Pesan-Pesan Almarhum KH Ali Mustafa Yaqub di Twitter

Salah sedikit ulama "radikal" yang menurutku bisa dipercaya betul-betul triple mumpuni kealimannya adalah Dr. Ali Mustafa Yaqub, yang meninggal dunia "secara mendadak" beberapa bulan lewat. "Ulama-ulama" atau ustadz-ustadz "radikal" pascareformasi di Indonesia ini memang berhamburan bagai semut di cangkir; sebagai konsekuensi logis kepulangan pelajar-pelajar tradisional yang menuntut ilmu ke timur tengah dan sekitarnya (atau mantan kombatan perang yang sudah gak kepake lagi) yang sedang dirasuki tren wahabistik-puritanism. Tambah-dengan para terdidik ilmu non-agama yang dirasuki fanatisme trenkil (pesantren kill at), plus kaum-oportunis mendadak tobat yang cari aman supaya selamat (harapannya) dari keharusan bertanggung-jawab atas dosa-dosanya di kehidupan setelah mati (money laundring amalan). Meski non-wahabisme bukan pula sesuatu monopoli sudah pasti benar (atau wahabisme sepenuhnya pula salah alias paradigma pola pikir hitam-putih, praktisme, monolitik, dan generalisir), (cuma) menurut saya ada pola yang menarik ketika puritanisme ini bangkit di era mangkin modern (bahkan posmodern) yang mana peradaban kafir barat makin melejit mengocok-ngocok kepandiran mistisme yang masih merasuki umat Islam yang masih di periode pra-literasi yang ujung-ujungnya juga ada motif "permainan" ekonomi.

Kebanyakan "ulama" radikal itu saya lihat "didewakan" dengan kapasitas kealiman mitos belaka, karena ia terlihatnya ahli ibadah (bagai latta dan uzza). Padahal kealiman ukurannya ya ilmu/pengetahuan. Seahli-ibadah apapun kalau bodoh ya tetap saja bodoh. Salah satu cara membuktikan kealiman ya kita lihat pemikiran-pemikiran orisinilnya lewat tulisan personal; tidak sekedar ahlu ngutip (seperti aq...) dan bukan pula amalan-amalan bergerombol, menyembunyikan kepandiran kapasitas pribadi dengan berkerumun. Apa boleh buat, dalam masyarakat mistikisme ini terdogma pandangan bahwa kebodohan yang berbalut keimanan katanya adalah sebuah kecendekiaan. Atau, sebagaimana disampaikan wakil sekretaris MUI Tengku Zulkarnain , atau : "yang wajib itu menuntut ilmu, pandai itu tidak harus koq". Di kalangan ulama-ulama radikal ini saya justru melihat yang betul-betul alim itu dan pandai menulis ini adalah tokoh-tokoh yang tidak terlalu terkenal. Contohnya adalah para asatidz salafiyyin dari berbagai faksi (yang bahkan sebagian konsisten tidak mau muncul di TV); terutama ketika kemampuan ilmiahnya dipancing keluar saat sedang ada polemik adu dalil, baru seru hehe. Kalau para ulama harakah biasanya justru terlihat bodoh, penuh dgn bahasa normatif ala politisi, dan hanya mentereng dalam tindakan/amaliyah bergerombol yang bersifat klise, seremonik, dan semata formalitas tradisi. Apalagi "ulama industri" yang di-sett sesuai kebutuhan pasar/marketnya, yang celakanya: populer dan jadi idola para awam yang tidak punya kemampuan dalam membuat parameter kealiman seseorang. Nah, sedikit dari yang alim itu adalah Ali Mustafa Yaqub yang konon pernah berguru langsung pada Syaikh Ibn Baz itu.

Saya kesulitan untuk menemukan ulama lainnya di Indonesia yang selevel dengan beliau, meskipun seorang Professor Riziek Sihab yang digadang-gadang sebagai imam besar kaum muslimin Indonesia kekinian, yang sedang "difitnah" dengan #baladacintarizik-gate, yang disebut-sebut oleh "fitnah" wikilileaks sebagai attacked dog-nya polri (alias pemain di dua kaki), yang sebagai pemain politik saya bisa maklumi harus terlihat berbahasa "gampangan" agar bisa terterima oleh otak sederhana publik awam-yang gak mau (atau mungkin juga tidak mampu untuk) repot-repot mempelajari/menyelidiki agama-agama selain hanya semata urusan iming-iming berjuta kenikmatan syurga semata. Oleh karena itulah, tulisan kali ini akan saya dedikasikan untuk mengarsipkan sedikit "kuliah" keimanan yang masih bisa saya petik dari Ustadz Ali Mustafa Yaqub ini. Secara pribadi, waktu sering ngegembel di istiqlal saya pernah menyapa beliau saat ia hendak diwawancara Nona Indirahmawati dari TV One. Hebatnya ia membalas sapaan saya dengan tanpa jaim-nya, seolah-olah kita sudah lama kenal sebelumnya. Padahal beliau bukan termasuk tipe orang-orangan politikus yang bermuka dibuat-buat santun (demi harmoni sosial). Ia malah terkesan tipe bermuka masam (karena banyak mikir dan belajar mungkin). Tapi juga bukan pengalaman personal tersebut yang terlebih jadi motivasi saya mengikuti beliau. Sebelum-sebelumnya saya juga sudah menilai top kapasitas keagamaannya (dari melihat di tivi atau media massa lainnya mungkin, karena ia tidak aktif sama sekali di internet).

Kebetulan, pandangan-pandangan beliau bukan mainstream di lingkungan manhaj kaum radikal; kalau tidak bisa dibilang kadang atau mungkin sering bertentangan. Sementara ia orangnya juga tipe cukup vokal untuk bisa dikatakan berada di kalangan moderat gak jelas itu. Supaya ilmunya tidak tenggelam, atau mungkin ada aktor politik berkuasa yang bisa menghilangkan pengaruhnya, maka sekali lagi artikel kutipan ini aku dedikasikan dengan menyalin-ulang dari akun twitternya yang sempat untuk kusimpan. Terakhir, saya kutip dan panuti beliau tanpa fanatik buta ya mamen. Bahkan tak semua pandangannya aku setuju (mungkin karena aq belum paham), karena bisa dimaklumi manusia tidak punya kapasitas dalam segala hal plus ada pengaruh perspektif "lingkungannya" alias sulit untuk objektif bener. Bagaimanapun, dibanding yang lain-lain beliau menurutku jauh lebih lumayan (ada juga contoh ulama radikal alim yang saya sangat tidak bersetuju dengannya tapi kuakui dia sangat alim seperti Salim Fillah, dan yang betul-betul berwawasan luas seperti ini jarang di barisan radikal). Bahkan saya lebih mengidolakannya dari ulama-ulama yang katanya moderat atau liberal sekalipun, yang biasanya ilmunya tidak tereksploitasi karena harus "cari aman" atau memang karena kalangan moderat gak jelas alias kelas menengah ngehe hehehe. Oke cekidot aja, ini kutilan timeline lengkap dari postingan pertamanya tanggal 10 Juli 2013 hingga terakhir tanggal 13 Maret 2015 (kecuali dua buah cuitan berbahasa Arab untuk teks hadits nabi yang karena untuk kemudahan teknikal aku tidak bisa copaskan). Mari menimba sumur ilmu!


=Silakan Bisa mengunjungi Official Web  http://masjidistiqlal.or.id

=Mari Tingkatkan Amal Ibadah kita Di Bulan Ramadhan ini.

=Assalamualaikum wrwb ,atas masukan dari berbagai pihak kini hadir twitter akun Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Ali Mustafa Yaqub

=Silakan Bisa kunjungi Official Web  http://masjidistiqlal.or.id

=Fitnah/dosa pd diri seseorang krn keluarga, harta atau tetangganya akan terhapus dg sholat, puasa & sedekah( HR Bukhari dlm kitab as-shiyam)

=Ini Salah satu Hadis palsu "Bekerja Untuk Dunia Seakan Hidup Selamanya"

=dlm bbrp sumber,hadis tsb ditemukan sanadnya,& tdk sampai kpd Nabi saw, tetapi kpd seorang sahabat yg bernama ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash

=Hadis yang hanya bersumber dari sahabat secara umum tidak bisa dikategorikan sebagai hadis,

=sebab yang disebut hadis adalah sesuatu yang bersumber dari Nabi saw, baik berupa ucapan, perbuatan, persetujuan maupun sifat-sifat Beliau.

=Hadis palsu yg lain yg Populer ditengah Umat Islam adalah "Siapa Menghendaki Dunia atau Akhirat ia Wajib Berilmu"

=hadis tersebut tdk ada dalam kitab-kiab hadis. Ungkapan seperti itu justru di temukan dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhaddzab

=kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhaddzab karya Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam juz awal halaman 12,

=dan ternyata ungkapan tersebut bukanlah hadis Nabi saw, melainkan ucapan Imam al-Syafi’I (w. 204 H.)

=Imam Syafi’ rahimahullah berkata”Mencari ilmu itu lebih utama daripada shalat sunnah.

=Ia juga berkata, siapa yang menghendaki dunia ia harus berilmu, dan siapa yang menghendaki akhirat ia harus berilmu”.

=Kami sungguh sangat kenyang menerima pengaduan masyarakat tentang kekecewaan mereka thdp oknum-oknum dai yg memasang tarif dalam berdakwah.

=Banyak masyarakat yg gagal mendatangkan seorang dai krn setelah tawar menawar mrk tidak mampu membayar tarif yg diminta dai yg bersangkutan.

=Masyarakat juga banyak yg bertanya kpd kami, apa hukumnya memasang tarif dalam berdakwah dan memberikan uang sebesar itu kpd dai bertarif.

=Dalam kajian fiqh memang ada tiga pendapat yang berkembang, yang pertama: pendapat yang mengharamkan secara mutlak,

=baik ada perjanjian sebelumnnya maupun tidak, pendapat ini memiliki dalil-dalil yang kuat baik dari al-Qur’an maupun Hadis.

=Pendapat kedua yang membolehkan berdakwah dengan memungut imbalan, pendapat ini berlandaskan kepada Hadis riwayat Imam Bukhori,

=Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya yang paling berhak diambil upahnya adalah al-Qur’an.”

=Dalil ini memang kuat, namun penggunaan (Istidlal) hadis ini untuk membolehkan memungut imbalan dalam berdakwah sangat lemah,

=karena berdasarkan sabab wurud hadis ini, hadis ini tidak berkaitan dengan berdakwah,

=melainkan berkaitan dengan mengobati orang yang sakit dengan pengobatan Ruqyah (membacakan surah al-Fatihah).

=Sementara pendapat ketiga, dan inilah yang diambil oleh Munas ke-4 Ittihadul Muballigin tahun 1996 ;

=apabila ada perjanjian sebelumnya seorang dai akan menerima upah dalam dakwahnya hal itu tidak dibolehkan.

=Sedangkan apabila tidak ada perjanjian apa-apa kemudian dai diberi uang saku, hal itu dibolehkan.

=Dakwah adalah sebuah kewajiban agama, seperti halnya shalat dan puasa, kendati tidak menjadi rukun Islam.

=Surah al-Baqarah ayat 159 mengancam orang-orang yang tidak mau berdakwah, mereka akan dilaknat Allah SWT dan para makhluk yang melaknat.

=Orang yang tidak mau berdakwah kecuali diberi imbalan sama artinya dia tidak mau berdakwah kalau tidak ada imbalan.

=belakangan sungguh sangat memprihatinkan krn byk dai yg dalam dakwahnya memakai cara berdagang sapi dg tawar menawar, perjam, pertitik dsb

=Dai seyogianya adalah orang yang memecahkan masalah umat bukan orang yang membuat masalah bagi umat.

=Dai adalah orang yang meringankan beban umat bukan orang yang membebani umat.

=Dai-dai yang kepingin cepat kaya lebih baik berdagang sapi saja,

=karena terbukti banyak orang yang berdagang sapi mendapatkan uang ratusan milyar rupiah, mobil pun banyak dan istri pun berderet-deret.

=Bersyukurlah dai yang dibuka aibnya oleh Allah SWT di dunia karena ia masih punya kesempatan untuk bertaubat

=Dan celakalah dai ketika aibnya dibuka oleh Allah SWT di akhirat karena dia tidak punya kesempatan lagi untuk bertaubat

=1.Sebuah hadis dikatakan palsu apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

=2. Matan ( teks ) hadis tak sesuai dengan kefasihan bahasa, kebaikan, kelayakan, dan kesopanan bahasa Nabi SAW.

=3.Bertentangan dengan Al-Quran, akal, dan kenyataan.  #Hadispalsu

=4.Rawinya dikenal sebagai pendusta  #HadisPalsu

=5.Pengakuan sendiri dari pembuat  #hadispalsu tersebut

=6.ada petunjuk bahwa di antara perawinya ada yang berdusta.  #Hadispalsu

=7.Rawi menyangkal dirinya pernah memberi riwayat kepada orang yang membuat  #hadispalsu tersebut

=8.  #Hadispalsu mulai muncul pada dekade keempat dari tahun Hijriah atau sekitar 40-an H, setelah terbunuhnya Khalifah Usman bin Affan

=9.Khalifah Usman terbunuh pada 35 H dan dimakamkan pada 36 H. Sejak itulah timbul kelompok-kelompok politik.#HadisPalsu

=10.orang pertama atau kelompok pertama yang membuat  #hadispalsu berasal dari kelompok-kelompok politik

=11.Telitilah kembali setiap hadis yang dinisbatkan kepada Rasulullah SAW. Jangan asal riwayat Bukhari, lalu dikatakan sahih,  #hadispalsu

=12.pemalsuan hadis bermula dari terjadinya fitnah pembunuhan Khalifah Usman, fitnah thdp Ali & Muawiyah,sekitar 35 H hingga 60 H  #Hadispalsu

=13.Para politikus itu berupaya membentengi pendapat2nya dg ayat2 Al- Quran. Namun jika tak ditemukan, mereka mencari hadis Nabi  #hadispalsu

=14.Karena tidak ada hadis Nabi SAW untuk mendukung pendapat mereka, lalu mereka membuat  #hadispalsu,

=15.Pada mulanya umat Islam apabila mendengar sabda Nabi SAW berdiri bulu romanya.#Hadispalsu

=16. Namun stlh terjadinya fitnah ( terbunuhnya Usman bin Affan ),bila mendengar hadis, mrk bertanya, dr manakah hadis ?  #Hadispalsu

=17.Saat itu apabila dari orang-orang Ahlu Sunnah, hadis itu diterima sebagai dalil dalam agama Islam,  #HadisPalsu

=18.Dan apabila diterima dari orang-orang penyebar bid?ah, hadis itu ditolak.#HadisPalsu

=19. Contoh nya ,ada kelompok politik yang mengultuskan Khalifah Ali bin Abi Thalib lalu membuat  #hadispalsu.

=20.Fanatisme buta kelompok itu thdp Ali, membuat mrk membuat hadis palsu. “Aliyyun khairul basyar, faman ankara faqad kafara.”  #Hadispalsu

=21. arti hadist (Ali adalah sebaik-baiknya manusia, barang siapa yang tidak percaya, dia telah kafir )  #HadisPalsu

=22.Nah, ini jelas sekali yang membuat hadis adalah orang yang fanatik dan mengultuskan Ali.  #HadisPalsu

=23. Seiring bergulirnya waktu, pemalsuan hadis juga muncul di kalangan kelompok tasawuf atau kaum sufi.#HadisPalsu

=24. ada beberapa alasan yang mendorong kelompok tasawuf pada zaman itu membuat  #hadispalsu.

=25. dari sisi tujuan. Mereka menganggap, ketika umat sudah bobrok akhlaknya, perlu ada dorongan untuk beramal saleh,  #HadisPalsu

=26. Untuk merangsang beramal saleh, mereka membuat hadis-#hadispalsu

=27. dari segi metode. Metode penetapan hadis orang sufi tidak sama seperti ahli hadis secara umum,  #HadisPalsu

=28.Mereka tidak terikat dengan persyaratan hadis. Misalnya, harus sanadnya terdiri atas orang-orang yang kredibel.#HadisPalsu

=29. Mrk menggunakan dua metode yaitu : Metode pertama, kata dia, disebut sebagai metode al-Kasyf,#hadispalsu

=30.metode al-Kasyf, yakni suatu pengetahuan yang diperoleh tanpa pembelajaran, seperti ilham.  #HadisPalsu

=31.Dengan menggunakan metode al- Kasyf, sebuah hadis bisa dianggap sahih, meskipun para ahli hadis menyatakan tidak sahih.#HadisPalsu

=32. Kedua, mereka menganggap Nabi masih sering datang ke dunia sehingga banyak menemui orang-orang tertentu.#HadisPalsu

=33.Akhirnya, lanjut dia, banyak hadis muncul setelah Nabi SAW wafat.#HadisPalsu

=34.Hadis-  #hadispalsu semakin berkembang pesat di era kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, khalifah Dinasti Umayyah

=35. Meski jumlahnya sudah tak terlalu banyak lagi, keberadaan hadis-#hadispalsu berpotensi untuk membuat umat tergelincir dalam kesesatan.

=36.#hadispalsu sama sekali tak boleh digunakan, berbeda dengan hadis dhaif ( lemah ) yang masih bisa digunakan

=37. Hadis dhaif bisa digunakan, kalau dhaifnya tidak terlalu parah. Yang parah itu, misalnya,  #hadispalsu, hadis makruh, dan hadis mungkar.

=38.Guna memahami sebuah hadis itu palsu atau tidak, umat Islam bisa mendeteksinya dengan tiga cara;  #HadisPalsu

=39. Pertama dengan metode pemahaman tekstual dan kontekstual .  #HadisPalsu

=40. Kedua, dengan menggabungkan riwayat-riwayat yang lain.#Hadispalsu

=41.Dan ketiga, melalui metode kontroversialitas hadis,#Hadispalsu

=42. misalnya.Yg tekstual & kontekstual, ttg fatwa nabi apakah pakaian nabi itu kita dihrskan mengikuti seperti itu,trmsk serban,  #hadispalsu

=43.Orang yg memahami secara tekstual apa yg dipakai o/ nabi, ya hrs kita ikuti. Tapi, yg kontekstual tidak, krn itu budaya Arab  #Hadispalsu

=Shalat itu harus karena Allah bukan Shalat mencari hadiah

=Para Pemimpin kalau mau mengajak Ibadah caranya harus mencontohkan dg keteladanan bukan dengan Mobil/Hadiah

=Tak selayaknya orang melaksanakan yang fardhu karena iming-iming hadiah.

=Yg dibutuhkan sekarang bagaimana memperbaiki niat pegawai yang shalat dzuhur berjamaah bukan karena hadiahnya tapi karena kewajibannya.

=Pahala itu diakhirat bukan di dunia. Ini yang jadi masalah adalah membelokkan niat. Dari Lillahita'ala menjadi Lilhadiah

=Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS 6:162)

=Beramar ma'ruf nahi munkar itu jangan menimbulkan kemunkaran yang baru.

=Bagi siapapun yg ingin memimpin Jakarta atau Indonesia hendaknya dg cara-cara yg legal yakni pemilu, biar rakyat yg menentukan pilihan

=Jangan malu memberi sedikit ,krn tidak memberi itu lebih sedikit daripada memberi sedikit, dan memberi sedikit menjadi banyak bila berulang

=ISIS itu Ikatan Sekelompok Iblis Sesat

=Saya pernah tanya langsung kepada Duta Besar Irak untuk Indonesia, jawabannya ISIS adalah sekelompok orang yang berada di bawah Alqaeda.

=Jika berita-berita pembunuhan terhadap muslim dan nonmuslim yang dilakukan kelompok ISIS benar, berarti mereka bukan Islam

=Islam tidak pernah mengajarkan muslim untuk membunuh karena perbedaan agama

=ISIS menggunakan stempel Rasulullah untuk bendera mereka umat Islam tidak ada yang berani memakai stempel tersebut.

=Yang selalu menjadi incaran kelompok seperti ini adalah anak muda yang bersemangat tinggi tetapi memiliki pengetahuan agama yg masih rendah

=Karena itu umat Islam jangan mudah terkecoh pada penampilan luar atau pertama saja, tapi tengok siapa yang ada di belakangnya

=Rasulullah mengajarkan Islam yang penuh dengan nilai kasih sayang. Islam rahmatan lil alamin.

=Rasulullah,menghadirkan Islam sebagai spirit utk perubahan,perdamaian, persaudaraan baik seagama,sebangsa bahkan sesama manusia di atas bumi

=1. Dalam pengajian-pengajian  #maulid,kita sering mendengar ucapan2 yg di klaim sebagai Sabda Nabi saw

=2. " Barangsiapa mengagungkan hari lahirku, maka kelak dia Surga ia akan bersamaku "  #maulid

=3. "Barangsiapa mendermakan satu dirham utk acara hari lahirku maka dia sdh bersedekah sebesar gunung uhud"#Maulid

=4. Hadis-hadis' ini dalam kitab2 Hadis yang muktabar (kitab2 yg secara ilmiyah dpt dijadikan standar rujukan Hadis) tdk prh didapat  #Maulid

=5. Apakah gerangan para penulis Hadis lupa sehingga tidak mencantumkan 'hadis-hadis' itu dalam kitab-kitab mereka  #Maulid

=6. atau memang 'hadis-hadis' itu tidak pernah ada karena memang Nabi Muhammad s.a.w. tidak pernah bersabda seperti itu?#Maulid

=7. Syekh Ali Tantawi dlm kitabnya Rijal min al-Tarikh, orng yg pertama kali menyelenggarakan perayaan  #Maulid adlh al-Malik al-Mudhaffar.

=8. Ia adalah salah seorang panglima perang pada masa pemerintahan Sultan Shalahuddin al-Ayyubi.  #Maulid

=9. Gelar al-Malik yg disandangnya tdk menunjukkan bahwa ia seorang kepala negara, sebab kepala daerah pd masa itu disebut al-malik.#Maulid

=10. al-Malik al-Mudhaffar di kenal gagah dan pemberani  #Maulid

=11. Sejarawan al-Qadhi Ibnu Khallikan menuturkan bhw perayaan  #maulid yg diadakan oleh al-Malik alMudhaffar pd saat itu bkn acara keagamaan

=12. seperti layaknya sebuah majelis ta'lim, atau pengajian dan sebagainya  #Maulid

=13. Tetapi lebih tepat disebut sebagai pasar malam, pesta maulid, atau festival  #maulid.

=14. Kota Irbil di Irak pada saat itu penuh dibanjiri manusia. Mereka datang dari berbagai penjuru kota  #Maulid

=15. dan daerah-daerah sekitarnya seraya membawa barang-barang dagangan dan hasil kerajinannya  #Maulid

=16. Tenda2 juga dipasang di sana-sini, dihiasi bendera umbul2 dan lampu2 berwarna-warni. Perayaan ini dimulai pada bulan Shafar  #Maulid

=17. Dan sejak saat itu sekolah2 diliburkan. Para artis baik penyanyi, pemain drama ,tdk ketinggalan setiap malam ikut ambil bagian  #Maulid

=18.Sementara al-Malik al-Mudhaffar tiap malam berkeliling ke arena-arena pertunjukan sambil membagi-bagikan hadia  #Maulid

=19. Puncak acara perayaan maulid itu diadakan pada tanggal delapan atau dua belas Rabiulawal.  #Maulid

=20.Pertama kali, ribuan binatang ternak, terdiri dari domba, sapi dan onta diarak keliling arena,  #Maulid

=21. Ribuan binatang ternak itu selanjutnya disembelih untuk konsumsi 'perayaan maulid'.#Maulid

=22. Sesudah Isya, al-Malik al-Mudhaffar keluar dr Istana dg membawa lilin besar diikuti oleh org2 byk, dan semuanya membawa obor  #Maulid

=23. Mereka berjalan berarak-arakan menuju tempat yang biasa dipakai berkhalwat oleh orang-orang sufi  #Maulid

=24. Untuk mengabadikan peristiwa itu, al-Hafidh Ibnu Dihyah menulis buku tentang perayaan  #maulid

=25. dan buku itu merupakan buku yang pertama kali membahas perayaan  #maulid.

=26. Dan itulah tadi peringatan atau perayaan  #Maulid Nabi yang diadakan pertama kali dalam sejarah.

=27. Sampai saat ini para ulama masih berbeda pendapat tentang hukum merayakan  #maulid Nabi saw.

=28. Mufti Besar Kerajaan Saudi Arabia, Syeikh Abdul Aziz bin Baz (w. 1421 H) berpendapat  #Maulid

=29. bahwa mengadakan perayaan  #maulid Nabi saw., itu tidak pernah dicontohkan oleh Nabi saw., maupun para Sahabat beliau

=30. Memperingati hari kelahiran Nabi saw., termasuk perbuatan mengada-ada dalam agama,  #Maulid

=31. atau menurut istilah yang populer adalah bid'ah. Karena itu hukumnya juga haram.  #Maulid

=32. Syekh Dr. Ahmad al-Syurbashi dalam kitabnya Yas'alunaka fi al-Din wa al-Hayah berpendapat:  #Maulid

=33. bahwa peringatan  #Maulid Nabi saw., itu perlu dilihat isinya.

=34. Apabila peringatan itu diisi dg pengajian & sejarah kehidupan Nabi saw agar ditiru oleh umatnya, maka hal itu perlu dikerjakan.  #Maulid

=35. Sebab acara seperti itu pada hakikatnya adalah pekerjaan ma'ruf yang perlu dilakukan setiap saat.#Maulid

=36. Namun apabila peringatan Maulid Nabi saw., itu diisi dengan acara-acara maksiat, pemborosan, kemungkaran dan lain sebagainya,#Maulid

=37. maka kedua tokoh tadi sependapat bahwa hal itu hukumnya tidak boleh atau haram.#Maulid

=38. Namun yang perlu dicatat di sini bahwa dalam hal peringatan  #maulid Nabi saw., itu dibolehkan,

=39. Para ulama berbeda pendapat bahwa penggunaan 'hadis-hadis  #maulid' seperti yang disebutkan di depan itu hukumnya tidak boleh

=40. Sebab menggunakan, menyebutkan atau menyampaikan 'hadis-hadis' tsb berarti menisbahkan ucapan-ucapan kepada Nabi Muhammad saw,  #Maulid

=41. sementara beliau tdk prh bersabda seperti itu. Perbuatan seperti inilah yg antara lain diancam oleh Nabi saw dlm sabdanya,#Maulid

=42. Sabda Nabi saw ; Barangsiapa sengaja mendustakan aku maka hendaknya ia bersiap2 duduk diatas bara neraka  #Maulid

=43. Allahumma shalli ‘ala Muhammad, wa ‘ala Ali Muhammad; kama shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala Ali Ibrahim

=1. NIIS, Khawatij, dan Terorisme

=2.Berita hilangnya 16 WNI di Turki yg diduga bergabung dg Negara Islam di Irak & Suriah kembali mengentakan perhatian dunia

=3. NIIS (Negara Islam Irak dan Suriah) yg konon dibentuk thn 2013 ternyata tidak padam kendati dunia mengetuk mereka

=4.Hal ini memperkuat dugaan bhw NIIS tdk berdiri sendiri ttpi ada pihak yg sengaja mendirikan dan memelihara utk kepentingan tertentu

=5.Dlm sejarah Islam, paham2 radikal telah muncul sepeninggalan Nabi Muhammad SAW, sekurang-kurangnya pada dekade ke-4 Hijriah

=6. Dalam Pemerintahan Amirulmukminin Ali bin Abi Thalib RA telah muncul paham khawarij

=7. Secara Kebahagiaan (maksudnya mungkin kebahasaan -red) Khawarij adalah bentuk plural dr Khawarijah yg berarti kelompok yg keluar

=8. Pada Masa Pemerintahan Ali bin Abi Thalib khawarij adalah kelompok yg tdk loyal lagi thdp Pemerintahan Ali bin Abi Thalib

=9. Dalam konteks masa kini Khawarij adalah kelompok yg berpaham anti Pemerintahan

=10. Mereka berpendapat ketika kepala Negara sdh melakukan sesuatu yg dilarang Allah maka ia dinilai tlh melakukan dosa besar

=11. Dan Krn itu ia tdk wajib ditawari lantaran telah keluar dr agama Islam. Ronde berikutnya kelompok ini berpendapat bhw,

=12. Kepala Negara yg telah melakukan perbuatan seperti itu wajib diperangi dan halal dibunuh. Inilah paham kelompok Khawarij

=13. Pd akhir abad pertama/ paling tdk Awal abad ke 14 Hijriah muncul jg kelompok radikal lain dlm sejarah Islam yaitu kelompok Muktazilah

=14. Berbeda dr kelompok Khawarij yg berawal dr pemikiran politik kemudian merambah ke wilayah teologis,kelompok Muktazilah justru sebaliknya

=15. ia muncul dr pemikiran teologis, kemudian merambah ke wilayah Politik

=16. Paham Muktazilah yg di motori Washi bin Atha ini pendapatnya bersebrangan dg gurunya Imam Al-Hasan Al-Bashri (Ulama generasi Thabi'in)

=17. Menurut Mukhtazilah yg dimaksud amar makruf nahi munkar adlh memerangi para pemimpin bangsa

=18. Maka, dua kelompok ini -Khawarij dan Mukhtazilah menyatu dlm pemikiran dan perilaku radikalisme

=19. Sekurang-kurangnya Awal abad ke-3 H, kedua paham ini hilang ditelan sejarah. Hanya disebut saja dlm Buku bhw ada kelompok Ibadhiah

=20. Namun tiba-tiba Tahun 1991 setelah Perang Teluk dua paham tadi muncul kembali dan menyebar di berbagai belahan dunia

=21. Kendati kelompok2 itu mengibarkan agama sejatinya terorisme tak ada kaitannya dg agama manapun

=22. Karena terorisme memang tdk memiliki agama dan kebangsaan. Sebab terorisme dpt datang dr pemeluk agama mana saja dan dr Bangsa apa saja

=23. Ketika kami menerima empat senator AS di Masjid Istiqlal dan mereka menanyakan ttng ISIS /NIIS kami jwb bhw NIIS bknlah gerakan Islam

=24. ISIS tdk pernah Lahir dr Rahim Umat Islam. Hal itu Krn ISIS karakter dan perilakunya sangat jauh bertentangan dengan ajaran Islam

=25. Oleh krn itu mengaitkan ISIS dg Agama Islam akan melahirkan kesimpulan yg salah krn Islam adlh ajaran yg tertulis dlm Al-Quran & Hadist

=26. Justru yg dilakukan oleh oknum2 muslim yg justru sangat menyimpang dr ajaran Islam

=27. Setiap perbuatan terorisme & radikalisme hrslah dipahami sbg kriminalisasi yg dilakukan oleh seseorang yg boleh Jd menganut agama ttntu

=28. Kendati demikian terorisme dan radikalisme bukanlah ajaran agama yg dianut krn ajaran agama yg dianut sangat mengutuk perlakuan tsb

=29. Terorisme dpt lahir dr ketidakadilan, didesain dan dipelihara pihak2 tertentu utk kepentingan tertentu

=30. Terorisme juga dpt lahir krn kebodohan dlm memahami agama.
Posting Komentar