Postingan

Mengenal Jurusan Sastra Indonesia Sontoloyo

Tidak ada yg perlu disesali dlm hidup ini, selama kita tdk melakukan perbuatan kejahatan (tentu saja yg merupakan kejahatan menurut gundulku!). Kesalahan atau keputusan salah adalah trek yg mesti didaki, kita belajar dari itu dan--spt kata entah siapah saya tiada ingat namanya (yg penting ngutip dulu biar kelihatannya banyak baca dan intelektual)--teruslah berbuat kesalahan krn pd akhirnya diujungnya baru ditemukan kebenaran. Kerasa kurang keren yaa klo kalimat persisnya dikarang sendiri. Lagi pula filosofi begini paling cocoknya utk metode trial and error kali ya (itupun klo at the end story, u get those lucky "bad ass" luck fellas!). Tapi klo pun ada yg perlu disesal-kan--bedakah dg disesal-i(?), sok atuh diatur-aturi dan diseolahpastikan (pseudo-kepastian)--maka hal paling tersesalkan dan tersesali dan tersesal dlm hidupku adalah keputusan dunguku ketika memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi dg memilih program studi sastra indonesia dan membuang2 waktu utk menamatk...

Miusikk of de Heart (1999): Film Mengharoekan Yg Bisa Bikin Para-Antum Pd Loepa Makan, Bahkan Tak Ingat Lg Siapa Toehan! Man Robbuka?

Gambar
ya ampun, dikutip thesis ini lho, duh gusti,... You teach humanities at a state college, Phil. You're not fucking Hawking! That wasn't cool. (People You May Know, 2017) Selain berkecimpung dg film2 berbobot yg terpinggirkan , aq juga tentu tiada pernah meng- haram- kan diri dari sinema2 populer /kotak kantor (maksud ee: box office ) yg—baik krn juga berbobot pun atau krn ia mewakili sebwah kalcer atawa trend atau regime atau bahkan hegemonik (politik kesuksesan). Tjontohnja kali ini, kita akan membahas sebuah film hollywood biasa-biasa saja dg bintang utama Meryl Streep sang aktris langganan Oscar/Academy Award tsb. Kuperhati-perhatikan, ibu yg satu ini terlihat sama saja rawut paras mukanya —Nek Titik Puspa kalah deh—sejak masih memerani mama2 muda pada film Kramer vs Kramer (sekitar 1970-an) dg tandemnya aktor legendaris Dustin Hoffman hingga peran nenek2 owner sebuah firma koran besar dlm The Post, dg kompatriot aktor yg tak kalah akan me-legendaris si abang Tom H...

Far From Men (2014), Sebuah Film Katartik's Ber-gizi 'Tuk Kaum "Dapek Aa Den Dari Paja Ko?" dan Katalis Motiff Segerrr 'Wat Ummat "Aa Untuang Ee!"

Gambar
the power of tonjolan #myanimal_instinct, huhuhu "Di mata orang Prancis kami adalah Arab. Dan sekarang, di mata orang Arab kami adalah Prancis." (Viggo Mortensen, Far From Men: 2014) Selamatmualaikum yaa habib yaa handrei tawlani sexalian! Lame tak jumpe dan kutak-katik lagee di dunyya blogging aktivitas sia2 begini . Untuang waden lai punya banyak setock tulisan ceracau ngasal lainnya dari situs kompasiana; yang ngakan kupindah kesini di- sett per setiap awal bulan secara automotif eh autraumetik, xixi. Sehingga drpd itu ianya akan terus rutin ngapdet hinggasampai 2-3 tahun ke depan kelak dipantau para crawler penambang big data di "alam" digital ini. Ketimbang para warga dunmay sekalen cumak baca2 tulisan reposting- ku tsb, sesekali kusempatkan nie bikin yang masih frezz cum otentik's. Sambil nyalain kompi petite -ku; sembari dihibur lantunan instrumen Kaisar Kitaro dari sekte Da'i nippon ini yang chord harmoninya tengah membuat melayang2 fantas...

Menyusuri Dunmay, Dari PKS Hingga PSK

Menarik menyimak klaim Akun Twitter Hafidz Ary tentang ke-PKS-an Walikota Bandung Ridwan Kamil. Dengan menyuguhkan data dan fakta yang mendukung saja, alumnus Inst Tekno Babakansiliwangi yang tidak terlalu mahir bahasa arab tapi sok tahu tentang Islam ini--persis seperti aku ini yang gemar benar menyaksikan dialektika frontal antar sesama yang tahu hingga paham betul ilmu bahasa arab--menunjukkan bukti-bukti cukup intensif kepada pemirsa twitlandnya tentang "baia't" senior almamaternya Kang Ridwan--yang pernah harus jauh mengais rezeki tuhan ke negeri kafir amrikiyah tersebut--kepada embrio khilafah/khafilah versi PKS. Salah satunya ketika Kang Hafidz ini lagi "maen" menyambangi Balai Kota (hebat ya) dan kebetulan 'nge-gap' Pak Wali lagi ngobrol-ngobrol dengan (semuanya?) kader PKS membicarakan masa depan keislaman rakyat Bandung; mungkin agar bebas dari pengaruh "sepilis", "syiah", dan "wahyudi". Kalau soal aga...

ITJ Tersusupi Manhaj Ekstrim?

Sejak beberapa tahun belakangan ini kita mengenal gerakan massa--utamanya di media sosial dan aktifitas muslim terpelajar--yang bernama "Indonesia Tanpa Jil" atau pada ranah twitter kerap menggunakan hastag #ITJ. Ini merupakan sebuah ikhtiyar jamiah dari kalangan yang antipati terhadap manhaj/metode/pendekatan liberal di dalam kajian keislaman. Secara umum individu-individu ataupun kelompok-kelompok yang tergabung dalam gerakan anti JIL ini merupakan kalangan yang bermanhaj salafiyyin/puritan/neo-konservatif. Kasarnya begitu, meski mereka sama sekali bukanlah bisa dibilang kesatuan "salaf oriented" karena sebagai contoh jika sekte liberal dkk sukses dimusnahkan sebagai musuh bersama kita bisa saksikan makin ramainya gontok-gontokan antar sesama mereka sendiri; antara kader salafiy, ikhwaniyyun, dan hizbi tahrir. Sedang yang salafiy pun bermacam pulak, bahkan kalangan salafiy teror/takfiri/jihadi agak cenderung berbau "mengkafirkan" sa...

Kata Sangan dalam Bahasa Minang

Tiba-tiba terpikir olehku pada kata yang satu ini. Rasanya sudah sangat jarang digunakan. Kata [sangan] berarti sampai atau hingga. Saya kurang tahu apakah ini khusus dialek padang kota atau minang pada umumnya. Tapi setahuku dialek padang kebanyakan juga sudah jadi standar bagi dialek minang antar berbagai daerah/nagari di dalamnya. Contoh penggunaan kata ini adalah pada kalimat, "(a)den patang antaan nyo sangan tapi (ba)tang aie". Artinya, "saya kemaren antarkan dia sampai ke tepian sungai. Kosakata [sangan] ini saya rasa perlu diabadikan lewat tulisan. Kata ini penggunaannya rentan tergeser oleh kata [sampai] yang sama2 ada dalam bahasa melayu dan bahasa indonesia modern. Juga oleh kata [sehingga] yang dalam dialek minang jadi [sahinggo] atau lebih singkatnya lagi [singgo]. Saya bersyak wasangka kata [sahinggo] ini tidak orisinil minang tapi justru pelogat-minangan dari kata bahasa indonesia yang makin umum didengar. Kemiripan kat...

Kisah Si Boejang Rahib Dan 2 Ekor Betina Generasi Tik-Tok Yang Wara-Wiri Mengibar-Kibarkan Pantat Bohaiy Mereka Di Depan Kandangnya

Gambar
calon marapulai ganteng, bikin hasud ajja "This men do not panic. He's adapt and execute.  He will kill anyone who gets in his way." (211, 2018) Ass hole , jumpa lagi dgn blog mood-moodan ala si gw yg merasa ca'em sendirian ini. Kebetulan ada bahan cerita yg bisa ditulis secara ringan; bersamaan dgn ada waktu utk tdk sedang lebih urgensi mengerjain yg lain; plus ini saatnya si kompi petite gw yg procie pentium baheula gini sudah lama tdk dinyalakan (cemangatnya), sembari pula di tempat inilah biasanya kusempatkan nonton file size .3gp rekaman Indonesia Lawyer Club dan lainnya yg ku- download dr Si Yutup, voila ! Ada apa dgn topik artikel yg agak berbau mesyum kali ini, yang kembali memperbincangkan aspek hewaniah seksualistik para mANUSiawiyyun serta dialektika politik sosiologi akal-bulus business antar-personalnya? Gini bray. Kira-kira sejak awal bulan berpuasa kemaren, halaman depan (salah satu) rumahku ini dikontrak org utk jualan nasi goreng dkk...