Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Dari Badaceh, Hingga ke Jimek

Prisoners (2013), Film Membosankan Yang Lama-Lama Menyenangkan

Gambar
Betapapun/berapapun para medioker bekerja keras, “cerdas”, ataupun culas dengan “menghalalkan” segala sumber daya upaya politiking untuk terus dan terus terus memoncerkan karir karbitannya itu, pada akhirnya hanya orang-orang berbakatlah yang akan bisa menghasilkan karya yang betul-betul hebat-murni cantik-natural. A Gift, taken for granted. Faktor pengali biner, kosongkah ataukah bernilai, atau in other snobbis way to spil mywords: takdir tuhanlah yang akan pada akhirnya menentukan hasil-finalnya; seberapapun/sebetapapun besar jumlah usaha akal-akalan manusiawi serba kemasan-luar being correct-politically tersebut meng-kamuflase-i kesadaran massa yg mass-madness ini (wahm). Semilyar-trilyun pun saldo angka kredit kau punya, kau kumpulkan, kau anggap bisa jadi beking; jika pengalinya nol, ya nilai akhirnya akan sama dengan nol; kosong, nihil, emptyness. Ada orang yang beramal dengan amalan-amalan surgawi hingga jaraknya dengan surga tinggal sedengkul lagi, namun takdir Allah menghenda…

Ketika Rido Roma “Berlatih” di Apsas Sana

Gambar
Salah satu yang menyenangkan dalam hidup ini dan patut untuk dikenang sebagai sebuah kualitas yang akan langka terjadi adalah ketika kita beroleh berkesempatan berpertemuan dengan orang-orang yang ber-inteletualitasnya di atas rata-rata; dan ini yang (sebetulnya) pentingnya: sempat menjajal ketangguhannya—dan ini yang lebih betul dari sebetulnya: free of fee/charge kecuali biaya listrik dan kuota internetnya! Meski penjajalan ini hasilnya akan bisa berdarah-darah, penjagalan, dan bisa membuat dua lobang di sisi berseberangan pada bagian tubuh bawah perut kita ini, anus dan anu, akan buang “ingus” berbarengan: mencrettt, gusekali ejakulasi di waktu yang bersamaan. Ya, yang saya bicarakan adalah sikap konfrontasi/tif kepada orang yang lebih kuat ilmunya tersebut (belum disebut) dari kita. Bukan mental pembebek manut ngikut-ngikut ngerucut ngecucut mencurut percaya-percaya aja kepada khotbah dari si orang “besar” tersebut (yang sudah disebut, walau belum betul-betul ter-sebut) yang seol…

So Long For Ya, The Skul Basa-Basi Yeay

Gambar
“Í’m pretty tied-up.”

Saya akan mengerjakan sesuatu yang sangat rumit, soalsosophisticated, sebuah invension, sementara-ini harus dikerjakan dalam swatu norma kemapanan strukturiil sebuah sistem tertentu, yang dangkal-reduksionis takkunjung merangkak pun kemana mana namun malah beristirahat di tempat selama berdekade itu (banalitas akademik), ketika kampus menjadi organ industri yang business as usual untuk demi menghindarin gejolak yang konsekuensinya akan loss profit, sekolah menjadi produsen robot robot terdidik (terstandarisasi) seperti dipidatokan secara menggelegar oleh Adinda Erica Goldson yang menampik politik-predikat cumlaude baginya itu, sementara objective saya (makhluk non-standar) juga tidaklah seperti goal biasanya (makhluk makhluk standar aja), jalan yang hendak saya tempuh-in ini in-konvensional, tidak just follow the path tapi making a new line, malah maybe in a way that having no an end, sebuah standar baru setting-high rata-kanan yang tidak akan terikuti oleh robot…

Kemenghilangan 'Dan' dalam Bahasa Minang, Sebuah Tinjauan Romantis

Gambar
dalem artikel awal di kompasiana, tulisanku ini diedit judulnya sama mimin supaya taat eyd, disini gw bisa bikin lagi sesukaku huweeeekkss, jancuk lah eyddd basii tuw... Mungkin tidak pernah terpikir(kan) bagi Anda-Anda sebelum-sebelumnya, bahwa(sanya) kita-kita penutur bahasa Minang tulen ini tidak memiliki leksikon/leksem dan yang orisiniil. Bagi kita-kita yang mengikuti sistem pendidikan mayoritas di Indonesia, tentu kiranya mengetahui daripada bahwasanya adalah pelajaran bahasa di negara kita ini sekurang-kurangnya menuntut kompetensi akan empat bahasa: inggris, arab, bahasa Indonesia sendiri (ragam baku/formal), dan bahasa daerah/dialek/aksen (restricted code) yang dengan sendirinya (unconscious acceptance).

Tiga bahasa pertama (arab, inggris, dan indonesia itu) memiliki kosakata dan (and dan wa). Khusus bahasa minang (mungkin juga kasus yang sama menjangkiti bahasa-bahasa daerah lainnya), kata dan ini penggunaannya diwakilkan kepada kosakata jo yang secara leterlek lebih…

For Whom The Words Sorry Should I Saying

Tadinya aq mo menulis secara ngenglish. Tapi rasa2nya akan makan waktu banget jg kalok sampe tiap2 bentar tengok kamus (setdknya utk ketepatan spelling). Belum gramatikal-nyah. Dan kalopun sudah 100% correct grammar itu (yg mana ini kemungkinanku posible), belum lagi masalah agar ber-style; supaya jd tulisan yg berciri-khas, tdk narasi hambar khas produksi massal factory thing. Jadi so supaya fluent and saving-time, kuputuskan utk menulis dlm bhs Indonesia alaku ajalah as usual. Cepet dan memuaskan, krn kita bertutur in our habit and in my own way. Punya water-mark tersendiri. Walok konsekuennya akan mungkin sangat sulit utk di-translate ke bhs asing oleh para peng-copas dan mesin2 pemogram; krn struktur, bahkan vocab dan fonik-nya dan graphemnya, sukak kumain-mainkan hehe. Identitasku semoga menyatu dlm gaya kepenulisankuw; songong bgt dah elo, Jal. Biasanya toh memang lebih nyaman dlm bhs Indonesia ala gw sendiri yg anti-normatif bin formal van konvensional old-fashion taste itu. Y…

Orang2 Berjasa & Dun-sanak-den Fun-tech

Kita terlahir di duniawi ini (atau, ke keduniaan ini; manah yg lebih pas yahh?) bukanlah dr ketiadaan semena. Bukan spt peristiwa Dentuman-Besar pd awal “ada”-nya alam jagad raya, yg secara fisika-teori muncul di (atau dari) “ruang hampa yg bener2 hampa atau tiada yang: sama sekali tak ada keber-ada-annya ada, bukan sekedar terlihat tiada atau hanya seolah-olah tak ada”. Singularitas, begitulah teori—meski hanya konseptual/abstraksi, tentunya disertai kalkulasi matematis yg tdk hoream utk terus dikaji-diuji/tdk pake percaya-percaya aja begitu saja—yg didengar Hawking muda ketika “dimentoring” oleh senior kampusnya sehingga kelak ilmuwan berkursi roda komputeristik dr Cambridge ini menulis kitab A Brief History of Time. Ia, si kafir tsb, menulis/berpikir/dan menghitung sejarahnya sang waktu itu sendiri—bukan hanya menggombal dan megalomania berpuisi, yg berbasis konon katanya “wahyu”—dimana sebelum BigBang terjadi, dimensi waktu ini, “teorinya”, juga belumlah ada atau “dilahirkan”... m…

Jurusan Sastra Indonesia Sebaiknya Dibubarkan Saja?

Beberapa tahun silam (aq males nge-check tanggal pastinya krn toh tiada pasti yg di dunia akting gini), presiden Indonesia terpilih ke-6/7 (yang dianggap thogut oleh sebagian pihak yg sangat konsisten dlm beragama tertentu aliran tertentu pula) Ir. Jokowi membuat pernyataan agar ada semacam revolusi dalam dunia pendidikan generasi muda Indonesia. Lebih spesifiknya lagi yang dimaksudkan beliau adalah lebih digencarkannya pendidikan vokasi/terapan seperti poli-poli teknik ataupun smk-smk. Program2 studi di universitas2 pun diminta utk lebih kekinian; tidak terlalu kaku mengikuti doktrin2 usang dan visi2 down to date tentang “kotak-kotak” keilmuan. Fakultas2 diharapkan berani membuat jurusan yang baru sama sekali spt mengenai video blog, video game, terkait ekonomi kreatif, dan apa lagilah sayah lupa nama persisnya (dan saat ngetik gini biasanya ambo offline utk nyari-nyari referensi maya). Cara pikirnya memang praktis saja yaitu untuk men-sinkron-i “pabrik pendidikan” tsb agar selaras …

Bahasa dan Hegemoni by Emeraldy Chatra

Gambar
Anjing bgt nih tulisan... tentang watak inferrior kita2 turunan native-inlander para mental jongos “poor”-bastard! Sudah lama gw ndak baca artikel dari orang2 kampus menara gading tsb yg segar dan tdk topik daur ulang membosankan; dan ini yang tak kalah penting dan langka: berani keluar dari arus mainstream konformitas (bersiap menghadapi resiko politik dan economics ujung-ujungnya, mungkin udah kuat back-upnya). Congrats Sir, myrespect for UNAND scholar, coz for along-long time I ever thinks those normatif-akademikus labour just only another white-collar azz huole-sucker! A little smart (but mediocre) helper-boy of any businessman and politician. With a price-tag on their intelectual-slut damn!A kind of watch dogs who’s growling loud just for gettin pay from the mafioso-master. Wuaden tunggu banget nih lonching bukumu itu yo Ndan, hehehe.

Komunikasi terkait sangat erat dengan upaya membangun dominasi dan relasi kuasa (power relations) yang timpang antara bangsa-bangsa cerdas di dunia…