Jumat, 13 November 2009

KEADILAN TERNYATA MASIH ADA DI INDONESIA

Ya Allah jika memang kehidupan penjara lebih berarti bagiku dari pada dunia luar maka aku lebih memilih tinggal di penjara tapi dekat denganmu daripada aku hidup bersama manusia2 pendusta. (Yusuf as)

satu hal yang bagiku cukup mengharukan dari gonjang-ganjing politik beberapa hari belakangan ini terkait konflik cicak vs buaya hingga sidang di merdeka timur adalah ternyata keadilan masih ada (meski mungkin hanya setitik) di indonesia. di mahkamah konstitusi lah ikhwal besar ini kita taruh sekarang. hormat setinggi langit dariku hehe untuk hakim2 mk yang berani memulai upaya membuka tabir gelap yang selama ini ditutup2i dalam ruang kelam dunia peradilan hitam negeri kita. cium sayang untuk setidak dua orang yang kutahu namanya, doktor mahfud md dan akil muchtar, karena mereka dulu pernah menjadi politisi di senayan. akil muchtar sendiri kalo ndak salah orang golkar dan dulu pas jadi politisi senayan di komisi 3 gw ndak respect juga. tapi hari kemaren aku angkat topi untuk beliau.

tim pengacara bibit-chandra sendiri lewat jubir bambang (sorry lagi lupa namanya) juga menyatakan apresiasinya bagi terobosan orang2 di mk. ya dunia peradilan kita sudah lama tercium bau busuknya. mulai dari polisi, kejaksaan, advocat, hingga hakim. bahkan mahkamah agung. ya karena disanalah orang busuk paling senior mendapat tempat karena orang bersih tentunya sudah sejak awal karir bakal upaya disingkirkan. dan kini ada lembaga mahkamah konstitusi di jalan merdeka barat yang bisa sedikit membersihkan citra dunia peradilan dan kehakiman oleh rekan2nya di samping istana merdeka utara. sekali lagi gw tidak menuduh siapa atau lembaga manapun karena memang sulit untuk dibuktikan karena justru merekalah yang paling pintar soal hukum. tapi menduga dan mendiskreditkan ya karena seperti sudah dibilang sebelumnya ini sudah rahasia umum dan seperti kentut, tak terlihat namun tercium. dan kemaren hakim2 konstitusi di mk sedikit menebar parfum mengurangi bau busuknya.

luar biasa memang keteguhan mahfud md (orangnya gus dur lho, makanya berani agak mbeling) dan rekan2nya untuk membuka untuk umum siaran persidangan "putar rekaman penyadapan" kemaren yang membuka/membuktikan cukup banyak tabir tentang praktik2 kotor dalam dunia hukum dan peradilan indonesia. atau bahkan bambang widjanarko terang2 menyebut ini sebagai kongkalingkong mafioso. dari sini saya juga menilai sebagaian (mungkin kecil) praktisi hukum sepertinya juga masih ada yang memiliki kehormatan dan integritas seperti rekan2 yang membela (tanpa upah) pasangan bibit-chandra. dan isunya perwira2 muda di polri juga cukup banyak yang bersih dan gelisah namun tak berkutik jika harus membentur tembok garis komando saat ada petingginya yang ikut main kotoran. dan mk telah memulai upaya pemulihan integritas penegak hukum negeri ini setelah hakim2 agung tua busuk bau tanah kita di ma ndak ngapa2in demi reformasi kehidupan negeri ini karena sudah terbiasa dengan cara kotor ala masa lalu mereka. hmm para hakim hingga hakim2 agung saja sudah tak bisa dipercaya kemana lagi keadilan di negeri ini akan kita minta? tuhan tentu saja hehe. dan mk pada kemaren hari telah menjadi tangan tuhan untuk menyalurkan aspirasi putih ini.

tentu cukup banyak yang tak senang dengan situasi baru ini. yakni orang2 status quo yang sudah merasa nyaman dengan situasi lama. dan rekaman percakapan kongkalingkong koruptor, kerabat koruptor, pengacara2 top, polisi2 mabes, hingga koneksi ke kejaksaan agung kemaren sudah menunjuk secara ironik situasi busuk tersebut. apalagi pas bagian menyangkut pembagian duit yang bermiliar2 itunya hehe. yang seperti kata mahfud membuat rekaman ini jadi ada bumbu ketawa-ketiwi pendengarnya. ya orang2 yang selama ini mencari uang dengan jalan kongkalingkong ini tentu tak senang. ya mereka2 yang membisniskan hukum di negeri ini huh. ya memang inilah salah satu masalah rumitnya, jadi banyak orang yang merasa kehilangan "sumber mata pencarian" yang bergelimang seperti selama ini. bukankah mencari uang itu mulia? kemudian ada tuduhan tentang ketak-berwenangan mk memutar rekaman kemaren. tapi kalo bukan mahfud md dan beberapa temannya di mahkamah konstitusi tersebut, siapa lagi yang bisa kita harapkan membersihkan dunia peradilan di indonesia? hakim2 agung tua bangka namun busuk dan akan segera membusuk di mahkamah agung itu? mereka mungkin menyebut dirinya taat prosedur dan bahkan bijaksana (dalam menghasilkan duit), namun saya menyebutnya ini persengkongkolan luar biasa banyak orang2 (berpikiran) lama (dalam menghasilkan duit). dan mk telah mulai sedikit me-unjuk-kan shock therapy-nya.