Ngohahaha

"There were intellectuals who were respected flatterers at the court centuries later they were called false prophets but not at the time."

Ada kaum intelektual yang dihormati—para penjilat di lingkungan istana; berabad-abad kemudian mereka disebut nabi palsu, namun tidak demikian pada masa itu.

https://youtu.be/Ml1G919Bts0?si=VCF3H1Yv41YWGbPN

Video ini menampilkan dialog mendalam antara intelektual ternama Noam Chomsky dan fisikawan Lawrence Krauss dalam acara Origins Project Dialogue. Percakapan ini membahas berbagai topik mulai dari linguistik, sifat dasar manusia, hingga tanggung jawab intelektual dalam politik.

Berikut adalah poin-poin utama dari diskusi mereka:

Pendidikan dan Berpikir Kritis: Chomsky menekankan bahwa tujuan pendidikan seharusnya bukan sekadar mentransfer pengetahuan, melainkan menciptakan semangat kritis untuk menantang pemikiran yang ada (09:07 - 10:11).

Linguistik sebagai Ilmu: Chomsky menjelaskan bagaimana ia mendekati studi bahasa secara ilmiah, mencari prinsip-prinsip internal yang mendasari kemampuan manusia untuk menggunakan bahasa secara kreatif (21:08 - 25:52).

Bahasa dan Evolusi: Mereka membahas teori bahwa bahasa manusia kemungkinan besar merupakan instrumen untuk berpikir, bukan sekadar alat komunikasi, dengan sifat discrete infinity yang unik (26:32 - 35:00).

Tanggung Jawab Intelektual: Chomsky berargumen bahwa kaum intelektual memiliki tanggung jawab untuk mencari kebenaran dan mengekspos kebohongan pemerintah, serta menantang struktur otoritas dan dominasi yang tidak dapat dibenarkan (58:44 - 1:03:49).

Masa Depan Kemanusiaan: Di bagian akhir, diskusi beralih ke tantangan global seperti perubahan iklim dan ancaman senjata nuklir, di mana mereka menyoroti perlunya tindakan individu untuk mengatasi institusi yang tidak rasional demi kelangsungan hidup spesies (1:33:16 - 1:40:55).

*dipersembahkan oleh Ai, ngohahaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA BERKENALAN AMA CEWEK CAKEP

TENTANG CINTA 8

LAGU NGETOP JULI 1998 - OKTOBER 2000, MY DIARY: THE MEMORY REMAINS!