Postingan

KOIN SERATUSAN, DADA SEORANG PEREMPUAN DAN MATA-MATA BERWARNA MERAH

Sopir angkot itu menyerahkan koin seratusan kembalian ongkos kepada seorang mahasiswi yang baru turun dari angkotnya. Gadis itu sangat cantik. Rmbutnya yang tak sampai sebahu dioles dengan cat rambut sehingga berwarna pirang. Kulit wajahnya, dan juga seluruh tubuhnya, yang putih mulus memberi kesan cewek modernya. Apalagi jika dilihat pakaian yang dikenakannya, sebuah kaos mini dengan lengan sangat pendek dan bawahan sangat pendek juga sehingga terlihatlah daerah yang bebas lihat pada pinggang dan perut mulus itu. Celana jeans yang dikenakannya juga tak tanggung-tanggung super-ketatnya, super bermodelnya dan tentunya juga bakal super menarik perhatian orang lain. Koin seratus tersebut oleh gadis ini dimasukkan ke kantong baju kaos ketat dan mininya, yang terletak di dada kirinya. Tapi sesaat gadis ini terlihat tertegun. Ia merasa aneh, entah apa. Sejenak dirabanya koin seratus di saku dada kirinya itu. Tapi tak lama raut mukanya kembali berubah. Ia lalu terlihat tersenyum saja pada or...

BUMI KEJORA

Gerakan mengusung tema feminisme atau isu gender memang cukup marak dewasa ini dalam percaturan komunitas sastra (di) Indonesia. Bukti teranyar adalah dengan digondolnya ‘piala’ juara satu hingga tiga sayembara menulis novel DKJ oleh kaum hawa. Entah apa erat kaitannya antara tema feminism tersebut dengan perempuan-perempuan novelis yang tengah berjaya tersebut pula, yang jelas salah satu novel perempuan pemenang tersebut memang benar-benar dengan gagah mengusung tema ini. “Geni Jora”, novel ‘perlawanan’ karangan Ibu Abidah El Khalieqi inilah yang bakal dibahas dengan menggunakan tinjauan stilistika dalam tulisan ini. Dengan menggunakan latar tempat Timur Tengah pada beberapa ‘tempat’ pula dalam novel ini, juga latar suasana ke- Timur Tengah -an – dan sehingga pula (kenyataannya memang begitu ) berimplikasi pada hadirnya adat serta relijiusitas beraroma Timur Tengah ( dalam hal ini ‘Arab’ dan ‘Islam’ ) dalam versi cita rasa Indonesia tentunya – membuat novel ini memiliki keunikan dan ...

LELAKI FAUJAH

Ia berdiri, menatap ke luar jendela. Bukan pandangi langit dengan sia. Tapi kosong. Mata menerawang. Entah kenapa, bisa-bisanya sekarang batin yang bicara. Dan apa betul ini batin? Ah, hidupku ini terlalu indah untuk kutinggalkan. Bah! Apa yang ada sekarang terlalu nikmat untuk dilepas. Bangsat!! Apa yang ada dalam otakku ini. Iblis! Persetan….Persetan nurani! Laki-laki itu hampir saja membanting genggaman gelas di tangannya. Tapi keburu sentuhan tangan nn.Barbara lembut membelai kepalanya. “Hmnsijidjieioeofjfjjgj.” “Dsheufmfkfklrorklf!” “Mhshdriucvufnfhjfjfjfjfjhgfujfgjfififiktfrjfu.” Kembali aku ke tengah ruangan tempat pesta dilangsungkan. Dengan tangan saling bergandengan, aku dan nn.Barbara berdansa mengikuti musik yang mengalun. Sambil berpelukan, di telingaku ia terus membisikkan: apa yang kuharap dari bangsa yang tenggelam dalam kebodohan dan kehinaan ini? Dan, ketika berhadapan lagi dengan pertanyaan seperti ini, biasanya aku selalu hanya mengiyakan. Aku selalu tertawa terbaha...

PERANG ( palingkaya vs palingkeraskepala…? )

Nama saya George. Entah ada angin apa papa dan mama memeberikan nama tersebut kepada saya. Mungkin dikarenakan demi lebih mengukuhkan lagi status terhormat keluarga kami dirasa perlu bagi mereka untuk anak-anaknya, seperti saya, diberi nama yang keren dan modern. Keluarga kami memang merupakan keluarga terkaya di kampung ini. Papa pernah bercerita kepada saya betapa dia sangat bekerja keras untuk mencapai ini semua. Dan sekarang, semua ini telah diwariskan kepada saya. Papa dan mama telah tiada. Sayalah sekarang yang menjadi tumpuan pada keluarga besar kami ini. Ternyata sungguh beban yang sangat berat bagi saya setelah mewarisi sebagai pimpinan di keluarga besar kami ini. Sebelumnya, bagi saya segala sesuatu pada keluarga kami terasa begitu mudah, indah, harmonis, dan damainya. Tak pernah rasanya saya merasakan hal-hal yang buruk seperti yang pernah saya ketahui lewat para pembantu keluarga kami tentang perikehidupan orang-orang lain di kampung. Benar-benar semuanya terasa indah pada ...

the one

pertamazzzzzz

DIARIKU SEPANJANG TAHUN 2004-2008

untuk catatan2 diaryku dari 2004 hingga 2008 silakan lihat disini ==> MY DIARY <== emang basilemak peak, sementara gitu dulu deh nanti diberesin atau niy dulu aza yahh DIARIKU SEPANJANG TAHUN 2004-2008 wwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww wwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww jtngr020204 hari ini lebaran haji, aku sepi dan sendiri. kadang ada juga merasa diri ini sedang berkurban dihadapan yang kuasa. bukan sekedar persoalan kesunyian, toh saya memang lebih minat dalam hal ini, tapi ini mengenai derita ditengah keterasingan. aku tak ingin asing dalam hidup ini, tapi kenyataannya begitu, tapi kenyataannya aku hidup. kemaren malam saya menahan lapar semalaman hingga ketiduran sampai pagi karena kondisi di luar kurang mengenakkan buat saya keluar. paginya terasa sekali ringkihnya badan ini, setelah makan lalu tidur lagi seharian hingga malam ini, terjadi lagi kondisi seperti kemaren, tapi saya akhirnya bisa keluar. dan ternyata pengisi perut ini cuma mie r...