Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Sajak Si Dungu Dima-Dima

Gambar
by Mr.hidden_agenda* Sudah hukum alam bahwa selama ada sorot cahaya,
maka bayangan/sisi gelap kita akan eksplisit keterlihatannya

Ketika ku-TK aku bisa maklum harus bertemu dengan Si Dongo
Ketika ku-SD aku dibertemukan lagi dengan mereka Si Dongo
Kekita ku-SMP lagi-lagi ketemu Si Dongo
Kekita ku-SMA lagi-lagi nemu Si Dongo
Ketika kumulai S-1 yaa Tuhan, ternyata banyak beredar Si Dongo
Kekita kulanjut S-2 yaa Setan, Si Dongo masih-selalu eksis
Maka-jika ku-S-3-kan, yaa sudahlah takdirnya berkawan para Si Dongo

Bahkan ketika kutua lalu mati, di kubur pun kubertemu Si Dongo
Sehabis dihisab kpd Tuhan kumohonkan last statement,
pd kesempatan terakhirat ini tolonglah diceraikan dong dari Si Dongo
Karena di syurga penuh sesak dengan para Si Dongo
--sebegitu kasih sayangnya Tuhan kpd takdir ciptaan-Nya)
dan aku terlanjur salah melukis struktur-luar redaksi sejenis do'a
aku pun terlempar ke arah neraka yang menyala-nyala

Dan di neraka ini pun, aku diperbertemukan lagi dengan Si Dongo
Entah Tuhan yang ingka…

BUKAN CERPEN, BUKAN $ FIFTY GRAND

Gambar
"telah lahir dg slamet 5 ekor bayi ayam kami pd sekitaran rebo dini hari kemarin dg berat yg--walau tak ditinimbang--kami taksir paling hanya sekitaran beberapa gram-an-lah, terlebih ini sejenis ayam kate yg membuat beliau semakin lebih ringan sj utk menantang tarikan hukum gravitasi dari lokasi kandang yg menjadi tempat hunian "ekslusif" ke luarga kita orang, tdk ada biaya bidan yg perlu difikirkan atau ongkos ambulans apalagi kartu bpjs yg ditolak ibu-ibu resepsionis bermuka sewot ataupun uang rokok preman parkir meski diakui ini bukti kami kurang terlihat terlibat terlangsung dlm memutar turbin ekonomi mikro rakyat jelita sehingga mereka yg terdesak oleh perut kosong akan lari ke nafkah samar2 bahkan yg jelas2 hoream dan teganya teganya krn asasnya skrg apapunlah caranya sementara kolega mereka dr kalangan white-scholar crime lbh cerdik membungkus dgn wewangian aksi2 yg intinya tetap sj taktik kutil-mengutilan, kembali ke dunia hayam: terlihat begitu ka…