Untuk Langit, Adenlhasd, dan Dhija Em Bagian 5
Babarapo ari nan lwat hampie se Amak kalian tu pai pulang maninggaan kalian mode Ayah jo Uda Langit 1 thn dulu. Pemicu e kini ko simpel dan identik (tapaso jo pakai bhs Indonesia neh, wkwkwkwk): menurut dugaan Ayah nyo antusias manyambuik adiak e pulang "raun2" dr Jawa. Tentu sj pendusta itu membantah membuat alasan kangen Mak-nya seolah Ayah tdk pernah hidup jauh dr Mak-nya Ayah, hehe. Ya, sudah silakan pulang kawu dan ndk usah balik, anak tingga sadoe, kecek Ayah. Ayah memang sudah peak ndk tahan iduik jo setan (maraso solehah tapi mengakui dirie bodoh) tu lay doh nak.... Tapi singkat cerita ndk jadi. Dan hari-hari ini--sudah lama jg sih--Ayah dibuatnya dlm posisi bingung bagaimana harus membesarkan kalian--Langit 5 thn, Aden 4, Dhija menjelang 1 thn--bersama betina yg punya agendanya sendiri tsb. Sebetulnya Ayah kepengen juga melepas dia spy bs bertemu lelaki kaya-soleh membawa ke syurga pulak spt yg ia dambakan tapi bagaimana ya, bantuak tu bana nan agak kurang.... Dan ko ndk cimeeh doh nak, Ayah jg senang jk keluarga miskinnya bs jg merasakan kekayaan--nenek-kakek kalian yg org kampung hidupnya susah itu, paman2 dan tante kalian yg masih susah juga sampai saat ini umumnya itu--tapi Ayah bukanlah jalan mereka utk ke kekayaan krn cari kaya bukanlah agenda Ayah; dan Mak-mu sebelum menikah sudah sangat jelas sebetulnya mendiskusikan ini dgn Ayah.
Serial tulisan Ayah ttg ini mungkin tdk kronologis bagai Al-Quran, wkwkwk. Banyak yg masih belum dituliskan dan mungkin adoh jo yg baulang2. Spt retorika penebalan Ayah ini lagi: kenikmatan, kekayaan, syurga adalah jg hal yg Ayah inginkan tapi ya sebatas ingin. Bahkan dlm tatanilai Ayah itu jg hal yg takpantas diusahakan. Setidaknya sacaro teori krn kenyataannya Ayah kan juga harus "cari kaya" kan utk menafkahi kalian, wkwkwk. Ini jg mungkin hal yg berulang Ayah sampaikan bahwa Ayah tdk pernah punya misi utk kalian anak2 Ayah mancarian kayo utk Ayah! Mambaleh jaso, berbakti, itu nonsense nak! Ayah yg akan berbakti kpd kalian! Bagi Ayah ikhlas yg tak ada pamrih sama sekali itu ADA (setidaknya secara teori, wkwkwkk). Itulah kekuatan cinta, ngohahaha. Bahkan jk kalian menganggap pandangan Ayah salah Ayah rela nak! Di pengadilan cerai nanti kalian lebih memihak Mak kalian Ayah rela meski Ayah yakin kepolosan kanak2 kalian akan mengungkap siapa yg tulus mencintai kalian dan siapa yg hidupnya penuh kepura2 an wlo ia memaksakan diri juga, hehe. Tapi tetap Ayah tak akan membatasi pikiran kalian sebatas "batasnya Ayah". Kalian akan melebihi Ayah, kalian akan mengkoreksi Ayah. Dan disini forum Ayah menyampaikan apa adanya sebatas-setahu Ayah. Tak ada yg lebih jd beban pikiran Ayah saat ini selain nasib kalian sepeninggal Ayah. Bersama Mak kalian tujuan hidup akan spt common sentient: berjuang cari kaya dan berkhayal masuk syurga, termasuk dgn jalan jadi benalu yg kini Ayah rasakan betapa mental parasitnya.
Ok itu dulu, mudah2 an bs disambung kids.
Komentar
Posting Komentar
silakan komen yaw mmmmmmuuuahhhhh