Minggu, 24 April 2016

Lokasi ATM Bersama di Daerah Lubuk Minturun


Menyebut Lubuk Minturun biasanya konotasinya adalah daerah Tabing ke dalam atau ke arah atas menuju kaki bukit barisan dari pusat Kota Padang. Lokasi persisnya adalah sebuah kelurahan yang mana terdapat sebuah tempat pemandian umum dengan tebing tinggi yang di atasnya di lewati oleh jalan sebelum pertigaan penanda Lubuk Minturun ini. Penduduk kelurahan lainnya di sekitar tempat itu, yakni Air Dingin, Balai Gadang, Koto Panjang Ikur Koto, Koto Tuo, Tanjung Aur, Sungai Bangek hingga orang Pulai, Parak Buruk, Sungai Lareh, Air Pacah, dan Bungo Pasang pun lebih akan dikenal sebagai orang daerah Lubuk Minturun untuk mudahnya. Pada tahun 1990-an sewaktu aq masih SD cuma jalan Tabing ke Lubuk Minturun ini yang diaspal; itupun cuma satu lajur. Kini sejak tahun 2013-an, semua jalan utama kelurahan lain sudah diaspal; cuma tetap jalan Tabing-Lubuk Minturun inilah yang lajurnya paling besar selain jalan raya Padang-By Pass yang mau finishing jadi enam lajur besar dengan pembatas di tengahnya.

Itu baru jalan beraspal; boro-boro mesin ATM. Kartu ATM pun mungkin baru dikenal orang sini sejak 2000-2010-an ketika mulai banyak orang luar/pendatang masuk dengan mulai banyaknya dibangun komplek perumahan baru yang seiring perpindahan kantor balai kota dari Pasar Raya/Padang Barat ke Air Pacah. Seingat saya sebelum 2010-an mesin ATM terdekat ke Lubuk Minturun cuma ada di Simpang GIA/Bandara Tabing, Bank Nagari Tabing, dan Pasar Lubuk Buaya. Pasca 2010-an mulai ada ATM di Rumah Sakit/Kampus Baiturrahmah kemudian kantor walikota. Lalu sekitar mungkin setahun lalu ada ATM milik BRI di Air Dingin yang terdapat banyak komplek rumah mewah baru berdiri. Kemudian beberapa bulan kemaren sudah pula berdiri mesin ATM BRI di Simpang By Pass Koto Panjang Ikur Koto yang merupakan perempatan menuju empat arah: Balai Kota/Teluk Bayur, Simpang Tabing, Pemandian Lubuk Minturun, dan Bandara/Luar Kota.

Jika Anda jalan-jalan ke Lubuk Minturun maka urutan mesin ATM yang terdekat bisa Anda temui adalah ATM BaiturrahmaH/Simpang Tabing kemudian ATM perempatan By Pass menuju lokasi pemandian Lubuk Minturun tadi dan setelah melewati tempat pemandian ini barulah ATM Air Dingin. Sebagai tambahan yang saya belum sempat cek di Pesantren Ar-Risalah mungkin juga ada ATM tapi lokasinya jauh masuk ke arah gunung. Kemudian nantinya jika kampus IAIN baru sudah aktif mungkin juga akan ada mesin ATM; cuma juga lokasinya sudah di pinggang perbukitan Sungai Bangek. Lokasi ATM paling mudah dijangkau yaitu yang di perempatan lampu merah By Pass-Lubuk Minturun tadi yang sementara ini cuma ada satu mesin BRI pecahan lima puluh ribu yang tentunya bisa digunakan untuk jaringan bersama dan prima. Jadi kalau Anda hendak "flower shopping" ke kawasan agrowisata Lubuk Minturun ini--yang banyak terdapat di kiri kanan jalan mulai dari simpang by pass ini sampai pertigaan Lubuk Minturun nanti--ndak perlu repot lagi bawa tumpukan uang cash dari rumah. Kalau pembayaran dengan kartu kredit sepertinya belum ada disediakan para petani bunga tersebut. Menarik menyaksikan ketika teknologi pembayaran modern mulai hadir saat amak-amak di pasar tradisional di Lubuk Minturun ini masih saja menyimpan uang kartal hasil transaksi harian tersebut di balik kutang barendonya sebagaimana tradisi lama hehe.

NB: Nanti klo sempet akan aq lengkapi dengan foto, mudah-mudahan tidak dicurigai sebagai anggota sindikat kejahatan, mohon do'anya, okay!