Jumat, 04 September 2009

GEMPA TASIKMALAYA: DEKONTRUKSI BAHASA CINTANYA

seorang rekan jadi tambah tak percaya kepada tuhan, melihat aku makin hidup miskin sengsara dengan kian mendekap erat iman di dada; dasar anjinggg2 dunia fana, apa loe pikir beragama itu berhadiah unta dan sepasang payudara??

x: kadang ya kadang ndak ... randomize terserah ialah,
y: dia bener hehe dia punya otoritas dan mutlak meski tafsirnya bermacem,
x: akh jadi nyerah aja nih ... dasar makhluk pesimis,
y: mungkin perlu koreksi memaknakan nyerah dengan "nrimo" tapi menyandingkan berserah dengan kata ambisious sudah pasti lelucon,

dan dia tawa, karna itu terjadi di ke akhir hari kini ^_^


... ia akan dibayar sebesar US $ 10 ribu. Merasa tertantang, Banks memutuskan melakukannya. Kuda jantan pun dikeluarkan. Banks sendiri tengah bersiap-siap melakukan aksinya. Tanpa menunggu waktu Banks berhubungan seks dengan kuda tersebut. Tak beberapa lama, Banks merasa pusing. Ia pun jatuh pingsan. Tubuhnya kejang-kejang. Banks segera dilarikan ke rumah sakit. Selama di rumah sakit, Banks merasa tersiksa. Dia meraung-raung kesakitan. Apa yang terjadi? Sesaat setelah penis kuda dicabut dari vagina Banks, nampak dari segar mengalir deras. Banks tak sadarkan diri. Melihat itu, si pemilik kuda langsung mengambil tindakan. Banks pun dilarikan di rumah sakit terdekat. Beberapa undangan yang hadir di pesta nampak shock. Mereka tak menyangka sesuatu bakal terjadi pada diri Banks. Padahal sebelumnya, Banks terlihat baik-baik saja. Beberapa dari undangan yang hadir, mulai saling berbisik. Ada yang membodohkan tindakan Banks. "Dia itu konyol sekali. Masak ngeseks sama kuda sich."

Namun ada pula menyayangkan kejadian tersebut. Menangis. Meratapi nasib si bintang porno. Dan berdoa semoga Banks lekas sembuh. Sementara di rumah sakit Banks masih bergelut dengan penderitaannya. Dokter yang memeriksa menyatakan, vagina Banks mengalami sobek yang cukup lebar. Dinding-dinding vaginanya robek. Ini yang menyebabkan Banks mengeluarkan darah cukup banyak. Dokter yang memeriksa, tak tega melihat penderitaan Banks. Banks terkena karmanya sendiri. Setiap kali siuman ia meronta kesakitan. Tangan dan kakinya tak henti-hentinya bergerak. Dokter dan perawat yang menangani Banks nampak kewalahan. Dokter pun sempat melakukan operasi. Dinding vagina Banks dijahit hingga 30 jahitan, tapi hal ini tak membuat darah yang keluar berhenti. Justru semakin banyak.

Dokter akhirnya lepas tangan. Mereka tak tahu bagaimana cara menghentikan pendarahan tersebut. Hanya satu yang bisa mereka lakukan, yakni memberi obat bius untuk menenangkan Banks. Dokter hanya bisa memberi obat penenang. Namun, hal itu tak pernah menghentikan pendarahan di bagian alat kelaminnya. Darah terus mengucur. Bersamaan itu, Banks pun meronta-ronta bagai orang disiksa. "Ahhh, ahhh, ahhh," ini bukan rontaan Banks ketika bermain film. Bukan pula rontaan menahan rasa nikmat. Sebaliknya, ini adalah rontaan orang yang sedang menghadapi sekarat. Dokter sudah lepas tangan. Mereka sudah tak sanggup menyembuhkan Banks. Hanya waktu yang bisa menentukan, apakah Banks bisa bertahan atau malah sebaliknya. Bahkan, anggota keluarga yang menjenguk tak sanggup melihat penderitaan Banks. Demikian pula dengan Banks, dia tak lagi mengenal sanak saudaranya.

Rintihannya, teriakannya, kepedihannya, membuat semua orang gemetaran. Beberapa dari keluarga mereka malah menyarankan agar dokter segera menghilangkan rasa sakit Banks. Artinya, Banks harus disuntik mati. Sayangnya para dokter tak sanggup melakukannya. Tak pelak, gadis berkebangsaan Jerman dan Italy ini pun dipaksa untuk menahan siksaan yang teramat pedih. Tak terasa sudah hampir 10 jam Banks tergeletak menahan sakit. Darah masih mengucur dari kemaluannya. Entah sudah beberapa kali perawan mengganti kain. Bersamaan itu, seorang pastur dan pendeta didatangkan. Mereka mendoakan Banks. Berharap agar Banks bisa selamat. Nahas, Tuhan berkata lain. Setelah sekian jam beradu kekuatan melawan maut, akhirnya bintang porno dunia itu menghembuskan nafas terakhir. Banks meninggal. Kontan, seluruh dunia menangis. Kini para penggemar porno tak bisa lagi melihat acting Banks. Kematian Banks sungguh tragis. Matanya terbelalak. Kemaluannya tak henti hentinya meneteskan darah ...