Untuk Langit, Adenlhasd, dan Dhija Em

 Di tahun ke-6 perkawinanku dgn mak kalian Junywyda, akhirnya (setidaknya sampai saat ini) aq--ayah kalian--tdk bs tdk bergeser dr rencana ku harus berceray dr nya pd waktu yg tepat nanti. Bersabar menunggu hingga hari ini sj sudah berat bagiku kids.... Tapi tentu sj tdk se-dark itu huehuehue. Sebetulnya saat2 spt ini bs dbilang @ waktu yg paling membahagiakan bagi seorg pria. Anak2 masih kecil dan kedua org tua masih hidup. Sebuah gambar terideal kebahagiaan keluarga terlepas dr kondisi ekonomi dan posisi geografis, etnografis, ataupun spiritual. Tapi harus kukatakan tdk bisa tidak bahwa mak mu masih terasa org lain bagiku, bukan bagian dr keluarga....

Mungkin sudah kuceritakan jg dalam tulisan blog sebelum ini, pangkal balanya adalah perbedaan pandangan ekonomi-religius antara aq dan dia. Sebelum mengajak menikah aq sudah mewanti2 dia ttg hal yg prinsip bagiku. Sptnya dulu sudah kuceritakan aq mengajukan syarat tdk matre dan pambusuk hati dan dia menerima, dia mengajukan syarat tdk pernah meninggalkan sholat dan aku menolak. Aq org substansial mak kalian org superficial alias dangkal.... Tapi akhirnya kami menikah.

Tentu sj aq tdk sepenuhnya menyalahkan mak mu dgn segenap latar belakangnya yg membuat ini bs terjadi. Aq juga bersalah yg "tak terelakkan", tanpa mendalami hanya 1 hari kopdar kami lansung jadi. Aq juga yg mendesak utk segera memutuskan--artinya aq sudah siap utk bye bye kalau dia ragu--mungkin krn waktu menikah itu umurku sudah menjelang usia akhir 30-an jadi now or never hehe. Makmu dugaanku jg sedang terdesak krn utk perempuan akhir 20-an juga bs dianggap kawin talambek dan waktu itu ia posisinya juga sedang tdk ada pekerjaan. Ketemu lah ia dgn Q yg seorang sopir taxi online. Wanita miskin di kampung gak cantik pula dilamar pria yg belum ia kenal betul tapi yg jelas punya mobil (padahal mobil bundo kalian) wkwkwkkk.

Enam tahun sudah aq berumah tangga dgn makmu dan sudah 3 org kalian anak kami terlahir ke dunia dan ayah harus katakan dia sama sekali adalah org lain bukan keluargaku. Hal terberatnya tentu sj krn ia dgn "agamanya" dan aq dgn "agamaku" tapi faktor yg lebih riil yakni uang tak bisa dibilang tdk berpengaruh sangat teramat besar sekali juga. Bukan sekedar ia pengen ini itu yg ia sejak awal sudah sadar bahwa tdk bisa meminta dariku but more complex than that shit.... Sederhananya yg membuat kami tdk bs bersatu adalah motivasi utama mak kalian menikah dgn ku adalah cari uang, sama spt ia mencari pekerjaan utk membahagiakan keluarganya di kampung sana. Dan agama, perasaan agamis menutupi motif itu keparatnya. Bagi org lain org kebanyakan tentu sj ini wajar, kawin motif uang, ayah tdk menafikan itu tapi ayah kalian ini bukanlah bagian dr org kebanyakan itu dan ayah alah bajaleh2 ka amak kalian itu sebelum kami jadi.

Selain manipulasi perasaan agamis ayah kira kemampuan inteletual mak kalian memang kurang utk mencerna tsunami wacana ayah jadi jadilah kami ibarat sebuah insiden mendadak. Tapi dr insiden ini lahirlah kalian bertiga ke dunia ini. Orang2 yg paling ayah cintai selain ortuku dan saudara2 kandungku. Kalian adalah keluargaku tapi bagi ayah mak kalian tidak. Tentu saja mak kalian adalah keluarga bagi kalian dan ayah berjanji untuk memberikan yg terbaik yg ayah bs berikan utknya selain uang krn ini hal menjijikkan yg ayah persyaratkan sebelum menikahinya. Jika tdk butuh dia utk membesarkan kalian tdk akan sudi ayah beri uang ia sepeserpun...ayah sangat terluka nak. 1x kesempatan seumur hidup telah ayah lewatkan utk bisa berumah tangga dgn org yg sejalan.

Banyak sebetulnya yg perlu dtulis, tadinya mau membahas ttg ikhlas dan pamrih atau bagaimana membedakan keluarga dgn org lain (org lain bukan berarti musuh dan kalau bisa tdk usah ada musuh, berkawanlah dgn semua org, yg penting menyadari kuncinya adalah uang), tapi sekian dulu alah panek nak kanduang oy abakmu alah gaek hehe. Butuh 5 tahun utk sempat menulis bahan blog lagi dr tulisan terakhir, pd akhirnya yg paling berharga itu memang waktu. Terlalu banyak hal tidak penting tapi perlu yg telah mencuri waktu ayah...wkwkwkwk.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA BERKENALAN AMA CEWEK CAKEP

TENTANG CINTA 8

LAGU NGETOP JULI 1998 - OKTOBER 2000, MY DIARY: THE MEMORY REMAINS!