Postingan

Baoto Aallah, Babini Aaluun: Sia Nio Jo Paja Ko ???

Gambar
Belum mampu menulis artikel dalam bahasa Minang, setidak judulnya nih sudah me-Minang. Selanjutnya biar gambar yang bicara. Edun, babini lah lai Masss....

Tips Mengatasi Rasa Malu Punyo Dunsanak Bangsaik

Gambar
You're a good cop. And people are really hard on you, so you're really hard on yourself. (Bright, 2017) Hidup ini memang keras. Kita mati-matian cari uang, kapan perlu matiin orang , tetap aja tak kunjung kaya raya. Sudah sebegitunya peras kering- bath banting tulang; hasil cuma rumah satu, mobil satu, istri juga cuma satu, agama pun hanya baru satu—peluang masuk surganya kurang besar, jika tebak-tebakan agama manakah yang sebenarnya benar ternyata dimenangkan oleh agama lain . Lalu kita sakit hati melihat ada orang yang “santai-santai” saja, ternyata bisa juga mendapatkan hal-hal yang merupakan impian bagi kita; yang kita sebagai bibit manusia dengan warisan DNA kere harus mati-matian untuk dapat meraihnya. Maka itu kita butuh motivator, kita butuh motivasi; kita butuh janji-janji, kita butuh seorang Nabi! Hati kita yang lelah melihat “ketidakadilan” dunia fana ini membutuhkan harapan, walaupun itu cuma fatamorgana bin ilusi . Fiksi tapi menguatkan, seperti fa...

TDW, Masuk Akal Untuk Nafsumu

Seorang anti "wahabi", bahkan ikhwani, dalam akun 'tweet'-nya pernah membahas sebuah kitab klasik populer di Hadramaut (Yaman) yang membahas tentang hubungan hawa (nafsu) dan akal dalam (tassawuf) Islam. Simpulannya, hawalah yang berperan "menyesatkan" manusia dan orang yang berakal (berilmu) yang diseruduk hawa lebih sulit disembuhkan. Ini sekirannya memperlihatkan misi 'ngetweet'-nya yang anti kalangan radikal. Dalam sebuah akun lain seorang pilot penggemar Marteg punya analisis menarik tentang "sukses" duniawi dengan pembicaraan teori SKA (skill, knowledge, attitude) dan 'game(bler) japan'-nya. Kemudian ada sosok yang mengukuhkan diri sebagai salafyunpad eh ternyata fans Marteg juga seperti @nagascorpio. Garis merah dari semua ini hingga ke LHI barangkali seperti slogan populer, "dalam hal uang agama semua orang adalah sama". Sistem ekonomi/kehidupan membuat ini merupakan keniscayaan, namun bisa macam-macam pemahaman; m...

Kontrakkin Ajah Negara Ini Pada ASing

Gambar
Karut marut yg berlarut-larut merudung negara ini mungkin membuat kita kadang nakal di hati jadi bertanya: apakah mampu bangsaku ini mengelola negaranya sendiri? Sebagaimana sejarah penjajahan negeri kita; yang mana pihak penjajah merasa kurang bertanggungjawab kalau harus melepas bangsa besar dan luas ini kepada orang-orang yang tak mampu mengurusnya sendiri. Memang politik etis yang (pada akhirnya) ditelurkan, tentu saja lewat ide politikus mereka sendiri di Amsterdam, telah cukup punya manfaat nyata untuk membuka akses pendidikan kepada pemoeda-pemoedi bumi poetra ini. Cikal bakal bapak-bapak dan ibu-ibu pendiri bangsa, mengurus pra hingga paska proklamasi untuk merdeka, yang mana anak cucunya hingga ke ujung abad milenium ini masih memegang (megang doank tidak menduduki) singgasana kuasa. Feodalisme sistem kerajaan negeri-negeri Indonesia lumrah membuat kultur begini awet, lah di Inggris Raya sana sa...

Review Film Bird Box (2018), Ketika Hidup Hanya Bisa Melihat Dalam Kotak

Gambar
burung di dalam kotak Olympia: “You're not soft like me. I'm so spoiled. My parents have always done  everything for me and then my husband, and I just... I got soft from all that love.” Malorie: “Well, I was raised by wolves, so consider yourself lucky.” (Bird Box, 2018) Kalik ini hamba akan menulisken repiew pelem tepat sesudah menontoninya. Right above my this movie-laptop, not on mypetite compie ass usually . Walau sudah 9 malam, ternyata mitikiini belum kunjung kendor juga tegangan voltage -nya; se-hingga saat ini. Masih sore Om, kata Bang Bencong; mungkin krn efek tadi siang aku tidur2an siang meniru2in kebiasaan org2 Eropa Selatan sana ( Spain , Italy , Balkan; ceileee) yg tak semakmur kubu Eropa Utara itu (Skandinavia, Germany , Holland , England, Scotland, Ireland, Woles ; wakwaw). Yupss, daripada mengisi waktu luang yg (L)UANG SELALU gini dgn baca2 hatetepe//ceritapanasbas.kom atau nonton adegan Vivi ( video virno) —dgn nawaitu supaya semakin termo...

Dapek Aa Den Dari Paja Ko

Gambar
bohewemian rhapsody "Aku diajar berpuasa bukan karena agama, bukan karena keinginan naik ke syurga. Kakek mengajariku buat menahan keinginan, untuk mengetahui sampai di mana aku dapat mengatur kekuatan." (Nh. Dini, Sebuah Lorong di Kotaku) Buanyakk daftar repiew pelem nan mesti ditumpahkan. Tapi krn mood pd seketika ini bkn ke arah sana melajunya, eke memutuskan utk nulis curcol2an sajalah buat bahan ketawa-ketiwi sendirian ajja. Nantik kalok online tak apdet biar dunia yg datang mengintip kesini turut bisa menikmati. Barangsesekali ada pun sobat maya sekalian di belahan lain buah dada sana, eh dunia sana kamsudku, yg juga sedang dirudung seteress tak kalah lebatnya dari ane. Yuk dibawah selow aja guys. Spt kata2 bijak utk menghibur para pecundang yg kalah ganas dari kompetitornya sesama hewan2 bersaing cari makan -- atau malah dipecundangi oleh rival2 yg sebenulnya less-competence cumak punya peruntungan: tertawalah maka dunia akan turut tertawa bersamamu atau menangi...

Jodoh di Tangan Aplikasi

Gambar
kencan online Oks, sementara itu kita setop dulu review2an film amatiran utk blog ini. Kita tulisken dulu hal2 harian yg kita alami sendiri. Dan mungkin sebuah kisah di blog/koran maya spt ini tak ubahnya drama atau film based on/inspired by true story--realita, dgn membuang part2 yg boring di dlmnya hehe. Mudah2an, aminkan dong sesekali. Jgn cuma like fanpage Ustat Yusman aja. Kan, Yusman konon di gerbong cebongnya Jokowi kini. Kayak Kak Yusril sbg representasinya "aliran" masyumi yg tadi kulihat diberitakan disopiri keliling2 istana Bogor oleh presiden kita terpilih utk saat ini yg sangat antum benci itu krn latah, hobi berbondong2, atau korban hoax viral grup wa. Saya jadi teringat dgn Mak Itamku sendiri dgn mengenakan kaos bulan sabitnya PBB dari atas sebuah pematang sawah ketika berdialog dgn saya ttg politik-agama begitu berapi-apinya menyatakan "kekufuran" mayoritas masyarakat kini. Tentu saja aliran2 keagamaan yg motif electoral-oriented--dan ujung2nya...