Postingan
Teror Sekte Islami, Ukhuwah, dan Politik Kepentingan Sendiri
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kembali bom baru-baru ini dikhabarkan meletus di Jakarta; bahkan konon kota Bandung. Bahkan lagi, kali disertai rentetan tembakan dan tidak dilakukan pelaku tunggal dengan lokasi yang multiple spot. Bahkan lagi juga, terakhir saya pantau sebagian pelaku masih bisa melarikan diri dari baku tembak dengan petugas kepolisian. Bahkan, lebih lagi-lagi dari itu semua, konon diperingatkan oleh saudara-saudara kita sewarga-negara lewat media sosial agar saudara-saudaranya yang lain untuk menjauh dari kendaraan para pelaku karena tidak ragu-ragu memuntahkan AK-47 ke para pejalan sebagaimana hanya biasa kita saksikan selama ini dalam naskah film-film. Tidak tanggung-tanggung, Kapolda Metro Jaya Irjen Titi Karnivian yang mantan Kadensus 88 tersebut memimpin langsung operasi pengejaran para teroris. Teroris. Inilah sebuatan atau istilah yang menimbulkan polemik tersendiri. Meski bahasa itu arbiter atau mana suka alias tergantung konsensus masyarakat pengguna, namun ternyata timbul polemik apakah...
Repiew Pelem “Colek Toket Sebel, Ahh”: A Little-bit of Self-consciousness nyah Para Kapirtalis atas Phenomenon Living in Thy Materialistic-world
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Haihai. Haree genee masih ada yang berkoar-koar tentang materialis, kapitalis, sosialis ; betapa rasanya gak bangett gitchyu yaa. Apalagi buat adek2 mahasiswa sekitar pascamilenial (Genzet) yang mungkin sudah tidak pernah lagi bertemu di kampusnya dengan abang2 “aktivis” kiri yang gimbal2 pemabuk dan penyimenk gitu—yang jadi otaknya paling satu dua person, selebihnya buat ngegaya aja biar dikira pemikir sosialis; karena, lebih dari sedekade terakhir ini dunia pergerakan kemahasiswaan Indonesia berhasil didominasi (total bahkan) oleh kakak2 aroma ikhwaniyyun yang setengah kemayu setengah terorris itu, wkwkwk. Mak enyak, ketika PKC sekarang berhasil membuat Peking—ibu kotanya dinasti Manchuria yang berciri khas rambut tail -ekor kuda tersebut— menjadi kota paling menyamankan para ekspratiat (bahkan belum sampai 100 tahun dari munculnya Kakek Mao Zedong muda—sang bapak besar era- modern bangsa cinta, ia Stalinnya cina zaman republik jika Dr. Sun Yat Sen adalah Lenin atau ideologny...
Review Film The Battle of Sex (2017): Mengintip Pentasan Luar-Dalam
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Haii, sobatt movie -lovers sekalian, ataupun yg melebihi duakalian atau multi-kalian. Hadir lagi n e h , blog-blog'an narasi non- mainstream ke para pirsawan sebaran normal se-kalian, as e kkk. Gpp lah sesekali ngintip yg seger-seger melipir, kali-kali ente sedang stuck hidup berkubang konservatifisme yg serba normatif-normatifan. Tentu saja, berstruktur itu perlu. Formalitas itu kudu. Prosedur itu mau gak mau, uka gak uka yo mesti diikutin apa adanya "konsensus" hukum acara yg sudah positif berlaku mengatur tata perilaku tubrukan kepentingan antar sesama kita para manusiawi banyak akal dan penuh topeng niyy. Sedap dech! Ane kangen neh, pengen nge-repiew pelm lagi sebagai saluran mainan baru ane dalam melatih kemampuan verbal otak kramku ini ketika meracik ide ke dalam kata-kata yg meng-konkret-kan gagasan, bahkan luapan jiwa , hadehhh. Kebetulan ada taufik menarik nih sekarang. Sebuah film base on "true"-story lagi (katanya) yg kebeneran juga berjudul ...
Hari Ini Yahoo Turut Hengkang dari Indonesia?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Hari-hari fesbuk dan twitteran seperti zaman ini mungkin sudah terasa kurang keren masih buka situs yahoo. Beda dengan zaman pra-friendster sekitar tahun 2007 silam yang mana website yahoo ini seperti menu wajib santapan netizen setiap mau online. Bahkan google pun masih kalah masa itu, boro-boro fesbuk boro-boro twitter boro-boro kompasiana. Sejak zaman awal mirc di era 2000-an, atau masa-masa situs eramuslim masih jadi rujukan kader pks sebelum makin ngisis saat ini dan mulai punya banyak saingan dalam "jualan" islam, yahoo pun jadi kitab suci online bagi semua manusia semua agama semua ras bahkan semua kondisi ekonomi. Mungkin, mungkin nih ya, satu-satunya fitur yahoo yang masih bertahan dari kerasnya kompetisi dunmay adalah produk mailnya. Itupun mungkin karena sudah terlanjur bikin seperti saya dibikinin temen nge-band yang kuliah informatika saat aq masih sma dan tidak tahu cara hidupin komputer. Nah inilah mail utamaku yang belum bisa ditinggalkan walau banyak maduny...
Menantik Reaksi Fundamentalis Bahasa Jaman Now
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Membaca artikel atu ini guwa betul2 dibikin ngakak abizzz. Walok sebelumnya udah dibikin kenyang liat komen2 alay para pegiat medsos menyindir berbagai produk abal2 di olshop. Begitu pesat tren penggunaan bahasa campur2 di era kekinian ini. Padahal ini Koran Padek sebagai jaringan Jawa Pos Group se-perasaaan ku ketaatannya pd EYD-things sebetulnya lebih kuat ketimbang koran pribumi yg banget terpengaruh gaya berbahasa grammar daerahnya/lidah ibu yg sptnya sering alamiah atau tdk disengaja atau udah habit aja. Sungguh penasaran melihat reaksi org2 pusat bahasa atau fakultas bahasa yg berpikiran ortodoks dgn paradigma bhs Indosnesia normatif ala Badudu Group melihat hal2 spt ini, apakah makin kejang2 mereka? Ataukah cuek aja, sibuk dgn hal lain yg ada proyeknya tdk cuman interest keilmuan semata. Aq juga ndak tau apakah pusat2 bahasa itu masih penuh dgn stock org2 lama atau orang2 tua yg sangat konvensional itu, sensitif kpd "pemberontakan" bahasa. Ataukah kini sudah mulai di...
Repiuw Pelem "Jackass Bad Grandpa" (2013) dan "Anie Hall" (1977)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
anie hall review jackass bad grandpa Ass'alamu'alaikum wr, wb,. Pertamax (walaw tergeletak dikalimati ke/dua) mar’ilah kitak panjat— emberrrr , emang pohon khuldi—dan senandungkan kidung puji serta sukurr ke hadirat Tuhan di "atas" sana yang kita sok kenal aja ; yang padahal you don't know shit cuman ikut-ikutin "arahan cq tuntunan" arus mainstream ajahh. Maklum, dishibukkan oleh beban hidup nyari duwit yang tidak melanggar hukum formiil serta etika konsensus topeng bermasyarakat . Walau itu profesi mubazir, bahkan men-dekandensi peradaban, seperti menjadi dosen/guru/ustadz nan bloon . Iya toh; daripada di dunia fana(tik) ini orang-orang dibuat sibuk saling perang dan saling rampok terang-terangan. Mari kitak mainkan "perang-perangan" versi “softek”-nya. Ya, supaya dianggap lebih beradab gituu; lebih ngancil kira-kiranya . Banyak akal, esensinya sebetulnya gitu jugakk. Kemudian tak lupa pula sholawat dan shalom kita kirim-kirim kepada ...