Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Untuk Langit, Adenlhasd, dan Dhija Em

 Di tahun ke-6 perkawinanku dgn mak kalian Junywyda, akhirnya (setidaknya sampai saat ini) aq--ayah kalian--tdk bs tdk bergeser dr rencana ku harus berceray dr nya pd waktu yg tepat nanti. Bersabar menunggu hingga hari ini sj sudah berat bagiku kids.... Tapi tentu sj tdk se-dark itu huehuehue. Sebetulnya saat2 spt ini bs dbilang @ waktu yg paling membahagiakan bagi seorg pria. Anak2 masih kecil dan kedua org tua masih hidup. Sebuah gambar terideal kebahagiaan keluarga terlepas dr kondisi ekonomi dan posisi geografis, etnografis, ataupun spiritual. Tapi harus kukatakan tdk bisa tidak bahwa mak mu masih terasa org lain bagiku, bukan bagian dr keluarga.... Mungkin sudah kuceritakan jg dalam tulisan blog sebelum ini, pangkal balanya adalah perbedaan pandangan ekonomi-religius antara aq dan dia. Sebelum mengajak menikah aq sudah mewanti2 dia ttg hal yg prinsip bagiku. Sptnya dulu sudah kuceritakan aq mengajukan syarat tdk matre dan pambusuk hati dan dia menerima, dia mengajukan syarat t...