagai sarana informasi dan jaringan untuk Usaha Kecil Menengah Brunei Darussalam. Tujuan utama situs ini adalah untuk memfasilitasi pertukaran bisnis yang berhubungan dengan informasi terutama antara sesame anggota APEC dan negara anggota forum ekonomi lainnya.
Situs ini juga menyediakan pendaftaran untuk mengikuti kursus-kursus kewirausahaan yang dilakukan oleh Pusat Pembangunan Usahawan dan Perniagaan Brunei Darussalam.
Selain itu juga program-program kewirausahaan lainnya seperti training, seminar dan workshop berdasarkan jadwal waktu yang telah ditentukan. Program lain seperti peluang bisnis, database bisnis juga menjadi menu pelengkap dalam situs ini.

http://www.gin.ipa.go.jp

Situs ini adalah milik organisasi negara G-7 (diantaranya Amerika, Jepang, Jerman, Italia, Inggris dan Prancis) yang dikelola oleh negara Jepang. Situs ini berisi informasi jaringan untuk Usaha Kecil dan Menengah. Dalam situs ini juga terdaapat informasi mengenai proyek percontohan dan juga promosi untuk pengembangan UKM di negara-negara G7.
Selain itu juga terdapat informasi mengenai hasil-hasil konferensi tingkat menteri G7 dan rencana-rencana pertemuan konferensi G7 yang akan datang.
Hal yang sangat penting juga adalah jaringan pemasaran global untuk UKM mulai dari jaringan informasi perdagangan global dan juga peluang-peluang kerjasama bisnis antara anggota sesama anggota negara G7.

http://www.entrepreneur.com

Situs ini adalah situs milik majalah Entrepreneur. Situs ini juga menginformasikan isi dari majalah Entrepreneur yang terdiri dari artikel, konsultasi bisnis, peluang usaha dan informasi terkait dengan bagaimana memulai usaha.
Situs ini juga memberikan layanan jasa bisnis, keuangan, sales dan marketing, waralaba dan aspek legal formal dari proses bisnis. Selain itu analisis keuangan dan riset mengenai pasar, kursus gratis secara on-line serta akses untuk pembuatan rencana bisnis.
Dalam situs ini tersedia forum bisnis yang berisi informasi peluang bisnis dan program sponsorsip yang mempertemukan pelaku-pelaku usaha sekaligus sarana menawarkan produk-produk yang mereka punya. Melalui forum ini diharapkan terjadi transaksi bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sponsor yang telah berpartisipasi.

APEC Center for Technology Exchange and Training for Small and Medium Enterprises (ACTETSME)
http://www.actetsme.org/

Situs ini merupakan homepage dari Pusat Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk pertukaran teknologi dan training bagi perusahaan Usaha Kecil dan Menengah.

AUSTRALIAN AGENCY FOR INTERNASIONAL DEVELOPMENT
Website: http://www.ausaid.gov.au/

CANADIAN INTERNATIONAL DEVELOPMENT AGENCY
Website: http://www.acdi-cida.gc.ca/

UNITED STATES INFORMATION SERVICE (USIS)
Website: http://www.usembassyjakarta.org/

COOPERATION TECHNICAL AEMANA
Website: http://www.gtz.org.sv/

OVERSEAS ECONOMIC COOPERATION FUND
Website: http://www.oecf.go.jp/

UNITED STATE AGENCY FOR INTERNATIONAL DEVELOPMENT (USAID)
Website: http://www.info.usaid.gov/

AUSTRALIA-INDONESIA DEVELOPMENT AREA (AIDA)
Website: http://www.aidabusinessdirectory.com/

Situs ini milik The International Small Business Congress (ISBC) yang sudah melakukan kongres Usaha Kecil secara Internasional selama kurang lebih 30 tahun. Pertama kalinya kongres ini digelar pada tahun 1974 di Hawaii. 125 delegasi bergabung dalam kongres tersebut mewakili 16 negara.
Sejak saat itu ISBC telah banyak berubah, dan sekarang menjadi even internasional yang mewakili and is now a large international event where representatives of small and medium-sized enterprises, business organisations and governments gather from all over the world. The annual Congresses now boast on average 1000 participants from over 60 countries.
The aim of the Congress is to promote the development of small and medium-sized enterprises, to initiate international business co-operation and to emphasise the role of SMEs in the social and economic development of individual countries. The accomplishment of this objective is possible through the wide participation of delegates from various countries all over the world representing both business organisations and business owners themselves, as well as representatives of policy makers whose decisions affect SME development.
The programme and theme of each annual Congress are selected so as to meet the current needs and interests of the global business environment and to facilitate opinion sharing, discussion, and the initiation of partnership relations between ISBC participants.
One characteristic of the International Small Business Congress is that the conference is held in a different country every year and even on a different continent, to ensure that participation is diversified and globally representative, and to initiate international co-operation between enterprises on all continents.
Poland hosted and organized the 19th International Small Business Congress in 1992. The theme of that Congress was "Small Business - the Economic Integrating Factor Between East and West". The 19th ISBC was greatly successful, assembling 1200 participants from approximately 60 countries.

LAGU NGETOP JULI 1998 - OKTOBER 2000, MY DIARY: THE MEMORY REMAINS!

Guwa punya setumpuk catetan "perjalanan hidup" yang telah bertahun2 tersimpan. The memory remains, yeahhh. Paling awal kulihat tercatat Januari 1998. Itu berarti gw masih kelas 3 MTsN Gunung Pangilun Padang waktu itu. Hingga tahun pertama kuliah kalo ndak salah aku juga masih meneruskan diary tersebut; cuma catatan2 yg akhir2 makin lama makin terserak2 dan kubundel dalam berbagai sumber kertas catatan. Tetap saja agak kacau; namun yang penting catatan waktu setiap posting masih ada. Udeh lame guwe berencana menyalinnya ke file digital. Karena kertas bagaimanapun ada umurnya. Alahhh, penting ga siy diari2an gini dipublish segala. Ya buat guwe sendiri penting lah yaw. Ini gimanapun kan semacam portofolio hidup kita. Ada yang baca atau ndak, berguna atau tak, yang penting guwe melakukan sesuatu. Minimal untuk having fun ndiri sendiri. Tentu saja buat guwe banyak sekali pengalaman menarik "yang bisa diambil hikmah" dari catatan kegiatan guwe dari umur 15 hingga 20 tahun lebih kurang itu. Ah, masa2 remaja yang penuh warna dan romantika.


Guwa uda targetken bahwa proses copydigital ini mesti beres sekarang, sebelum gw balik ke ibukota (Javanese, Ill be back!) dan disibukkan oleh hal yang lain. Tumpukan catatan ini tentu saja sempat ngendon di West Java tempat gw college. Bahkan mungkin sempat bolak balik juge kubawa ke rumah, karena niat untuk menyalinnya ke komputer seingatku emang uda dari dulu banget. Hampir dua tahun sekarang balik di rumah, proses ini belum juga dimulai. Edan pemalasnya guwa! Tapi sebetulnya ada faktor2 lain, ndak perlu diceritain lah yaw. Yang jelas: penting ga penting, sekarang mestinya memang harus dimulai. Pada kitab 1 (catatan yang paling awal) di halaman belakangnya guwe nemuin catetanku terhadap lagu2 yang ngetop periode Juli 1998 - Oktober 2000. Mungkin ini lagu2 top ten di radio/tv; mungkin juga ini lagu2 pilihan gw ato yang kusuka. Untuk posting kali ini, mari kita lihat dulu aja lagu2 apa tersebut. Barangkali ada yang kepengen bernostalgia dengan lagu kesenangannya di tahun 98-00 tuw. Ini mereka:

JULI 1998
lagunya lagu bola - denny martin / project P
terbang - gigi - album kilas balik
heroes - wallflowers - soundtrack film
ulala - rod stewart
satu satu - iwan fals
kau - nicky astria - album suka
satu rasa - sahara
kucinta kau dan nya - ahmad Band
lagunye alanis morisette (guwa ndak nyatat judulnya)

AGUSTUS 98
I dont want miss a thing - aerosmith
si nakal - teaser - juara festival rock se-Indonesia
smashing pumpkins

SEPETEMBER 98
ku tak ingin lagi - wong - album indie ten
ketinggalan jaman - slank - album mata hati reformasi
duncan sheik
sobat - padi - album Indie ten
bayang - power slave
neraka jahanam - boomerang - album segitiga
andaikan perawat - p project
do evolution - pearl jam - album yield
everything to everyone - everclear
all about the money - meja
terkenal - gelleri
dimanakah kau berada - gigi
when - shania twain - album come on over
album kompilasi fresh - oasis, greenday, push, arkana, etc

OKTOBER 98
kereta laju - boomerang
dimanakah kau berada - gigi
semua cinta - bragi
ratataboo - banana filed - album metalic klinik 2
langkah peri - cherry boomshield
jangan jangan - dot
sudi turun ke bumi - kla project
bayang - powerslave - album kereta rock n roll
kisah seorang pramuria - boomerang

NOVEMBER 98
on the day like today - bryan adams
girl - collective soul
si hebat - rif - album salami
bidadari di kesunyian - ahmad band
melati suci - no limit
pretty fly (for a white guy) - offspring - album marcana (maksudku sebetulnya americana, biasa englishnya masih gaptek waktu itu)
paradise city - guns n roses - album tahun 1987

DESEMBER 98
isi donk - wahh?
d'array - gallery
terima kasih - jamrud
hands - jewel
bukan pujangga - base jam
slipping away - richard marx
the day a week and weather - fire house
crush - jenifer paloe
terbang - embrio
thank you uninvite - alanis morisette

JANUARI 99
if life is so short - the moffats
when youre gone - bryan adam feat mel c
gue boong - no limit
when you believe - whitney houston & mariah carey
oasis
pembuat teh - nugie
diam - potret (melly goeslaw)
ayam - jamrud - album nekad

FEBRUARI 99
bocah - pas
album garage inc metallica
a hell of noise - album kompilasi sepultura, obituari, etc]
negative creep - machine head
berakit-rakit - jamrud
aku ingin - rif
malam ini - powerslave
gimme some love - hanson

MARET 99
bintang - air
feeling - offspring
rindu serindu2nya - spoon
otak kotor - jamrud
bagaikan langit - potret
makan ngga makan asal kumpul - slank

APRIL 99
dongeng - wayang
suasana - dr.pm
run - collective soul
every morning - sugar ray
dokter suster - jamrud

MEI 99
promises - cranberies
pelukis malam - nugie
when u give u get back - scorpion

JUNI 99
a moment in a million year - scorpion

JULI 99
dan - sheila on seven
animal instinct - cranberies
sweet child o mine - sherryl crow
scar tissue - red hot chili paper

AGUSTUS 99
nurani - netral
tania - anang
aku - gigi
last kiss - pearl jam

SEPTEMBER 99
genit - tipe x
biar - seng ken ken
kisah - boomerang
larantuka - boomerang

OKTOBER 99
aku bosan - loader
anugerah terindah yang pernah kumiliki - sheila on seven

NOVEMBER 99
just my imagination - cranberies
bebas - noin bullet
the best of me - bryan adams
ojo ngono - bunga
around the world - red hot chili paper
bunga terakhir - romeo
super fantastic - mir big
oh my god (mungkin maksudku yg chinese democrazy) - guns n roses

DESEMBER 99
untuk dunia - edane
learn to fly - foo fighter

JANUARI 00
nothing else matter - metallica
other side - red hot chili paper

FEBRUARI 00
jika - melly goeslaw & ari lasso
radio - the corrs

MARET 00
no leaf clover - metallica
kidung mesra - kla project

APRIL 00
pergi - cokelat
only god know why - kid rock

MEI 00
pelangi - boomerang
perhatikan rani - sheila on seven
lo to ye - rif
gapai cintamu - gen
dongeng - elpamas

JUNI 00
gadis xtravaganza - boomerang
tragedi - boomerang

JULI 00
milikmu - boomerang
orkes sakit hati - slank

AGUSTUS 00
kuliah pagi - harapan jaya
take a look around - limp bizkit - soundtrack 007
break out - foo fighter
its my life - bon jovi
dunia belum berakhir - shaden
damai mimpi - dr pm

SEPTEMBER 00
takut mati - sahara
roman picisan - dewa
cinta - dewa

OKTOBER 2000
bila kau tak disampingku - sheila on seven
kantin sekolah - dj band
dua sejoli - dewa

OK BRUR, THATS IT!

MATI KETAWA ALA SUHARTA

Barangkali tak elok memang meborok-borok lagi orang yang sudah modar. Terlepas dari seberapapun "isu" seputar dirinya dan apapun borok-borok yang telah ditinggalkannya. Namun di sisi lain, eyang sepuh hyang sekarang telah bersemayam di kompleks pemakaman keluarga koruptor Astana Giri Bangun, Karang Anyar, Solo ini sendiri merupakan tokoh yang (mungkin) paling berpengaruh dalam sejarah panggung politik Indonesia. Sebagai ikon publik mau tak hendak beliau menjadi teladan historik bagi pembelajaran bangsa. Karena jarak historis yang belum terlalu jauh, banyak memang fakta2 dan dosa2nya yang belum terungkap pasti--apalagi "piara-piaraannya" masih dominan berkuasa secara politik (apalagi ekonomi) di negara kita tercinta ini. Namun tetap rasanya, dan logikanya, penting bagi anak bangsa ini untuk belajar banyak dari sepak terjang tirani persuasif jenderal bintang lima (panglima2 ABRI saja cuman 4 bintang lho) berdarah dingin ini. Kita tentu tak akan meng-ghibah beliau sebagai pribadi dan manusia yang tak lepas dari dosa (kita2 sendiri mana tau juga penuh dosa yang menumpuk bukan?). Sebagai sesama muslim (meskipun isu kejawen dan klenik jawa begitu melekat pada eyang kita ini) wajiblah hendaknya kita panjatkan hampunan dosa bagi beliau dan kelapangan baginya di alam kubur karena juga, apalagi, sedikit banyak beliau juga punya jasa bagi negara ini dalam hidupnya. Namun sebagai tokoh sejarah dengan catatan hitam dan kucuran air mata darah korban penindasan politiknya, sekali lagi anak bangsa ini perlu banyak belajar dari "track record"-nya tersebut.


Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan sebuah ebook dengan tema humor berkait Soeharto. Saking kuatnya cengkraman kuku politik beliau (dan kroni-kroni yang menungganginya), rakyat negeri ini sepertinya tak punya jalan lain selain bersuara secara satire lewat pelbagai macam humor (tentangnya/terkait dirinya) yang beredar secara anonim (terutama lewat media internet yang sulit dipantau dan dikendalikan penguasa-penguasa gaptek tersebut). Apalagi hingga kini pun, karena banyak tokoh penguasa yang masih terkait dirinya, juga masih sangat kabur fakta sejarah seputar sepak terjangnya yang tak terungkap. Jadilah hanya humor dan isu sebagai sarana untuk memuntahkan resah. Sekali lagi, sedikit banyak ini juga penting agar anak bangsa ini tidak mudah lupa akan "pelajaran sejarah". Secara kemanusiaan layaklah kita mendoakan beliau, namun sebagaimana ditanamkan di ruang-ruang kelas Fakultas Hukum: "langit boleh runtuh namun hukum harus tetap tegak!" Sayang sekali filosofi (kebijaksanaan) indah ini di Indonesia justru melahirkan pengacara2 "bayaran", jaksa2 bayaran, hakim2 bayaran. Pokoknya eksponen2 yudikatif yang hijau matanya kalo telinganya mendengar bisikan kata "bayaran". Jadilah sidang2 pengadilan di negeri ini adalah ruang akting trio penuntut-pembela-pemutus dalam beradu logika mempermainkan penafsiran pasal per pasal hukum positif negara kita. Saksi2 hingga terdakwa pun bahkan terlihat ketularan ilmu akting, contohnya ratu lobby kita Ayin PKB. Ah sudahlah sekarang mari kita tertawa dan berkatarsis lewat kutipan2 humor berikut ini:

Tentara Terkuat

Menurut seorang analis militer Singapura, angkatan bersenJata Indonesia adalah kekuatan militer paling kuat di dunia. Angkatan Darat-nya dengan mudah mengalahkan demonstran, Angkatan Udara-nya selalu berhasil membidik udara kosong, dan Angkatan Lautnya melumpuhkan kekuatan bonek. Sementara itu Kepolisian-nya dengan cepat bisa merobohkan para pemain bola dengan gas airmata.

Jendral Kuper

Tersebutlah tiga orang bersaudara. Seorang buruh tani dari Siantar, seorang konglomerat, dan seorang jenderal masih bersaudara. Sang konglomerat mengajak mereka ke restoran “steak” yang terkenal di Jakarta.

Tapi mereka datang agak terlambat. Begitu masuk, si pelayan utama restoran itu dengan sopan menemui mereka dan mengatakan, bahwa restoran tak bisa melayani lagi.

“Maaf, kami kekurangan daging impor,” kata sang pelayan.
Buruh tani bertanya, “Daging impor itu apa, sih?”
Si konglomerat bertanya, “Kekurangan itu apa?”
Sedangkan si jenderal bertanya, “Maaf itu apa?”

Dwi Fungsi

Sugiyo sudah berumur 42 tahun dan mempunyai 4 orang putra. Hari ini ia mengumpulkan semuanya dan menanyakan cita-cita mereka.

Si Sulung, Tohar, “Saya ingin menjadi direktur perusahaan dan Wiraswasta.” Si Nomor dua, Suhar, “Saya ingin menjadi Ulama yang terkenal.” Si Bungsu Suto, “Saya ingin jadi anggota DPR.”

Sugiyo gembira mendengar cita-cita anaknya, lalu ia berkata, “Kalau begitu kalian semua harus masuk ABRI.”

Kapitalis, Sosialis dan Pancasila

“Apa bedanya Kapitalisme dan Sosialisme?” “Kapitalisme membuat kekeliruan sosial!,” “Sosialisme membuat kekeliruan kapital!” “Lha, kalau Pancasila?” “Pancasilaisme di bawah Orde baru membuat kekeliruan sosial sekaligus kekeliruan kapital!”

Titit dan Tutut

Kita masih ingat ketika aktor agak terkenal Indonesia, Ongky Alexander menikah dengan Paula, anak buah Mbak Tutut, (yang konon kabarnya suka berlesbi-ria dengan Tutut … konon lho).

Beberapa minggu setelah pernikahan mereka, seorang wartawan kita menanyakan pengalaman pertama Paula bersama Ongky, “Bagaimana pendapat Mbak Paula, mengenai pengalaman malam pertama bersama Ongky?”

“Wah, … ternyata titit lebih enak daripada Tutut!,” jawab Paula dengan antusiasnya.


Oke sekian dahulu kuntilan guwa (apa bedanya dulu dengan dahulu, sastra dengan sastera, putra dengan puteri--baik secara sejarah bahasa {historis/diakronis} maupun secara makna {sinkronis}--ayo apa coba?) Haha rehat dikit lah. Back to the topic, memang semua humor di ebook yang berjudul "Mati Ketawa ala Soeharto" oleh Rakyat Indonesia dan diterbitkan Pustaka Goro-Goro ini tak semuanya persis tentang Soeharto (kata Pusat Bahasa mah setelah babe modar baru berani bilang bahwa yang baku formal seharusnya adalah Suharto). Sebagian adalah adaptasi dari humor politik global lainnya. Judulnya saja tentu akan mengikatkan kita pada Mati Ketawa ala Rusia ala Chinese ala Planet dll-nya. Untuk lebih jelasnya, dan jika ada yang penasaran, silakan download lewat link ini ==>Maningga Tagalak2 co Pak Gaek<=== mudah2an masih ada. Jika link tersebut udah ndak jalan silakan kontak liwat email so I will send it to you by an attachment file. Sebagai penutup saya kutilkan copyright dan sebagain pengantar dari buku ebook ini:

Hak Cipta © Rakyat Indonesia yang di tengah tekanan dan penderitaannya masih bisa berhumor-ria

Dipersilakan mengkopi sebanyak mungkin. Penerbit tak akan menuntut apa pun apalagi menggunakan undang-undang negara yang telah banyak dosanya dalam membonsai kehidupan bernegara rakyat Indonesia. Juga dipersilakan untuk menerbitkan edisi ulang sendiri berikut tambahannya berupa lelucon politik tentang pejabat yang kini kian banyak berkembang di masyarakat.

Anggota Ikatan Penerbit Buku Indonesia Alternatif (IKAPIA)
Cetakan Pertama,Januari 1998 Percetakan PT Manakutahu, Jakarta.

Pengantar Penerbit

Di tengah krisis ekonomi yang membuat ribuan rakyat kecil bertambah penderitaannya, sejumlah, pejabat Indonesia menyatakan bahwa rakyat Indonesia adalah orang yang paling terbiasa dengan penderitaan. Barangkali pernyataan ini benar adanya tapi juga barangkali pernyataan ini adalah sebuah humor baru yang lebih mirip sebuah parodi.

Belakangan ini orang Indonesia kian produktif menciptakan humor. Para pelaku ekonomi di Indonesia juga tak mau kalah bikin humor segar dengan merespon pembelian dolar Amerika secara besar-besaran saat RAPBN dibacakan Soeharto. Demikian juga ketika Soeharto menyatakan takluk pada tuntutan IMF, orang kembali memborong dolar. Rupiah jadi anjlok. Juga saat Soeharto menyatakan kesediaannya dicalonkan jadi presiden lagi oleh Harmoko. Lantas anak presiden dan sejumlah pejabat membalasnya dengan humor pula. Antara lain dengan melancarkan Gerakan Cinta Rupiah dan perlombaan menyumbang emas secara mencengangkan. Tampaknya dalam situasi krisis, orang kian butuh humor.

Boleh jadi pers dibungkam, aktivis prodemokrasi dipenjara, organisasi kemahasiswaan dan pemuda dibonsai, wakil rakyat sejati di-recall, aspirasi rakyat disumbat, tapi siapa yang bisa melarang orang bikin humor? Barangkali humor adalah sebuah bentuk katarsis orang dari ketidakberdayaannya dalam dunia nyata. Bisa saja penataran P-4 telah dijalankan secara sistematis, gerak- gerik setiap warganegara diawasi dan para wakil rakyat diberi pembekalan, tapi apa memang “ya” lantas semua jadi serba seragam?


P.S NOTES AJA DARI GUWE, SATU HAL YG KUKAGUMI DARI JENDERAL BERDARAH MERAH INI (LA IYA LAH YAW) ADALAH ORANGNYA MURAH SENYUM. BAGAIMANAPUN INI ADALAH TELADAN YG BAIK (TADINYA AKU MO BILANG: "INI ADALAH SUNNAH RASUL", TAPI JADI NDAK ENAK KARENA GUWWA NDAK TERDAFTAR DALAM GENG SALAF MEREKA). MOGA BELIAU DIAMPUNI DOSA2NYA DAN APAPUN WACANA, DIALEKTIKA, THESIS-ANTITHESIS SEPUTAR BELIAU ADALAH IBROH BAGI ANAK BANGSA INI. DAN SEMOGA FAMILY2 DAN KONCO2 YG MENGAIS KEUNTUNGAN DGN MENJILATI PANTAT KERIPUT BELIAU SEGERA ENYAH DARI "QUO VADIS" PELAYANAN RAKYAT NEGERI INI

MEONGGGG MAGAROO LAGEEE, SUIT2 HEY BURUNG2 & KUCING2 NAKAL

Sekian bulan musim bercucok tanam berlewat tiba2lah sekarang musim berganti menjadi acara mengaro lagi (aku ndak tau "mangaro" basa nasionalnya apa?). Sejak acara mangaro session kemaren aku manfaatin waktu luang tak terpakai dengan acara browsing ke internet dari tengah sawah. Seperti biasa, dengan membajak perdana obral di samping toko matahari, pulsanya kugunakan surfing hal2 yang tak penting tapi penting (duh menyoba akses lewat proxy gretongan gagal wae uy). Nan jelas, ada acara lagi buat mata ini hijau memandang dan bergaul dengan burung2 nakal. Since the last session, I also brings my old guitar too to one of cottage near my field rice. Maksudku pondok/dangau di tengah sawah. Kemudian kumulai bernyanyi, senandungkan musikalisasi puisi cinta untuk kucingku...


Beberapa hari yang liwat aku menemukan meong yang biasa nongkrong di rumahku sudah modar terkapar. Perut/badannya bangkak seperti makhluk yang habis tewas tenggelam, mulutnya mengeluarkan darah penderitaan, dan lobang anusnya tentu saja berpetai-petai dengan cirit yang telat keluar. Sadis. Kucing ini biasa kami panggil induk, karena kerjanya ya beranak pinak saja, dan anak-anaknya yang entah sudah seberapa banyak diproduksi itu pun sekarang tak jelas pada kemana. Begitulah kucing betina, kemana-mana selalu saja ada aneka ragam jantan yang mengiringinya. Tapi itu wajar bagi binatang. Anehnya ada juga lho manusia berakal yang mau2nya meniru perilaku kucing betina? Tapi buatku itu adalah hak pribadi kebebasan pilihan hidup setiap orang. Mana tahu "jalan" seperti "begituan"-lah yang benar.

Bertahun-tahun silam gw punya kucing kesayangan; wawau atau induk juga namanya. Kucing balang tigo, tapi betina. Kalo ndak salah ingat beliau hidup di periode antara aku MTsN hingga SMA. Nan jelas kayaknya bukan dari jaman SD sih. Wah bro, Anda tak akan menyangka betapa besarnya rasa sayangku padanya. Di salah satu periode beranaknya wawau ini sempat tinggal serumah denganku. Bahkan sekamar! Biasalah, karena merepotkan dia diusir dari rumah. Kebetulan saat itu aku tinggal di rumah sebelah (yang sekarang jadi pabrik konveksi ini) yang saat itu under-construction. Kebetulan salah satu kamarnya sudah bisa di tempati. Saat itu aku ingat persis masih bersekolah ke Gunung Pangilun (masih tsanawiyah) dan mendapat panggilan botax (dari teman2 dekat) atau bungas (khusus panggilan dari Santet Alimin untuk gw dan Kamil yang manggaleh bungo di Lubuk Minturun). NB: a few days ago mester Kamil sampe ngumpulin Santet dan petinju Blok M kita kang Ardi lalu nelpon gw. Ngeledek sebenarnya kenapa gw masih juga manyun di rumah. Sabar bro jika bisa dapat "tiket" pasti akan kujajal lagi se-antero nusantara. Uh, betapa singkatnya waktu. Baru kemaren rasanya aku bertemu mereka berdua, sewaktu dua bocah ini pertama kali ke Jakarte dan numpang hidup sama Kamil, ehhh sekarang berani2nya ngeledak guwa!

Dahulu di rumah kosong dan ada hantunya ini aku membangun satu set drum yang terdiri dari beberapa kaleng dan kumpulan seng2 baygon dibungkus asoy sebagai symbal. Dan wawau beserta anak-anak sebagai penontonnya. Saya lupa lagi bagaimana hubungan antara gw dan musik pada waktu itu. Resminya sendiri baru di Smuntri gw nge-band sungguhan dan kelas 3 SMU jadi rada semi-profesional karena mulai manggung bareng anak-anak Zodiac. Pertama show siy di acara perpisahan sewaktu kelas 2. Waktu itu aku kumpul kebo sebagai gitaris band punk F-16 bersama Tahmid (bass/produser/manager) dan beberapa anak SMU lainnya. Waktu itu kami tampil terakhir dan, tentu saja, membuat kekacauan. Gw sendiri anak student, cuma temen2 yang lain pada bawa massa Padang Punk Community. Sampai-sampai kepsek waktu itu turun ke tengah lapangan membubarkan anak-anak yang lagi ber-head banging. Gw mah cuek aja terus genjreng2 ampe beres meski ada yang naik ke atas dan, tentu saja, "mengacau". Sebetulnya ketika audisi pun sama guru kesenian kami sudah di-black list. Cuma karena pak manager "edan" lobinya ya tetep aja tampil. Saya sendiri waktu itu terkejut kalo kami jadi manggung. Seperti saya bilang tadi gw mah baik2 pergaulannya, jadi ndak ikut2an nongkrong bareng dengan para jambul2 yang mabok mania tersebut. Tiba2 saja nama gw dipanggil untuk naik ke panggung oleh pak manager yang sudah steady dengan Budi di drum. Padahal lagi asyik bercengkrama dengan seorang "teman". Ah jadi ingat masa lalu, kabarnya sudah jadi istri orang pula haha.

Kembali ke kucing. Pernah waktu itu (saya masih ingat persis!) salah satu anak wawaw yang bernama unge sampei tidur di atas selimut gw. Sampei pagi! Dan tentu saja ciritnya jadi ber-leak-leak. Unge ini sendiri pun (kucing jantan yang sehat, energik, unik, dan sangat menggemaskan) masih menjadi misteri bagiku kehilangannya dari rumah. Tiba-tiba saja tak pernah nongol lagi. Padahal dialah temanku bergelut, kalo kucing2 lain apalagi betina ndak bisa diajak main. Unge ini seperti anjing tingkahnya, bisa dibecandain dan digoda. Tapi sebagai kucing jantan dewasa biarlah; dia mungkin sudah merantau entah kemana mencari kucing betina manis pujaan hatinya. Ibarat lagu Iwan Fals: "tidur sini nak / dekat pada bapak / jangan kau ganggu ibumu // turunlah lekas / dari pangkuannya / engkau lelaki kelak sendiri.. duh guwa sedih nih mennn!

Back to sawah. Sebetulnya enak pemandangannya nongkrong di pinggir sawah gini. Jika aku pujangga mungkin akan segera terbit edisi terbaru kumpulan puisi. Yang ndak bakal laku, karena seperti kata Hasif Amini (eks redaktur bentara kompas) "kadang" kami cuma lihat subjek judul siapa pengirimnya. Hahaha bukan protes. Kembali ke sawah. Dari tanah leluhur ini mataku akan bisa lebih segar lagi dengan banyak2 ngeliat pemandangan beautiful natural. Barisan bukit berbaris terlihat jelas dari sini. Di antaranya kulihat berdiri angkuh menara telkomsel yang merekrut secara kongkalingkong setiap tekhnisinya. Tentu tidak semua. Tapi lihatlah fenomena "coki" outsourcing sekarang ini. Seorang teman yang sudah berpengalaman di beberapa bank di Jakarta pun juga mesti rela dipotong 50% penghasilannya saat dapat job disini (tapi gayalah si eta, uda bisa ngredit mio hahaha Mr. Rizal Ramli kalo kebetulan baca punten pisan jadi kaserempet, segeralah sunting gadis payakumbuh tuw). Tentu, ada yang bagus seperti outsourcing buat pegawai kpk misalnya. Tentu pula yang namanya dunia bisnis dan industri dan praktek lapangan tersebut adalah bersisi pragmatis bahkan oportunis. Saya tidak mengeluh. Saya tidak tertarik kesana. Tapi guwa senang mengamati dinamika sosial ini. Uda Rizal Ramli pernah kelepasan ngemeng di rumah Tuan Takur tentang kemuakan dia terhadap kemuakannya saya haha itulah akibatnya jika kebutuhan hidup (yang buat saya siy tidak terlalu mendesak amat, santei aja) dikalahkan oleh kemalesan dan kesanteian. Saya pernah diwawancara untuk ngajar di bimbel ternama yang tidak tahu bahwa salah satu jajaran direksinya di Bandoeng Kota Syahwat sana adalah "musuh" bebuyutan gw di kampus. Saya tidak lulus tes akhirnya (pas mikro teaching haha gw emang ndak pandai ngajar2in orang) dan buatku santei aja lagi. Pas wawancara guwa juga tau tu pengajar senior bimbel ternama ilmunya (sastra lho kalo tatabasa guwa emang bego) juga ndak ada apa2nya, alahhhhh soknya guwaaa. Tentu saja bimbel itu benar tidak meluluskan gw karena gw ini jujur emang pemalas dan tak pantas jadi teladan untuk anak2 SD hingga SMA. Cuma saya hanya jadi bertanya2 tentang skema karir di setiap jenis usaha/industri: apakah loyalitas dan kemampuan menjilat pantat mengalahkan reward terhadap skill dan profesionalime? Ini bukan tentang guwe loh, sekali lagi, meski sok idealis gw mah sama sekali ndak profesional dan ceroboh (makanya gw secara tulisan halus-kasar menolak ajakan mas Ramli untuk ikut jadi "tukang kredit" seperti dirinya). Sekali lagi bukan mengeluh dan ndak protes (karena semua yg terjadi di dunia ini baik-buruknya tetap adalah sudah kehendak yth. ilahi robbi). Cuma mengamatin doang dan memberi nilai sesuai dengan pengetahuan terbatas dan keyakinan the way of life pilihan guwa. Saya sering saja membaca kisah2 menyedihkan tentang perjuangan orang2 istimewa yang mesti berdarah2 menghadapi sistem2 yang bobrok, di berbagai tempat. Ya tapi lagi2 itulah dinamika perjuangan hidup yah, ladang amal kita dus kebun dosa guwa.

Ah, ternyata dari hamparan sawah pikiran saya sudah melayang2 kemana2 dan diskursus (wacana) dalam teks ini sepertinya mendukung pembuktian teori dekonstruksional Jacques Derrida (wafat tahun 2004 sebagai orang kafir keturunan Yahudi Aljazair). Ikon, indeks, dan symbol-nya terserak secara hermeneutik; maka Anda pembaca mesti cergas dan telaten menyusun kembali konstruksi sesuka2nya karena bagaimanapun wirkung (strategi efek) yang guwa terapkan, ia mesti berpadu dengan stock respon Anda sendiri (pengetahuan dan kepercayaanmu). Untuk menambah daya rusak teks baleak-leak ko waden punyo ciek lagi carito. Semalam pas tidur gw mendengar gemuruh kresek2 yang tambah heboh saja dari sebelumnya. Kupikir sebelumnya cuma ada seekor tikus mancit sagede bagong yang menemaniku (dan kadang beliau mencuri stock makanan, rokok, bahkan sabunku) di rumah ini. Ternyata tikus ini sudah punya pasangan dan sekarang kemana2 atau di kala tengah2 malam asyik membuat kehebohan berdua2. Anjrit gw diledek2in euy. Ya oloh binatang saja ada pasangannya masa gw tidak? Hahaha belum waktunya kali; makanya perbaikin diri lu supaya dapet gadis baik2 juga lain kali. Dan malam itu, Tuhan mengirim seekor musang (berbulu ayam) menjadi temanku (rupanya sarangnya di kolong rumah ini, tapi mungkin juga itu iguana peninggalan Uncu Bogor); serta cicak2 di dinding...

LE GRAND VOYAGE, BAKTI THD BONYOK

Sewaktu menyimak thriller cinema Metro TV (waw sekarang stasiun berita ini mulai apresiatif terhadap dunia per-film-an) yang salah satu screen shout-nya adalah film jebolan canes festival "LG Voyage (ndak tau niy bener apa ejaan french kiss-nya)", saya jadi tertarik memosting blox dgn tema ini. Apalagi belum lama ini aku cukup terharu mantengin VCD Savages atau The Savages. [oot: daya ingat gw makin parah aje nih, jika aku ingin melakukan sesuatu dan sesuatu itu tak kukerjakan segera, dalam waktu 5 menit saya bisa lupa! Apa ini gejala pikoen? Pikun di umur 26 hahaha meski makin terasa tapi juga belum terlalu sering lah dan hanya kepadamu duhai Gusti aku pasrahkan sikon ini hihi] Sebelumnya apresiasi dari saya dulu buat Ny. Surya Paloh. Mungkin gara-gara secara formal pemerintah (yang wapresnya Golkar niy) sudah mulai memberi tempat bagi, dan bahkan mencanangkan, gerakan ekonomi kreatif maka mulai bisa kita lihat hadirnya acara2 di Metro TV yang berbau edutainment. Oh guwa paling suka menikmati, ups punten pisan nama persisnya lupa lagi--yg jelas cewe ini lawan main Niko Saputra dalam Three Dies Forever--mengenakan pakaian sexy sembari membawakan tayangan Showbiz Cinema (gantinya acara Cinema2nya Mayong dan Ira Wibowo di RCTI 10 tahun yang lalu!). Lutcu kesannya karena cewe ini "tampang" aslinya tomboy. Tapi, demi kepentingan komersial kalee, dipaksiin dandan feminim (dan aslinya dia eman cantik cuma jadinya aneh saja rasanya geto). Apalagi didampingi sama Mas Fachri Nuril, keliatan banget sengaja ngejualnya. Tapi ya itulah dunia bisnis: apapun dech yang penting orang kebanyakan doyan... "sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang kebanyakan,"

(guwa hiro salah satu korbannya, wallahualam)

Back to the topic, tema kedua film ini sama: hubungan anak terhadap orang tua, dan sub-tema: hubungan kurang harmonis anak thd ortu, dan sub-sub-tema: hubungan agak dingin boys with his papa. Film LGV berkisah tentang seorang anak laki-laki yang (awalnya merasa) terpaksa mengantar perjalanan haji papanya dengan sebuah mobil tua (jalur angkotan darat) dari Prancis via Italy via Jugoslavia via Turch via Suriah hingga tanah suci hijaz Makkah al-Mukoramah (hingga lalu bapaknya "tewas" di sana). The Savages berkisah tentang pasangan bro&sis Jon and Wendy yang mesti merawat Bapak "kejam" mereka setelah sekian lama tak jumpa dan, cuma sebentar di pangkuan mereka, Aki-Aki kita ini juga sudah tentu akhirnya "tewas", karena memang sudah sangat pikun (seperti saya) dan tuwir alias sudah selesai umurnya. Apa yang menarik dari kedua film ini? Ato kalo mo lebih populer, pake bahasa yang menarik hati/iman orang kebanyakan: hikmah apa yang bisa dipetik (kayak daun aja ah)?


Tarok saja name anak pria dalam LGV ini adalah Ali (saya lagi-lagi tentu saja udah lupa namanya, kalo tokohnya tsb cewe sexy gw pasti ingat dech). Keluarga Ali (ah mirip nama pemeran Children of Heaven produksinya syiah rafidah yah) adalah imigran muslim asal Afrika Utara. Tepatnya kalo ndak salah Aljazair (kampungnya Mas Zidane tuh). Tapi di film ini sama sekali ndak ada adegan pertandingan bola (apalagi "gulat"), paling juga ada satu scene Ali menendang kaleng bonyok sewaktu bertengkar di tengah perjalanan dengan bapaknya. Bapaknya Ali, sebut saja Mahmud, sudah merasa tua dan sebagai muslim ingin menunaikan rukun haji ke Saudi. Semula kakak tertuanya Ali yg semestinya bertugas mendampingi sang bapak untuk nyetir melintasi benua Europe into beautiful Asia. Namun sang kaka tua ini ternyata kemudian berurusan dengan policia, gara-gara nge-drunk waktu nge-drive, sehingga lisensi nyopirnya ditahan. Akhirnya tokoh kita Ali lah yang mesti menggantikan. Tentu aja anak yg lahirnya sudah di France dan engga sholat ini ngedumel karena buat dia kepergihajian papanya yang tidak naik pesawat ini saja sudah aneh (ingat bro, berapa bensin yg mesti habis dalam perjalanan lintas benua ini). Tapi mau tak hendak ya musti nurut (setidaknya itulah yang tergambar pada suasana adab keluarganya). Di film tsb keliatan sekali hubungan yg kurang cair/hangat dalam keluarga Ali ini (terutama jika dikaitkan bahwa sett film ini adalah negeri romantis Prancis), tetapi terlihat juga tradisi imigran muslimnya bahwa toh ia nurut juga sama sang papa dan hanya bisa memendam dongkol jauh di dalam sanubari. Tidak ada tradisi untuk mendiskusi apalagi mendebat sang Daddy.

Perjalanan berhari-hari ini pun berlangsung dengan minimum percakapan dan juga keliatan sekali kentara beda generasi antar keduanya. Tak ada topik yg bisa jadi bahan obrolan utk mencairkan suasana yg nyaris hening sepanjang perjalanan ribuan kilo tersebut (ah macam lagu Mas Iwan F saja, "ibuku sayang.."). Meski begitu, banyak kejadian menarik utk kita simak sepanjang film "spiritual" ini (lha wong bisa jadi nominator Canes Festival, padahal ini film bersett kehidupan muslim, bahkan ada adegan sholat, Allahuakbar, Lailahaillah, dan Kota Mekah segala!). Mulai dari dihilangkannya oleh Sang Babeh "diam-diam" ponsel (nokia!) yang merupakan satu-satunya alat komunikasi Sang Anak dengan "kehidupannya" di Prancis; perang dingin karena Sang Papa tidak mempedulikan peta dan meminta Ali untuk mengikuti jalan dan arah berdasarkan intuisinya; pertemuan dengan seorang ibu tua tersesat yang justru kemudian jadi petunjuk arah (tanpa perlu ada kata-kata, tanpa perlu sama sekali saling bertegur sapa dengannya!); perjumpaan dan pertolongan dari seorang pria yang sangat bersahabat, sama-sama muslim, sama-sama pernah tinggal di Prancis (sehingga semula disangka sangat baik dan aman), ternyata malah mencuri semua bekal finansial mereka;

dan pertengkaran hebat antara Ali dengan papanya di tengah gurun pasir Syria karena sang calon haji ini ternyata masih saja bisa bersedekah kepada orang tak dikenal di saat mereka berdua sudah tak punya apa-apa lagi!

Jangan Anda bayangkan ini sebuah teladan sempurna dan kisah mistis di awang-awang. Semua berlangsung natural. Sang Bapak bukan tokoh yang tak ada cacatnya. Setiap kebaikan begitu saja terjadi bukan karena ideal secara teori. Saya sendiri di tengah "acara" sempat kesal kenapa Si Bapak bangkotan ini begitu dingin menghadapi segala sesuatu, termasuk kebaikan orang lain di tengah segala amal soleh formalnya. Beliau juga bahkan nyaris tidak memberikan nasehat apa-apa untuk anaknya. Haha, saya ndak 'kan cerita semua dlm tulisan singkat ini. Yang jelas, di jaman dan pola pemikiran modern ini banyak orang yang saking "logis"-nya tidak sanggup lagi memberi(kan) pengertian pada keikhlasan berbuat (baca: beribadah) dalam hidup yang singkat ini. Jika ingin tahu (meski belum tentu Anda sanggup ke level memahami) kenapa Si Papa lebih memilih berangkat haji lewat jalan darat tinimbang jalur pesawat udara, silakan Anda2 sekalian kunjungi rental-rental VCD terdekat (mudah-mudah2an jadi rezki buat pemiliknya dan jadi hiburan sekaligus ilmu buat Anda, amin!) dan lalu tonton dan mudah2an bisa (mencapai level) dimaknai!

Jika ada sanggup sedikit "ndalem" menyimak film yang satu ini, yakinlah luar biasa pencerahan spiritual yang dihadirkan. Orang Eropa kafir saja suka sama film "acara pergi naik haji" ini! Ingat, selami intisarinya, jangan hanya kulitnya!

Dalam The Savages (ah jadi gagok, kepanjangan nge-resume kisah Ali dan papa hajinya)

karena udah kepanjangan sinopsis (eleuh2) LGV maka untuk savages gw cuman bakal nge-review salah satu kejadian romantic-nya saja. Untuk mengobati rasa bersalahnya, barangkali, "menelantarkan" sang ayah di panti werda, Wendy Savages mencoba mengisi kamar panti sang ayah dengan berbagai asesori sehingga terlihat menjadi lebih nyaman. Salah satunya adalah dengan sebuah lampu hias yang unik. Pada awal ia menyalakan lampu tersebut, seperti biasa, sang ayah sempat memaki (maklum, mantan preman yang sudah pikun): "apa gunanya barang itu!" Wendy yang berjiwa seni ini mengatakan bahwa lampu hias unik tersebut adalah sebuah keindahan...

Eeee, malem harinya sewaktu hendak tidur dan perawat panti meng-off-kan semua lampu agar orang-orang tua bangkotan ini bisa bobo, sang bapak menyuruh untuk membiarkan lampu hias unik Wendy yang bernilai seni namun tak berguna ini tetap menyala. Kakek ini menjelang terlelap ternyata menikmati keindahan barang unfungsional namun berseni dari putri kandung tercintanya tersebut. Andai saat itu Wendy menyaksikan penghargaan dan cinta kasih ayahandanya tercinta terhadap cinta kasih dan barang pemberiannya tadi siang. Tragisnya lagi beberapa waktu kemudian sebelum sang bapak meninggal mereka malah sempat bertengkar karena ia menolak sebuah bantal "kasih sayang" pemberian putrinya (sekali lagi maklum udah tua + aslinya memang berperangai buruk pula). Dan masih banyak peristiwa menyentuh lainnya, termasuk dalam hal "interaksi" sang bapak dengan putranya Si Jon. Lebih menusuk hati lagi ketika di akhir film, saat sang ayahanda telah berpulang ke rahmatullah dan Wendy kembali ke tempatnya, kita disuguhkan scene bahwa lampu hias penuh kenangan tersebut dipajang Wendy di kamar "kesunyian"-nya (haha, maklum cewe rata2 sentimentil dengan barang2 yg penuh kenangan).

lalu dimane letak judul bhakti terhadap ortunya? yang atu pelem tentang anak nakal, yang atu lagi tentang bapak nakal... ah saya udeh ngasih dikit "clue" tadi tentang keikhlasan-ortu-anak-benefit-keuntungan? makenye nonton ndiri pelemnya!

Media Kak Tarsis Dalam Karyo The Asu Sastrooo

Seorang koruptor zaman Orde Baru yang lolos dari pengawasan Indonesian Coruption Watch bersantap malam bersaama keluarga besarnya. Sambil me...