Postingan

Menampilkan postingan dengan label poe

Banteng Kecil, Pada Langit yang Biru

tiba-tiba menyinari indonesia putra fajar yang dulu membawanya kini menghilang, tenggelam cahaya baru biru yang menguasai langit kini merona merah menjelang senja semoga bukan malam pekat yang banteng kecil itu bawa semoga besok masih ada pagi, untukku dengan sinar yang sejati tak cuma janji-janji semu padang, 1 hari sesudah puisi "ikan merah kerempeng" https://www.kompasiana.com/wem/banteng-kecil-pada-langit-yang-biru_54f7cf14a33311f2608b45a2

Muka-Muka Kemanusiaan by Aink_Tea

Gambar
muka-muka kemanusiaan muka-muka di dalam kenangan muka-muka orang-orang kalah muka-muka iri muka-muka mendengki muka-muka busuk hati muka-muka memendam hasad muka-muka penuh motivasi syahwat muka-muka penuh siasat muka-muka taktik muka-muka strategi muka-muka bersandiwara muka-muka mengendalikan emosi muka-muka dikendalikan tujuan yang lebih besar muka-muka yang bekerja keras untuk beradaptasi agar tidak dirugikan, karena masih menjadi versi beta dari diri sendiri muka-muka lugu tapi masih punya harga diri muka-muka licin dan mempersiapkan dirinya untuk nego-nego yang mesti terjadi muka-muka keki muka-muka nafsu belum kesampaian muka-muka hasrat libido yang pengen lebih lagi muka-muka lagi tinggi, dan terus, dan lagi muka-muka panah naik muka-muka mengincar muka-muka menginvasi muka-muka okupasi muka-muka yang bekerja keras memeras otak untuk mencari-carikan dalil pembenaran muka-muka butuh makan muka-muka d...

Sajak Si Dungu Dima-Dima

Gambar
by Mr.hidden_agenda* Sudah hukum alam bahwa selama ada sorot cahaya, maka bayangan/sisi gelap kita akan eksplisit keterlihatannya Ketika ku-TK aku bisa maklum harus bertemu dengan Si Dongo Ketika ku-SD aku dibertemukan lagi dengan mereka Si Dongo Kekita ku-SMP lagi-lagi ketemu Si Dongo Kekita ku-SMA lagi-lagi nemu Si Dongo Ketika kumulai S-1 yaa Tuhan, ternyata banyak beredar Si Dongo Kekita kulanjut S-2 yaa Setan, Si Dongo masih-selalu eksis Maka-jika ku-S-3-kan, yaa sudahlah takdirnya berkawan para Si Dongo Bahkan ketika kutua lalu mati, di kubur pun kubertemu Si Dongo Sehabis dihisab kpd Tuhan kumohonkan last statement, pd kesempatan terakhirat ini tolonglah diceraikan dong dari Si Dongo Karena di syurga penuh sesak dengan para Si Dongo --sebegitu kasih sayangnya Tuhan kpd takdir ciptaan-Nya) dan aku terlanjur salah melukis struktur-luar redaksi sejenis do'a aku pun terlempar ke arah neraka yang menyala-nyala Dan di neraka ini pun, aku diperbertemukan lagi dengan Si Dongo En...

lagu barat: gara2 menyastera lagi, jadi berpoetika lagi neh

Gambar
"Just another politisheet, luv money and seat, en pray for goddes to get fuk w/ naked wimin above the heaven, just like ass ordinary human being should be, follow the devil-circle of our realivity, this routine path of our solar-id system, en swim to beat mycompetitor like a sperm, oh lord bless me as humanitiy monster, in the masked of a hipocrite-angel, this is infinite dimensions of knowledgeable, en they said there's no such like an evil in the detail, so do gud damn it I me why revelation anywait She's hide!" (keep update insaallah) nb: puisi ini buat solilokui diriku sendiri, mohon tdk ada org lain yg tersinggung, klo ada kemiripan waktu tempat atau modus misalnya anggap saja kebetulan belaka, juga tdk perlu pula kagum2 amat, gw tdk sanggup tanggung-jawab di akhirat kalo ada diantara keyakinan sementara gw yg bikin org lain ikut2an tersesat, tetaplah kritis dan waspada, orang pandir gw larang keras membaca blog ini! lho klo bukan utk nunjuk2 org lain ngapain...

LAGOE LOEKOE BERAT

Diberi hak-hak atau tidak diberi hak-hak; diberi pegangan atau tidak diberi pegangan; diberi penguat atau tidak diberi penguat—tiap-tiap machluk, tiap-tiap ummat, tiap-tiap bangsa tidak boleh tidak, pasti achirnja berbangkit, pasti achirnja bangun, pasti achirnja menggerakkan tenaganja, kalau ia sudah terlalu sekali merasakan tjelakanja diri teraniaja oleh suatu daja angkara murka! (Ir. Soekarno, Indonesia Menggugat) BERITA BASI tentang berita kehidupan yang masih basi tentang cerita tak kunjung ketemu solusi tentang penghambaan dan perbudakan; libido kekuasaan manusia yang satu atas sama lainnya yang justru bertopangkan kebenaran (ataukah pembenaran?) yang membuat runtuhnya tembok harapan dan garis keputus-putus kepercayaan ini sungguh berita basi tentang kehidupan yang begitu-begitu lagi tak maju-maju meski terus usaha mencari yang baru hangat sia bernanti tetap begini, basi begini begini teramat basi penopang yang justru jadi penghalang resiko harus diambil untuk kepercayaan yang di...

LAGU BARAT

Ini adalah daripada campuran daripada beberapa puisi terbarukanku dengan beberapa nomer klasik lama yang semula daripada hendak ditujukan ke mess media tapi kenyataannya ditolak mulu mungkin kerana daripada tiada punya link atau emang gak bakat, hooohhh, mulai sekarang daripada pake tag berjenis key segala rupa daripada, VIRUS2 CINTA hati.. engkau segumpal daging yang membuat tak menentu jiwa ini meski analisa otak telah memutuskan apa yang lebih baik diperbuat engkau bisa dengan tiba-tiba berkata lain dan menyiksa diri ini tapi jika engkau, kata hati, kuturuti aku tahu mungkin akan lebih tersiksa lagi dan engkau menyiksa terus menyiksa, tak kuikuti apalagi kuikuti apakah semua yang dirasa mesti diikuti? perasaan.. terkadang engkau bisa begitu berkuasanya mengendali diri ini otakku sudah mewanti-wantimu bahwa, perasaan, engkau mesti diredam demi kebaikan tapi bagaimana caranya, mataku mungkin telah terlalu gelap tak mampu melihat cahaya seperti kata the changcuters: wanita racun dunia,...

LAGU BARAT

ID 1428 H lebaran lagi lebaran kembali kuberteduh di indahnya warna warni islam “dalilnya apa idul fitri jadi arena maaf maafan, apalagi ketupatan dan ajang amplop amplop an?” ujar seorang kawan salaf ku. memang iman telah bersejalin dengan modal model mondiel peradaban dan budaya itu terbentuk — tak lain takbukan — berasas selera jua kan? maka di ritual ini: segelintir rang-orang (cenderung) suci berhari raya bersama-sama dengan para dasamuka ini. perayaan sosial spt ini, jadi pewadah untuk kita melupakan: tumpukan rasa berdosa di sedalam dalam sanubari sendiri karena semua orang berpeci berkoko berjilbab dan ber-”assalammua’laikum” takaran mata mata duniawi mendustai hisaban sejati, alhamdulillah, semua kembali ke Fitri. “semoga tambah soleh..” seru teman ikhwanku. kesolehan ini, men, akan kupertaruhkan di hadapan tuhan bukan acting picikan cinetron cinetron murahan! pi tetapi, di ritual bersama ini, relasi sosial adalah pencipta ukurannnya spt roadshow kroni kroni politik yang maklu...

SMS SERIES

Terlalu banyak tahu menctjiptakan banyak ragu Tuhan, terima Qasih atas pembatasan

sepakatbahwa

ALLAH MAHA GADANG! tapi kau-kau bedakan allahku dan Allahkamukamu:

March3,2007

March3,2007 :buat hai! Iri hati adalah darah dagingku di suatu ketika seorang guru mengajari sesuatu, tentang bersabar diri namun tak sanggup kututup dan kutahan lagi: ini busuk dus dengki tuhan, aku buruk dan membuat diri tambah terpuruk berkat hasutan iblis terkutuk aku, terkutuk nb: sementara menjilat aku namakan tahu diri dan mengenal tempat nb2, barangkali tepat kiranya aku tak terlalu menghiraukan mungkin mesti kasih sebab barangkali beliau tengah dihukum tuhan setidaknya akan mungkin, hmmm... kasihan

lagu barat

18 Oktober 2006 apa yang mesti dilakukan seorang penyair jika sunyi hari ke hari kian mengalir melangkahkan kaki di lautan yang itu-itu juga membenamkan badan pada tanah yang disini-disini jua nestapa yang kian merasuk ini, tidak lebih baik dari sekedar menghayal mati dikalungi ibu-bapak dengan kain beludru-sutra disayangi tuhan dengan sajenan seribu mutiara bagiku pergi, tak ada beda dengan kembali tetap di sini.. SEPASANG PENGANTIN BARU, OKTOBER 2006 Sepotong roti pengangguran kami makan, berdua Lumayan buat pengganjal perut sebelum si kecil ikut ada DO'I Tuhanku dalam 1/2 hati (& mati) kuibadah juga padamu cayamu dingin beku namun terang juga sinari hatiku Tuhanku aku sudah tak berbentuk hancuur!! Manyun di pintumu aku capek mengetuk tapi tak juga sanggup untuk yakin berpaling Tuhan, kau kumaafkan...

lagu barat

baca di link bawah we yeeee BOLA-BOLA NASIB Aku si pemain bola, yang buntung kakinya bukan di hari tua bukan pula sejak balita namun justru, di saat hendak menjadi Sang juara. Bola-bola nasib, berputar dengan terkadang nan tiada berketentuan Tuhan yang memutuskan, kita yang memainkan dan menderita kekalahan Tapi entah, apa ya dibalik semua ini ada hikmah? Aku si pemetik gitar, yang ditumpul jari-jarinya Aku si pemasak handal, yang dihambarkan kecap lidahnya Aku orang beriman, yang dijauhkan dari tuhan Nya.                 :buat 1. Kakak Sindhunata                         2. Seno Gumira Ajidarma                         3. Mr. R                          4. ...

lagu barat

Gambar
SANJAK Mereka kemudian berontak pada bahasa ada yang cobacuba, menghalanginya kenapa tak basa boleh kuPermak? sebab, ada yang salah sebab terlupa ada yang salah sebab terbiasa namun yang benar, Saudara tiada berhenti di hari ini jua mereka berontak terhadap bahasa dengan azimat, dipeluk jiwa mereka berontak pada biasa dalam larat, hatiMu tolonglah buka namun yang benar, tiada akan berpudar, Saudara (hanya tak terlihat), atau memang Kita yang sengaja palingkan ini muka. HARI MENCINTAI ESOK HARI Tepatnya hari itu. Tiga minggu sebelum hari senin, dua bulan sesudah jum'atan dan satu setengah tahun dari sabtu malam, itu. Kapan kau akan mengingatnya, padahal ia ada di depan mengejar kita. Berpalinglah sayang! "bisiknya." namun iman ini, keterlaluan teguhnya seperti tiada hari ini yang ada hanya kemaren, dan esok nanti berpalinglah sayang! "Desaknya." Kapan beku ini runtuh, ya? apa mesti menunggu saat waktu tak ada lagi sejak dari kini hingga sedari nanti saat ya...

lagu CINTIA

PUBERLANSIA Aku jatuh hati, ya Tuhan! atau hanya karena napsu? Engkau yang mahatahu, sepertiNya tak mau tau tadi, pagi. Jatuh hati Ya. ** lalu ingatan tentang dia kembali membara mereka serupa, hampir persis sama aku jatuh cinta, kerna dia dan sebab kenangan akannya pula, rasa ini, ingin segera kulupa, kulupa, kulupa. seperti tentang Dia, yang membuat kita benci, dan merindu di saat yang sama ya Tuhan, persingkatlah jalan, menuju kubur hamba. FOR THE OTHERS Ada jejak sejarah yang hilang sebab itu, kita tak akan mungkin bersatu. Kita masing-masing meng-Aku terhadap sesuatu Tuhan nan satu. Namun kenapa, tak bisa kita bertemu? Sebab ada sejarah, yang terhapus sudah Dibawa para nabi ke kubur-kubur suci disembunyikan-nya, dari mata Kita. atau kita yang tak lagi punya: mata hati? Yang berlalu tak mungkin diulang Nmaun dengan hati yang jernih, mari kita kenang. Dan dengan otak sehat sejumput, mari kita bersepakat YAKIN? Tuhan, jauhkanlah aku dari engkau Dan orang-orang...

lagu barat

TUHAN, METAFOR BASI "God is a dead metaphor." benarkah? Tak tahulah. "But, all we are just dust in the wind." Menerjang. Merayap kemana-mana. Tapi tetap, bukan apa dan bukan siapa-siapa. dimanah gerangan-Nya? Entah. Mungkinkah? "But, nothing last forever: he just the only One." dan seperti, pengarang yang telah mati. Kaulah kini, yang menentukan nilai-nilai Kami. Namun suratanmu, bermain atas nasibku... SAJAK 3 SEUNTAI MP3 :buat melodi "I can't stop lovin you" Aku tak sanggup, untuk berhenti mencintaimu hingga engkau sendiri yang memintanya dan rerumputan memberi ijin, bagi perpisahan kita. "Oh baby..baby.. this is a wild world." Dunia makin liar, aku terbakar namun masih tak bisa lupa dari senyummu yang sejukkan rasa. -Atau gelisahkan jiwa, Jaga baik-baik di sana hatimu sebab satu, telah tersisa untukku. "Surti-Tejo" Aku tentu tak akan seperti Tejo, yang sangat gatal buat segera menggerayangimu. Rasa sayang ini, ma...

bocah

21/9/04 BOCAH Segerombolan bocah bandel yang terlihat lugu itu belepotan air liur di mulut mereka. Berbinar, atau barangkali penuh nafsu, atau barangkali penuh dendam menatap bersama ke arah sebiji-bijinya buah mangga ranum pada sebatang pohon tak berdosa di depan mereka, buah yang segera masak dan bakal gugur sendiri di kala waktu datang menitah. Namun bocah mana yang bakal sabar, hasrat telah bersemeyam kekal, berlomba sambitkan batu tak peduli nyasar, bebal. “Mangga ranum itu bakal jatuh juga, Nak. Ia telah menyerahkan ketentuan pada sang waktu. Bersabarlah menunggu.” Dan untuk nafsu, ia menolak. “setidaknya, akulah yang akan menjelma cacing panas dalam usus-usus sampah kalian, hei bocah-bocah tengik! Bau kencur! Calon-calon perusak dunia!!!” 030205/01:40 O NANI O nani.. tak kukira sejauh itu kau kejar, sambil berlari sementara dunia biar sibuk sendiri kita di sini, bernyanyi ..padamu negeri… lihat! dunia terus berubah dan kita, terus bernyan...