lagu barat
SANJAK Mereka kemudian berontak pada bahasa ada yang cobacuba, menghalanginya kenapa tak basa boleh kuPermak? sebab, ada yang salah sebab terlupa ada yang salah sebab terbiasa namun yang benar, Saudara tiada berhenti di hari ini jua mereka berontak terhadap bahasa dengan azimat, dipeluk jiwa mereka berontak pada biasa dalam larat, hatiMu tolonglah buka namun yang benar, tiada akan berpudar, Saudara (hanya tak terlihat), atau memang Kita yang sengaja palingkan ini muka. HARI MENCINTAI ESOK HARI Tepatnya hari itu. Tiga minggu sebelum hari senin, dua bulan sesudah jum'atan dan satu setengah tahun dari sabtu malam, itu. Kapan kau akan mengingatnya, padahal ia ada di depan mengejar kita. Berpalinglah sayang! "bisiknya." namun iman ini, keterlaluan teguhnya seperti tiada hari ini yang ada hanya kemaren, dan esok nanti berpalinglah sayang! "Desaknya." Kapan beku ini runtuh, ya? apa mesti menunggu saat waktu tak ada lagi sejak dari kini hingga sedari nanti saat ya...