Postingan

Banana Wars

Gambar
meski dgn terngantuk-ngantuk khatam jg akhirnya kukudap episode2 starwars ini, tdk begitu terhibur (krn beda selera) namun ia penting utk pengetahuan sbg yg disebut2 pilar peradaban modern dan posmo ini, apalagi disandingkan dgn series godfather yg legendaris itu mengertilah kita apa yg terjadi dan akan kemana "perahu" kita, tertatih2 kubutuh waktu bertahun2 menyelesaikannya plus rogue one juga yg baru itu lalu diakhiri secara cantik oleh episode 3: revenge of the shit, lalu era clone wars pun segera tiba, akhirnya tiba saatnya master yoda akan mengasengkan diri ke kuil gazebo yg cantik nian ini, gagal sudah ia membina para kesatria jedi di repoopblik galaksi-koneksi, begitupun wan-kenobi harus merelakan the choosen one anakin skywalker menjelma darth vader yg begitu ngerii, tidak ada yg salah: kita memang hidup di dunia cap dan label utk kepentingan administrasi (dan strategi politix), simply the world works... holly shit! alah swt atau tuhan apapun you name …

Korupsi dan Realitas Persepsi Sosial, Cubitan Pilkada Jabar

Hasil 'quick qount' Pilkada Jabar sore ini menunjukkan bahwa pasangan Aher-Demiz yang diusung tunggal PKS bisa menang satu putaran dikarenakan mencapai suara lebih dari 30% sendirian. Kontrasnya pasangan Paten PDIP nyaris mencapaii dengan kisaran 28%, sebuah situasi yang terlalu menggoda untuk tidak diperkarakan nanti ke MK. Seandainya saja kekuatan "sekuler" ini bergabung dengan Dede Yusuf yang memeroleh kisaran 24%--apalagi andaikan juga di-'support' Golkar--tentulah partai dakwah pertahana akan terjungkal dalam merebut posisi strategis untuk "logistik" Pilpres 2014 ini yang dalam bahasanya gubernur 'incumbent' Ustadz Ahmad Heryawan sendiri, "daerah dengan jumlah penduduk terbesar." Sebuah bahasa psikologis yang "menarik" untuk menyemangati kader-kader PKS di tengah-tengah kasus "konspirasi" yang "tidak terduga" dan "tiba-tiba" saja "barusan" mereka alami.

Lebih menarik lagi, dalam…

Tujuan dan Motif, Serta Akibat dari Amal Baik

Perbuatan sadar manusia dalam hidup ini terdiri dari tiga unsur, yakni: niat atau visi, proses pelaksanaan, dan tujuan atau orientasi. Sebagai muslim sudah sangat jelas tentang pentingnya kemurnian niat ini yang menjadi inti terinti dari keimanan yaitu akidah yang bertauhid. Maka dalam syahadat sebelum mengakui keesaan ilahi terlebih dahulu justru pengingkaran kepada segala yang lain-lain. Telah umum juga diketahui bahwa semua dosa bisa diampuni kecuali syirik, perbuatan menyekutukan keilhian dengan hal-hal lain itu. Orang Arab zaman jahiliah juga mengakui Allah tetapi mereka mensyarikatkan dengan tuhan-tuhan kecil lainnya yang awal sejarahnya adalah patung atas orang-orang saleh yang dikeramatkan. Hingga sekarang dalam khazanah akidah Islam juga masih jadi perdebatan panas apakah tabaruk dan tawassul itu merupakan perantara syirik antara seorang hamba dengan tuhannya.

Seseorang yang penuh amalan syar'i dalam hidupnya, baik juga akhlaknya, namun salah niat bisa saja pada akhirnya t…

Review Film Long Shot (2019): Muncratnya Jauuhhhh!

Gambar
"Nafsu adalah ibu dari cinta sejati."
(Super Deluxe-film India, 2019)

Okay, gw tunda dulu serial pelajaran mengarangku dgn ceritera2 love2-an untuk diari2-an. Terlalu membuka aib dan sangat sulit dicerna kewarasanku klo hal begituan kuposting diblog secara terbuka. Pun, peristiwanya juga lagi going on the way; walau apinya tidak lagi semembara beberapa minggu yang lalu, namun sepertinya masih jauh untuk akan kunjung padam dalam waktu dekat ini. Walau gw sudah dibikin mewek2 sama gusti Alloh mintak2 ini sesegara mungkin diakhiri dan aq bisa lebih fokus mikirin hal lain. Ya, tapi inilah ujian kehendak Tuhan mesti dijalanin yawda jalani azalah. Salah satu pengalih perhatian, kulanjutkan hobi menulis review film seperti biasanya untuk update selalu blog manusia caem ini. Kali ini kami akan review film termasuk baru juga, ada aspek tentang politik (makro) lagi, dan tentang selangkangan lagi. Yawla... kenapa hidupku tak jauh2 dari yang gitu2 lagi.

Kita mulai dengan sinopsis cerita…

Tuduhan Jualan Agama Itu, Apa Sih Maksudmu?

Ini sebetulnya klise saja, sejak kasus "Robert Al-Baqarah"-nya PKS meledak kemaren-kemaren jadi muncul lagi ke permukaan perdebatan tentang orang-orang yang berpolitik dengan membawa-bawa isu--bahkan klaim identitas--keagamaan. Buya "Sapi Arif" dalam sebuah tulisannya di media terbesar di Indonesia, yakni KxxPxS, beberapa waktu lalu menceritakan lagi perdebatan lama ini di kalangan politisi Indonesia sewaktu akan merdeka. Ada yang berpendapat bahwa kekotoran dunia politik sudah tidak seharusnya dirasuki eh merasuki pula kesucian agama--inilah yang kemudian dilabeli dengan kaum sekuler--dan ada pula pihak yang justru berpendapat kesucian agama bisa digunakan untuk "merinso" kekotoran politik. Jauh berabad sebelumnya sejak dunia pemikiran dan ilmu bahasa berkembang di kalangan manusia dunia sebetulnya ini juga sudah kontroversi; dan terus berlangsung, hanya berwacana seperti tanpa ujung hinggat kini. Di berbagai forum komentator dapat kita saksikan--dan nik…

Review Film The Front Runner (2018): Kontol dan Kontrol

Gambar
"Di lingkaran ini, orang yang ada uang ada kekasih." (Money-film Korea: 2019)
Akhir-akhir ini rasa-rasanya aq kebanyakan nonton film yang dibintangin Tricia Devereaux (Porndemic, 2019), eh Hugh Jackman—mudah-mudahan tidak’ salah pentulisannya, karena maklum aq biasanya nulis yaa cuman mengandalkan ingetan; nantik klo sempat baru dieditin saat online (bisa cek ke Mbah Gugel), padahal dulunya cuman taunya si doski ini main jadi pemeran Wolverine dalam serial X-Men. Mulai jadi superhero solo karir dalam film ber-setting utama kota Tokyo—klo ndak salah ini kisah terpisah Wolverine/Logan sebelum ia (ber)gabung dengan Tim X-Men di vila "lokalisasi"-nya Prof. Charles Xavier untuk "anak-anak berkebutuhan khusus" (para mutan). Kemudian kulihat ia juga main dalam sebuah film penuh bintang-“angin” (maaf lupa judulnya, mungkin Movie 43); berperan sebagai SESOSOK JENTELMEN TAJIR yang nge-date pacarnya (pemeran Titanic, duh siapa ya namanya) dengan jakun berbentuk buah z…

Mampukah Prabowo Subianto Menulis?

Sebentar lagi akan digelar suksesi kemimpinan di Indonesia, Pilpres dan Pileg 2014. Jauh-jauh tahun bahkan sudah ditabur genderang perangnya. Kepemimpinan "lemah" SBY bagai sasaran empuk untuk dikritik dan sejak lama dicari-cari alternatif penggantiannya. Metro TV--media massa yang membuat dunia selubung politik jadi sedikit terang dan mengajak-ajak terlibat rakyat awam ini--bahkan sekarang berhasil menelurkan sebuah parpol yang satu-satunya lolos untuk bertarung tahun depan dengan prajurit-prajurit lama koleksi partai-partai yang telah mencicipi senayan. Uniknya ormas gagasan Surya Paloh yang menelurkan partainya inipun hadir dengan warna biru laut yang menjadi ikon Demokrat, partai yang bertahun-tahun diobok-obok kasus korupsinya. Nama mirip-mirip pula; betapa menggoda massalnya jumlah 'swing voter' yang sukses diraup secara instan oleh citra santun SBY.

Capres Prabowo Subianto adalah satu dari calon pemimpin alternatif republik ini yang seperti gak ada matinya. Pad…

Fenomenalnya Mas Tri, Sang Loyalis Pak Anas

Mungkin--ya ini berandai-andai bukan sesuatu yang pasti--kita semua sudah paham keniscayaan indoktrinasi dalam dunia politik bahwa tiada kawan yang abadi, yang ada hanya kepentingan yang sejati. Tidak usah jauh-jauh memotret kepada pengertian dunia politik pada level elit kekuasaan negara ataupun daerah, dalam praktik politik pergaulan sehari-hari pun dengan mudah bisa ditemukan; meskipun memang masih sulit untuk diakui eksistensinya pada masyarakat yang masih bersembunyi di balik topeng moralitas kultural tradisional kebasa-basian. Setidaknya sejak tamat sekolahan dan bertemu realita persaingan hidup mencari nafkah, seorang anak akan mulai (dipaksa) belajar ilmu politik ini. Bahkan mungkin sejak dini menginjak bangku sekolah menengah pun ia sudah mulai didogma oleh ortunya mengenai pelajaran politik pilah pilih teman dengan berbagai kategorisasi dan dalih. Hanya sosok bayi yang masih polos hitungan politiknya; makanya 'babyface' begitu menyenangkan bagi setiap orang, menatap …